Separuh Nyawaku

Separuh Nyawaku
separuh nyawaku


__ADS_3

Ep 51


.


.


Dan benar saja, banyak sekali sekutu Brian yang ternyata adalah musuh dalam selimut, dalam kurun waktu 1 minggu Brian bisa menemukan semuanya.


penyerangan dilakukan anggota Brian pada penghianat yang telah bersekutu dengan Marcell.


Satu persatu telah dilumpuhkan oleh Brian dan anggotanya. Jangka satu bulan, semua sekutu penghianat berhasil dilumpuhkan.


Semua begitu kagum dengan Brian, Dan anggota kelompok lain yang masih setia pada Brian begitu beruntung karna mereka tidak turut menjadi pemberontak.


Namun satu yang masih membuat Brian sedikit pusing. Ia bahkan belum bisa melacak keberadaan Marcell. Bahkan Markas mereka pun telah kosong.


Hampir setiap hari Brian hanya menatap layar laptop guna mencari keberadaan musuh besarnya itu. Yang telah menghancurkan kekokohan anggota Brian.


"Tuan..Ada beberapa barang datang. Anda ingin Melihatnya atauntidak ??" lapor Frans


"Kalian handle saja. Aku harus menyelesaikan musuh kita dulu."Balas Brian.


"siap tuan.."Frans segera berlalu dan Brian pun melanhjutkan kembali pekerjaannya. Jangankan makan, Minum saja Brian sampai terkadang lupa, ia begitu ingin cepat selesai agar bisa kembali bersama istri tercintanya.


.


.


Dirumahmakan Pak Yusuf, Ayumi yang tengah menyiapkan pesanan orang entah mengapa tiba-tiba perutnya begitu mual. Beberapa kali Ayumi mencoba minum air hangat tapi tak mengurangi rasa mual itu.

__ADS_1


"Apa aku masuk angin ya ??" Duga Ayumi.


Mahendra yang baru masuk dapur sangatbterkejut saat melihat Wajah Ayumi yang nampak pucat.


"Yum kau kenapa ??" Tegur Mahendra buru-buru.


"Entahlah Hen, kepalaku sakit. Perutku juga mual terus... Hueekk.."Ayumi menutup mulutnya dan berlari kearah kamar mandi agar jangan sampai didengar pelanggan. Akan nampak menjijikkan jika sampai terdengar.


"Yumm.."Mahendra mengekor dibelakang Ayumi dan terlihat Ayumi muntah dikamar mandi.


Mahendra bingung mau menolong bagaimana. Akhirnya Mahendra berlari lagi keluar guna memberitau Pak Yusuf saja.


.


.


Ayumi diperiksa oleh rekannya diPuskesmas dengan diantar Pak Yusuf yang setia menunggu diluar.


"Yum, kau ingat hari terakhir kau haid ??" Tanya Mia balik.


"Haid ??"Ayumi terdiam. Ia baru sadar, terakhir dia haid adalah sebelum ia menikah dengan Brian dan itu sudah satu bulan yang lalu hampir lebih malahan.


"Maksudmu aku ??" Ayumi yang sudah faham.langsung memastikan.


Mia mengangguk dengan senyumannya. "Kita coba tespack dulu ya.. Tapi sepertinya memang iya."


Ayumi mengangguk patuh. Ia segera turun perlahan dan menuju kamar mandi, Setelah 15 menit ia keluar dengan tespack ditangannya.


"Bagaimana ?? Positif kan ??" Tanya Mia.

__ADS_1


Ayumi mengangguk dengan senyum bahagianya.


"Selamat ya Ayumi.. Kau akan resmi menjadi orangtua."Mia memeluk Ayumi.


"Terima kasih.."


"oh ya. Suamimu mana ??"Tanya Mia.saat melihat pak Yusuf saja yang diluar.


"oh... Suamiku sedang bekerja diKota."Balas Ayumi dengan singkat.


"Benarkah ?? baik kau kabari dia secepatnya.. Ini kabar bahagia.. Pasti dia juga mengharapkan ini.."Tutur Mia.


Ayumi mengangguk dan segera berpamitan untuk.pulang.


Pak Yusuf segera menghampiri Ayumi dan Mia dengan wajah kawatirnya.


"Mia.. Ayumi kenapa ??"


"Selamat ya Yah.. Ayah mau jadi kakek."Balas Mia.


"Kakek ???"Pak Yusuf menatap Ayumi.


Ayumi mengangguk pelan lalu kemudian tertunduk.Pak Yusuf tersenyum bahagia lalu memeluk Ayumi. "Selamat ya sayang.. Akhirnya ayah jadi kakek.."


"Iya Ayah. Terima kasih.."Balas ayumi.


"Yum.. Vitamin yang aku kasih nanti harus kau minum ya, setidaknya bisa mengurangi rasa mual yang kau alami. Jaga baik-baik kandunganmu, ini masih sangat muda, masih sangat rentan. Kau jangan kecapekkan, jangan banyak fikiran juga. banyakin istirahat saja ya.."Terang Mia.


"Iya Mia.. Terima kasih ya.. Aku pulang dulu.."Mia dan Ayumi saling berpelukan lalu kemudian ayumi dengan dituntun pak Yusuf segera meninggalkan puskesmas itu.

__ADS_1


.


.


__ADS_2