Sikutub Itu Suami Ku

Sikutub Itu Suami Ku
Perjanjian


__ADS_3

Tiga hari sudah berlalu kini kiki dan keysa kembali melanjutkan aktivitas seperti biasanya bangun pagi berangkat ke kampus, kerjain tugas, di hukum dosen, tauran sama geng sebelah, sama balapan tu si raja uban.


Mentari kembali bersinar keysa bangun dan berjalan menuju kamar mandi, setelah menyelesaikan ritual mandinya keysa beranjak menuju meja makan


"Pagi bik" Ucap keysa tersenyum


"Pagi Non, udah siap ke kampus lagi" Ucap bik asmi sambil menyiapkan sarapan untuk sang majikan


"Iya nih bik, oh iya bik, nanti siang keysa mau ngajak teman teman makan di rumah bibik masak yang banyak ya" Ucap keysa dengan anda pelan sembari menyantap makanan nya dengan pelan


"Siap Non, oh iya bibik sampai lupa Non udah di tunggu tuh sama den Gio" Ucap bik asmi tersenyum lembut sambil meletakan segelas susu di hadapan keysa


"Ngapain bik?" Seketika wajah manis itu menjadi sebal, di pagi buta seperti ini ada saja yang membuat mood seorang keysa hancur


"Katanya mau jemput Non, maaf bibik ngak bilang Non dulu soalnya ini perintah tuan" Ucap bik asmi saat menyadari perubahan wajah keysa


"Ya udah bik, lanjutin pekerjaan bibik" Ucap keysa kembali menyantap makanannya dengan pelan bahkan tak merasa terganggu jika si kutub itu datang maka ia tak akan menghalanginya, setelah selesai sarapan keysa meraih tas berjalan menuju ruang tamu


"Apakah gerangan yang membuat bapak Gio yang terhormat tersasar di sini" Ucap keysa saat berada tak jauh dari Gio yang duduk membelakanginya, Gio bahkan hanya diam tampa berbalik, keysa berdecak kesal dan duduk di kursi tunggal berhadapan dengan Gio


"Walaupun kita akan menikah 3 hari lagi jangan berharap lo bisa mengatur hidup gue" Ucap keysa, menunjukan Gio dengan wajah kesal, ia bisa saja menikah, namun jangan berharap untuk mengusik kehidupannya, Gio bahkan tak berubah sedikitpun


"Setelah selesai jam kuliah temui saya di ruangan" Ucap Gio suara itu terdengar begitu datar tampa expresi sedikit pun, memang cocok dengan reputasinya selama ini


"Ngapain lagi?, bapak ngak ngasih hukuman kan ke saya?" Ucap keysa memberi tatapan curiga pada dosen aneh di hadapannya, Gio tersenyum tipis, sangat tipis bahkan senyum itu tidak terlihat jika tidak di perhatikan dengan Seksama "ternyata dia cukup manis' 'batin Gio


Gio menarik nafas pelan "fitting baju" Ucap Gio masih dengan wajah datarnya, Keysa hanya diam dan mengguk kan kepalanya


"Pak" Wajah keysa seketika serius menatap gio lekat

__ADS_1


"Hmm" Gio memalingkan wajahnya,


"Sebelum menikah kita harus bikin perjanjian dulu" Ucap keysa dengan penuh semangat, sedangkan Gio bahkan hanya menaikan satu alisnya, menunggu kelanjutan dari ucapan yang akan di lontarkan oleh calon istri nya ini


"Iya, kita harus bikin Perjanjian agar pernikahan konyol ini tidak mengikat kita" Ucap keysa lagi


"Hmm" Gio bahkan membalasnya dengan hanya bergumam


"Ok, pertama urusi urusan pribadi masing masing" Ucap keysa dengan nada pelan, dan bahkan terus mengoceh, sedangkan Gio ia hanya diam mendengarkan wanita muda ini dengan seluruh asumsi nya


"Jangan pernah berharap lebih dengan pernikahan konyol ini dan... " Keysa mengatakan semua yang ada di otaknya dan langsung di setujui oleh Gio memang keduanya tidak saling suka sejak awal dan selalu ribut saat bersama


"Ya udah kalo gitu" Ucap keysa beranjak menuju bagasi, meninggalkan Gio yang masih duduk tenang di sofa, ia memutar gas motonya menuju kampus, sela waktu beberapa menit kini keysa sudah berada di parkiran, ia tertegun saat melihat tempat parkir para dosen sebuah mobil sport berwarna putih sudah tersusun rapi di sana, mobil yang kaca nya sempat keysa pecahkan


"Loh, bukannya tadi dia masih di rumah?" Ucap keysa dengan tanya, bukankah sebelumnya mahluk ini di rumahnya?, lalu?, mengapa bisa sampai di sini dengan begitu cepat


"Oy melamun bae" Ucap Kiki menepuk pundak keysa yang membuat keysa kaget


"Lu ya, selalu aja gitu, oh iya ngomong ngomong ayo cepetan ke kelas gue udah ngak sabar dengerin berita terheboh dari cimi dan tiara" Ucap kiki tersenyum lebar, entah sejak kapan kiki juga suka ikut bergosip ria bersama cimi tan tiara, ya tau sendiri kan siapa yang jadi bahan gosipnya, yap itu adalah gio anggara dosen julit di Fakultas Hukum


"Hmm" Ucap keysa mengikuti langkah kiki yang masih setia menarik lengan nya


"Pagi Cimi, Tiara" Ucap Kiki duduk di dekat keduanya


"Pagi, eh lu ki udah tau berita terheboh nya belum?" Ucap Cimi yang mapak bersemangat untuk bercerita


"Apaan" Ucap kiki yang antusias mendengarkan cerita si ratu gosip cimi ini


Sedangkan keysa hanya beroh ria saja sambil menyantap beberapa cemilan yang sempat ia beli di supermarket dekat kampus

__ADS_1


"Pak Gio udah tunangan" Ucap Cimi dengan begitu heboh


"Uhukk" Keysa tersedak mendengar hal ini dari cimi 'gue ngak nyaka berita ini tersebar ' batin keysa


"Lu ngak PP kan key" Ucap Cimi mengulurkan tisu


"Ngk gue ngak papa" Ucap keysa kikuk sambil melanjutkan acara makan nya


"Beneran ci, lu tau dari mana? " Ucapan kiki


"Gue liat di IG nya beberapa hari lalu, gue patah hati tau ngak" Ucap Cimi mengerucutkan bibirnya


"Yahh, kok pagi gio tega sih sama ara" Rengek Tiara, masak ia sih Ara di tinggal bahkan sebelum Ara sempat berjuang


"Lu pada segitu nya amat mau tau soal si kutub" Ucap keysa duduk manis dan masih menyantap cemilannya dengan begitu ringan


"Gue blom selesai cerita Key, lagi pula sebagai fans setia gue harus mentari tau tentang pak ganteng sebanyak banyaknya, kita patah hati tau ngak lo" Ucap Cimi


"Bener banget, dan menurut rumor nya, tunangan pak Gio itu buk mila, dosen bisnis fakultas pemerintahan, mereka memang pernah di kabarkan dekat, tapi gue ngak pernah nyangka kalo seleranya pak ganteng begituan" Ucap Tiara berdecak kesal sambil meremas botol di tangannya


"Tenang ra, sebelum bendera kuning melengkung kita punya kesempatan buat nikung, lagian jadi yang ke 2 pun gue ngak masalah " Ucap Cimi memberi semangat 45 pada tiara yang terlihat sangat patah hati, Kiki dan keysa hanya terkekeh pelan melihat tingkah teman ngegosip nya ini, keduanya begitu semangat jika berurusan dengan yang namanya pak gio itu


"Lu ngak boleh gitu Ci, lu jadi yang ke tiga aja gue yang keduanya, secara gue kan lebih cantik dari lo" Ucap Tiara menjulurkan lidahnya pada cimi


"Sialan lu Ra," Ucap Cimi cemberut merebut cemilan dari tangan kiki


"Selamat pagi" Seorang dosen masuk ke kelas, keysa dan teman teman segera membereskan meja yang sudah penuh dengan makanan ringan itu, Sang dosen hanya tersenyum maklum, beruntung kali ini dosennya dosen baik


"Pagi buk" Ucap seluruh mahasiswa/i suasana kls hening seketika,

__ADS_1


Mendengarkan materi yang sedang di jelaskan dosen di depan sana ,


Hingga jam pelajaran pun usai


__ADS_2