Sikutub Itu Suami Ku

Sikutub Itu Suami Ku
Dia?


__ADS_3

Beberapa berlalu begitu saja semua berjalan dengan baik, tapi sayangnya Keysa masih belum bisa untuk masuk kuliah di karenakan dia sedang berduka atas meninggalnya sang nenek, satu minggu sudah keysa di bandung kan hari ini dia kan kembali ke Jakarta melanjutkan kuliahnya yang sempat terbengkalai.


"Pagi bik" Ucap Keysa tersenyum cerah


"Pagi non, sarapan dulu" Ucap Bik Asmi sembari meletakan susu di samping roti yang sudah di oles dengan selai kacang kesukaannya, Sarapan berlalu dengan hening, Keysa berjalan pelan menuju motor sport kesayangannya, Hari ini suasana hati keysa sedang baik, Keysa melaju motor nya dengan pelan, kelas akan di mulai jam 09:00 sedangkan sekarang baru jam 07:30 dan ia masih memiliki banyak waktu untuk sekedar bermain dan berkeliling,


"Ki, lu di mana?" Ucapnya saat telpon tersambung, ya Kiki baru saja menelpon jadi keysa perlahan menepi untuk mengangkat telpon dari sahabatnya ini


"Masih di rumah, oh iya nanti lo temenin gue ya" Ucap Kiki dengan nada pelan


"Kemana emang?" Ucap keysa dengan nada pelan


"Kerumah sakit,tante gue baru aja lahiran, gue mau liat adik gue, mau ya" Ucap Kiki


"Hmm ya udah kalo gitu, pas kuliah kelar kan?" Ucap Keysa pelan


"Hmm"


"Ya udah" Ucap Keysa memutuskan sambungan telepon dan kembali menikmati perjalanannya.


Ia sudah berkeliling rasanya waktu satu jam sangat lama, dengan hati dan mood yang baik keysa melajukan motornya menuju kampus.


"Sial ni ban motor" Ucapnya menendang ban motor sport kesayangan nya itu, 10 menit lagi jam kuliah akan di mulai tapi motornya malah kempes


"Sial sial, bikin mood gue hancur aja" Ucap Keysa saat ngambil ponsel dan menelpon montir untuk mengganti ban motor


"Gue bakalan telat lagi nih, sial sial siallll" Ucap keysa sambil mengutuk mengutuk motor kesayangannya itu, bagai manapun ia harus sampai di kampus 10 menit lagi, tapi gimana kampus masih cukup jauh dan taxi juga ngak ada yang lewat 'sial sial sial' batin keysa, kesal, ia hanya pergi sedikit berantai, namun?, Siapa yang sangka ia malah menjadi kesal sendiri


"Motor lu kenapa key" Ucap seorang pemuda menggunakan motor sport berwarna biru, pria itu tak lain tak bukan adalah Cimoy wakilnya di geng motor black rose


"Kebetulan banget lu datang Cimoy, cepat antarin gue ke kampus dulu gue udah telat banget ni" Ucapnya tersenyum lebar dan tampa aba aba naik ke motor Cimoy, dan menyuruh cimoy segera memutar gas motornya menuju kampus


"Tenang aja kali key, kayak ngak pernah telat aja" Ucap Cimoy


"Sialan lu, tugas yang kemaren kemaren aja blom pada selesai, lu nyuruh gue nambahin tugas lagi?, udah tau dosen Fakultas hukum pada killer semua" Ucap Keysa


"Siap siap aja nilai gue di kasih tanda cacing noh sama dosen" Ucap Keysa lagi

__ADS_1


"Seorang Keysa di kasih nilai cacing ngak mungkin, walau pun lu nyebelin, bar baran nilai lo ngak pernah anjlok tuh, gue curiga papa lo nyogok dosen buat ngasih nilai bagus" Ucap cimoy dengan asal jeplak


'Takk ' keysa menjitak kepala Cimoy yang di tutupin helem


"Sialan lu, walupun gue bar baran gue ngak licik kali" Ucapnya dengan nada kesal, kini motor sudah masuk ke area kampus


"Gue turun" Ucap Keysa saat berada tak jauh dari kls nya


"Bilang makasih kek" Ucap cimoy sedikit berteriak, sedangkan keysa sudah melaju menuju kelas nya, yang masih berada di lantai 5,


"Huh untung lift nya bagus" Ucap keysa melesat ke dalam lift menekan angka lima.


"Tingg" Pintu lif terbuka


"Aduh udah telat 1 menit lagi, mana sama buk Shofi lagi, sialan tu motor ngak tau apa buk Shofi galak abis" Ucap keysa bergegas menuju kelas


Saat di depan pintu keysa menarik nafas berat, mengumpulkan segala keberanian untuk masuk


"Crekk" Gang pintu terbuka, seorang dosen nampak sedang sibuk menyampaikan materi "Selamat pagi maaf saya telat" Ucap Keysa yang masih di ambang pintu, sang dosen dan para mahasiswa beralih menatapnya yang masih berdiri di depan yang pintu.


Keysa menarik nafas kasar 'sial banget ni hari, ngapain lagi tuh mahluk astral di sini' batin keysa


"Orang ini kelas gue" Ucap keysa dengan nada ketus


"Temui saya setelah setelah jam kuliah saya selesai" Ucap sang dosen, ya apa lagi yang bisa keysa lakukan selain balik badan langkah tegap maju jalan (kayak lagi upacara aja)


'Sial' batinnya berjalan menuju kantin, ia sudah berlari agar tak telat namun?, Ia bahkan menjadi semakin kesal karena tidak bisa mengikuti pelajaran karena dosen menyebalkan itu langsung mengusirnya. waktu terus berlalu, keysa masih berada di kantin dengan makanannya


"Key" Ucap Kiki menepuk pundak keysa dengan pelan


"Gila lu ki, kaget gue" Ucapnya yang hanya di balas dengan sebuah tawaan nyaring dari kiki


"Lo kan?"


"Sialan, gue lupa lagi, kan tu dosen kutub nyuruh gue ke ruangannya" Ucapnya dangan nada kesal, ya memang dosen kutub itu nyebelin banget,


"Lo tau sendiri kan? Meskipun memang sering di tegur ama dosen karena gue telat tapi ngak nyampe di usir, paling nanti di kasih tugas tambahan, nah ini baru telat 1 menit aja, kesel kan gue jadinya" Ucapnya  dengan wajah cemberut

__ADS_1


"Ngk usah ngomel ngomel lu, sana temuin pak dosen, oh ia keren juga lu panggil pak Gio, sana gih jangan biarin pak gio nunggu lama, nanti pas udah kelar langsung kabarin gue, gue masih banyak hal yang harus gue ceritain" Ucap Kiki dengan nada pelan, Keysa hanya menghela nafas pelan dan melangkah pelan meninggalkan kantin, namun bahkan ia belum sepenuhnya menghilang ia berbalik dan kembali mendekati bangku yang di tempati oleh Kiki


"Ada yang ketinggalan" Ucap Kiki dengan nada pelan, Keysa baru saja pergi mengapa balik lagi?


"Gue ngak tau ruang tu dosen kutub" Ucap Keysa dan dibalas dengan senyuman kecil oleh sahabatnya


"Ruangan buk Shofi, buk Shofi udah pindah ngajar ke fakultas Pemerintahan" Ucap Kiki pelan, keysa hanya mengguk pelan dan langsung melesat keruangan yang di sebut, bagai mana pun keysa memang sering keluar masuk ruang dosen, dan seperti biasa ia mengambil jatah tugas dari dosen, tentu saja ia tidak bakalan lupa dengan ruangan buk Shofi, bagai mana pun buk Shofi adalah dosen kesayangannya, selalu ngasih tugas di luar akal sehat manusia


"Tok tok tok" keysa mengetok Pintu ruangan si dose


"Masuk" Sahutnya dari dalam


Keysa berjalan masuk, pria dengan stelan formal dengan duduk manis di balik meja nya dan sibuk memandangi layar laptopnya, ia perlahan duduk berhadapan dengan si dosen


"Kuliah di Fakultas Hukum, seperti tak mengerti akan hukum" Ucap dosen dengan nada datar dan bahkan tak mengalihkan pandangannya barang sedikit pun


"Peraturan ada buat di langgar, dan kejadian waktu itu ngak ada sangkut pautnya sama jurusan maupun fakultas" Ucapnya dengan nada kesal


"Kalo semua generasi muda punya akal cetek seperti anda, negara pasti akan hancur" Ucapnya lagi, dengan nada yang bahkan masih sama


"Kalo semuanya nurut patuh sama peraturan, trus para penegak hukum gak ada gunanya juga kan, malah makan gaji buta jadinya, karena itu orang ngak baik lurus lurus amat" Ucap Keysa dengan nada ringan,


Si dosen hanya bisa menghela nafas pelan, ia sebenarnya sangat lelah jika harus kembali berhadapan dengan gadis ini, gadis barbar yang bahkan dengan mudah membuat berbagai masalah Tampa memiliki rasa bersalah sedikit pun


"Nama?" Ucap si dosen dengan mata yang masih terfokus dengan segala kerjaannya


"Lo ngajak gue kenalan?" Ucap Keysa


Duduk santai di depan si dosen kutub


"Terlalu percaya diri"  Ucap si dosen yang bergumam namun bahkan masih dapat di dengar dengan jelas oleh keysa


"Nah tadi nanya nama gue, gue tanya mau ngajak kenalan malah sok jaim, naif banget sih lo" Ucapnya sembari menujukan senyuman mengejek, namun?, Pria di hadapannya bahkan tak merasa terganggu sedikitpun, ia bahkan masih tetap dengan wajah seperti biasa, dingin kayak es balok, laptop pun di tutup paksa, ia menatap keysa dengan tatapan dingin, si dosen hanya menarik nafas kasar, ia mengambil kertas kosong di depannya


"Besok harus udah ada di meja saya" Ucap nya memberikan sebuah kertas yang di coret dengan beberapa tulisan


'Ya memang tulisan nya dikit, tapi jawaban banyak mana di suruh nyalin UU KUHP lagi, mana harus tulis tangan, bisa kriting tangan gue nyalin tu buku yang tebalnya minta ampun, apes banget dah gue'batin keysa,

__ADS_1


"Keluar" Ucap dosen dengan raut wajah yang bahkan tak berubah sedikitpun, mendengar ini jelas saja Keysa dengan senang hati keluar dari ruangan yang sangat menyebalkan ini


__ADS_2