
Ep 38
.
.
.
Rumah besar Virgoun dikejutkan dengan kedatangan banyak mobil mewah yang dipimpin langsung oleh Brian.
Semua anak buah Virgoun langsung siap dengan senjata masing-masing guna waspada jika akan ada penyerangan.
Bersamaan dengan Ayumi yang diantar Exel keluar dari rumah diikuti Virgoun.
Virgoun terkejut sekali rumahnya sudah dikepung seperti itu. "Pria itu.."Umpatnya.
Nampak Brian keluar dari mobilnya dengan tatapan tajamnya.
Exel tak kalah terkejut. Bagaimana pria itu tau mereka ada disini. "Dia ??"
"Brian.."Gumam Ayumi sangat bahagia.
Langkah Brian terhenti saat dihadang anggota Virgoun.
"Buka jalan !! Jika kalian ingin selamat !!!" Ucap Brian dengan tegas.
Brian beralih menatap Virgoun lalu beralih pada Exel. Brian cukup terkejut saat melihat Exel.yang termasuk orang kepercayaan Marcell ada disitu.
"Taktik murahan.."Gumam Brian menerka.
"Mau apa kau kemari ?? Aku sudah tidak ada urusan denganmu !!" teriak Viergoun.
"Kau yang membuat urusan itu sialan !! Lepaskan Ayumi !!!" Balas Brian dengan berapi-api.
__ADS_1
"Cih.. kau tidak tau atau bagaimana ??!! Ayumi memang akan kami antar pulang."Timpal Virgoun
Virgoun membiarkan Ayumi mendekati Brian.
Brian pun langsung memeluk Ayumi erat. "kau tidak apa-apa ??"
Ayumi menggeleng. Namun tubuhnya cukup bergetar.
"Dengan tatapan bak elangnya Brian membawa Ayumi masuk kedalam mobil.
Mozza yang terganggu karna keributan diluar segera keluar. Matanya digosok beberapa kali saat melihat Brian yang entah bagaimana bisa disitu. Dan yang membuat Mozza terheran adalah Brian yang menuntun wanita yang merawat Marcell masuk kedalam mobilnya.
Mozza langsung berlari kekamar sang kakak. "Kakak !!!"
Ternyata didalam kamar Marcell bisa melihat semuanya dari jendela kaca.
"Kak kau lihat ?? Brian ada disini ??!" Celoteh Mozza.
"Biarkan saja. Dia tidak sedang mencariku."Balas Marcell.
"Wanita itu ?? Dia kenal Brian kak.."Tambah Mozza.
"Lalu ?? matamu buta atau bagaimana ?!!! Aku masih terluka !!" sentak Marcell.
"Kau menyebalkan !!!" mozza menghentakkan kakinya beberapa kali lalu kembali keluar seraya membanting pintu.
.
Mobil Brian berhenti didepan rumah Pak Yusuf. Brian pun segera keluar dan memutari mobil membukakan pintu untuk Ayumi.
Pak Yusuf berlari keluar dan langsung memeluk Ayumi. "Kau tidak apa-apa Nak ?? Mereka Melukaimu tidak ??"
"Tidak Ayah.."Balas Ayumi yang kembali memeluk Sang Ayah.
__ADS_1
"Syukurlah.. Ayah benar-benar kawatir sekali.."Pak Yusuf mendekap erat tubuh Ayumi.
.
.
Brian tengah bicara serius dengan Daff dan anggotanya. Adanya Exel disana membuat Brian yakin jika Marcell juga ada disitu.
Beberapa rencana telah disusun Brian guna melindungi Ayumi dan keluarganya.
Mahendra begitu tak menyangka, Jika Brian ternyata pria kaya dengan banyak anak buah. Ia bahkan hanya bisa menatap dari rumah makan saja.
Setelahnya Brian mendekati Ayumi yang masih duduk bersama Pak Yusuf. Dari pancaran mata Ayumi bisa menandakan jika Ayuminbegitu merindukan Brian. Namun seakan Tak punya keberanian mengungkapkan Ayumi hanya terus menatap Brian.
"Kau tidak istirahat ??"Brian langsung duduk disisi Ayumi.
"Aku tidak lelah.. Kau..bagaimana kau sampai kesini ??" Tanya Ayumi
"Maaf aku sedikit terlambat."Balas Brian dengan menatap lekat Ayumi. Ingin sekali Brian terus memeluk Ayumi namun disana masih ada pak Yusuf.
"Lalu kau kenapa tidak dibiarkan pulang Nak ?? apa mereka sengaja menjadikanmu tahanan ??" tanya Pak Yusuf.
Ayumi segera menggeleng. "Tidak Ayah. Ayumi memang disuruh mengobati pria asing itu. Tapi entah mengapa awalnya pria itu memintaku menjaga dia sampai sembuh dan Tuan Virgoun menyetujuinya."Tutur Ayumi.
"Pria asing ?? Apa yang tadi keluar bersamamu ?" Tanya Brian memastikan.
"Bukan.. Yang aku obati ada dikamar, lukanya cukup parah."Jawab Ayumi.
"Kau tau namanya ??" lagi, Brian bertanya.
"kalau tidak salah Marcell.."Ucap Ayumi mengingat.
.
__ADS_1
.
.