Separuh Nyawaku

Separuh Nyawaku
Separuh nyawaku


__ADS_3

Ep 17


.


.


.


Mulai hari itu dan hari-hari selanjutnya, Brian telah menjadi pelayan dirumah makan pak Yusuf. Mahendra bahkan senang sekali karna Brian akan mengajarinya bela diri saat ada waktu senggang.


Ayumi juga tak lagi memperdulikan siapa Brian. Bahkan keduanya semakin dekat dan dekat. Tak jarang Brian selalu mengantar Ayumi untuk berbelanja kepasar.


Sejak perkelahian malam itu, Virgoun tak memperlihatkan batang hidungnya. Ia juga tidak meminta Anak buahnya meminta pajak pada Keluarga Pak Yusuf. Warga nampak senang sekali akan hal itu. Mereka yang mulai mengenal Brian juga begitu mengidolakan Brian, Tak dipungkiri, Tubuh Brian yang tegap dan gagah dan juga wajah tampan yang ia miliki, menjadi incaran para gadis didaerah itu.


Seperti hari itu, Brian tengah kepasar bersama Ayumi. Baru saja tiba dipasar, ada beberapa wanita yang menghampiri Brian dengan genitnya.


Ayumi yang melihat kedatangan gadis-gadis genit itu merasa tak suka sekali.


"Lihatlah. Kau disambut putri-putri cantik."Ucap Ayumi bernada kesal.


Brian mengikuti tatapan Ayumi. "Lebih cantik bidadariku yang cemberut ini.."Canda Brian sembari menyenggol bahu Ayumi.


Ayumi nampak semakin kesal dengan candaan Brian. Gadis-gadis itu mendekat dengan cepat.


"Hay kakak.."Sapa mereka.

__ADS_1


Brian tak menjawab, Ia hanya menerbitkan senyumnya. Namun Para gadis itu nampak histeris sekali.


"Ya ampun.. Senyumnya membuat hatiku meleleh.."Teriak mereka.


Ayumi sungguh jengah sekali. Ia kemudian melenggang lebih dulu.


"Eh.. Tunggu !!" Brian hendak mencegah Ayumi namun dihadang para gadis itu.


"Biarkan saja kak. Kan ada kami disini.."


Brian buru-buru menepis tangan-tangan nakal mereka. "Ingat ya, saya baik pada wanita bukan Berarti kalian bisa seenaknya. Saya bisa melukai kalian jika kalian mengganggu saya seperti ini."


Semua nampak ketakutan seketika.


"Dan ingat satu hal. Saya sudah punya wanita didalam hati saya. Jadi berhenti melakukan hal konyol seperti ini. Permisi."Brian meninggalkan para gadis yang mematung itu.


"Meski mengerikan, Kenapa aku tetap mengangguminyanya.."Ucap salah satu gadis.


"Bahkan aroma tubuhnya.. Eeeemmm..Menenangkan.."tambah yang lain.


.


.


"dasar pria suka tebar pesona.. Ngeyel ikut kepasar ternyata karna ingin digoda wanita-wanita muda. Cih... Menjijikkan.."Gerutu Ayumi dalam langkahnya.

__ADS_1


"Apa dia fikir, dia yang paling tampan ?? oww aku benar-benar kesal sekali.."Lagi Ayumi menggerutu.


Ayumi tidak sadar jika sejak tadi Brian ada dibelakangnya, Brian hanya terkekeh kecil saat Mendengar gerutuan Ayumi dengan terus mengikuti wanita itu.


Saking konsentrasinya menggerutu, Ayumi tak sadar jika menyenggol tubuh orang dipasar, Ia sampai oleng dan hendak jatuh. Untung Brian langsung menangkap tubuh Ayumi dengan cepat.


"aahhhh !!"


Mata Ayumi membulat saat Brian yang ia lihat. Senyuma manis Brian yang ia lihat.


"Kalau jalan lihat-lihat.."Ucap Brian.


Seketika Ayumi tersadar ia segera melepaskan diri dari Brian.


"kau ??Sejak kapan disini ?? Bukannya kau sedang meladeni gadis-gadis tadi ??!!" Ayumi masih nampak kesal.


"Kau cemburu ya ???" Goda Brian.


Sontak wajah Ayumi memerah. "Siapa ??jangan kepedean !!" Ayumi.memalingkan wajahnya dan melanjutkan langkah kakinya.


"Wajahmu memerah Ayumi. Itu tandanya kau sedang malu.."Lagi, Brian menggoda Ayumi.


"Brian hentikan mengejekku !!!" Ayumi mempercepat langkahnya.


Hal itu menimbulkan gelak tawa Brian. Jujur sekali dalam hati Brian memang sangat menganggumi Ayumi yang sangat cantik alami dan begitu baik, bahkan ramah pada siapa saja.

__ADS_1


.


.


__ADS_2