Sikutub Itu Suami Ku

Sikutub Itu Suami Ku
Kekesalan Cimi Dan Tiara


__ADS_3

3 bulan bahkan sudah berlalu begitu saja, waktu terasa begitu singkat dan sampai detik ini pun semua bahkan masih berjalan seperti biasanya , Keysa yang akan selalu sibuk dengan segala acara bermainnya, Keysa yang bahkan selalu menghabiskan waktu bersama teman temannya dan jangan sampai lupa tugas tugasnya yang sangat menguras tenaga dan otaknya itu, sedangkan Gio tentu saja ia pun juga ikut sibuk dengan segala pekerjaan dan urusan pribadinya, bekerja dan menjalani kehidupan seperti biasa, mereka memang sudah menikah namun bahkan tak mampu merubah apapun, Keysa yang sangat keras kepala dan Gio yang tak ingin mengusik karena itu hanya akan membuat Keysa menjadi tak nyaman, ia tak bisa melakukan itu, dan selama ini Keysa bahkan sama sekali tak perduli dengan apapun yang menyangkut gio, ia tak ingin ikut campur toh ini adalah hal yang ia inginkan, ia bebas melakukan apapun, dan tak ada yang bisa merebut dunianya, ia tak perduli mengenai kabar yang sellau berseliweran di luar sana, memang semenjak gosip kedekatan Gio dan buk Mila tersebar di Antero kampus, Keysa tentu saja cukup sering melihat Mila dan Gio menghabiskan waktu bersama, entah itu bersama menjelang ke kelas atau bahkan hanya sekedar menikmati makan siang bersua, ia juga cukup sering melihat kedekatan keduanya baik itu di kampus maupun di luar kampus, dan ia akui keduanya memang pasangan yang pas dan sangat sosok, wanita yang memiliki wajah yang cantik serta memiliki tingkat kesabaran yang di atas rata rata, hal itu dapat di bukti dengan ia yang bahkan masih bisa bertahan dengan wajah dingin nan begitu menyebalkan sang dosen kutub, melihat hal ini keysa tentu saja tidak pernah mempermasalahkannya, asal Gio tak mengusik kehidupannya dan tak mengacaukan dunianya, maka ia pun tak akan melakukan hal yang akan merugikan ya di masa depan, ia tak perduli jika Gio dekat ataupun memilih untuk menjalin hubungan spesial dengan wanita lain, toh sedari awal pernikahan yang di jalani mereka hanya sebuah perjanjian antara kedua orang tua mereka bukan berdasarkan cinta, pernikahan mereka hanya di atas kertas yang saling di setujui, tak ada hal yang lebih dari itu dan ia juga tak pernah berharap lebih akan hal itu, ia menyadari di mana posisinya.


Saat ini Keysa sedang sibuk mengobrol dengan Kiki di kelas yang bahkan sama sama menunggu kedatangan dosen untuk segera memulai pelajaran, Cimi tiba tiba duduk di sampingnya dan bahkan menujukan wajah yang bahkan sangat tak bersahabat, cemberut dan terlihat begitu tak bahagia


"Sialan tu buk Mila, berani beraninya dia merebut bapak ganteng gue, muka pas pasan begitu majalah berani beraninya saingan sama gue awas aja, gue ngak bakalan ngelepasin dia gitu aja, awas aja tu mahluk gue pastiin dia bakalan nyesel karena udah berani merebut perhatian pak ganteng" Ucap Cimi dengan wajah yang bahkan sangat kesal dan duduk di samping Keysa, ia hanya mengerutkan keningnya tak faham tak ada yang istimewa dari dosen itu, tapi?, kenapa hampir seluruh mahasiswi mengaguminya,


"Kenapa lu?" Ucap Keysa dengan nada pelan dan perlahan memakan cemilan di hadapannya, ia sedang kesal dan bahkan dengan tak berperasaan merampas makanan Keysa dan Kiki


"Gue kesel tau ngak, si Tiara mana sih, kok ngak nongol nongol, gue lagi mau cerita, Tiara, cepetan dong datangnya, gue sendirian ni" Ucap Cimi lagi masih dengan raut kesalnya dan bahkan terus menerus menyantap camilan yang baru saja ia ambil dengan Tampa perasaan


"Trus Lo menganggap kita apaan?"


"Lo itu ngak seru kalo di ajak cerita soal si pak ganteng, ngak nyambung, gue butuh Tiara, Ra lo di mana sih, kok ngak nongol nongol

__ADS_1


"Gue hadir" Ucap Tiara tersenyum lebar dan langsung bergabung dengan Kiki dan Cimi, Tiara duduk dengan wajah yang terlihat kesal


"Lu kenapa lagi Ra?" Ucap Kiki dengan nada pelan, bahkan wajah si Tiara tak jauh berbeda dari Cimi, sama sama di tekuk dengan begitu kejam, seolah kelepasan engsel


"Gue kesel banget ni, ihh, kesel banget gue, mau makan orang aja rasanya, bayangin aja ya, bayangin pagi pagi gue udah di suguhi pemandangan yang ngak enak, lu tau ngak tadi gue liat apa?" Ucap Tiara terlihat dengan begitu kesal,


"Apa?" Ucap Kiki menggantung cemilannya yang sudah berada di mulutnya


"Ihh, kesel gue, masak ia tadi gue liatin buk cabe keluar dari ruangan  pak ganteng, mana senyum senyum lagi, awas aja tu buk cabe, gue ngak bakalan biarin dia tenang, gue bakalan buat dia menyesal karena udah bahagia di atas kekesalan gue" Ucap Tiara berdecak kesal


"Sayangnya dia bukan dosen jurusan kita kalo ngak habis tu buk cabe gue kerjain, gue pastiin tu dosen bakalan kapok dan ngak berani berurusan sama kita lagi" Ucap Tiara kesal, sedangkan Keysa, ia bahkan hanya ber oh ria, ia tak ingin peduli dan tak pernah ingin perduli dengan apapun hubungan suami kutubnya bersama si buk cabe itu atau bisa jiga di sebut buk Mila itu


"Kalo dia dosen kita, nilai bisa terancam" Ucap Cimi mengambil ketela tempe di tangan Kiki

__ADS_1


Kiki hanya berdengus kesal menatap Cimi, sedangkan si empu hanya tersenyum sumringah sembari menyantap camilannya


"Bodo amat, yang penting gue puas biasa bikin dia kapok, gue pastiin kalo dia bakalan nyesel karena udah berani bersaing sama kita" Ucap Tiara lagi.


Sedangkan Keysa bahkan tak habis fikir dengan para sahabatnya, mereka menjadi begitu berambisi, bahkan tak segan untuk menghancurkan orang lain, sebenarnya perasaan seperti amatlah tidak baik, karena akan memicu obsesi dan bahkan mampu melakukan apapun untuk mencapai tujuannya, namun Keysa memilih seorang dosen masuk ke kelas, seketika kelas menjadi hening, dosen yang sedang mereka bicarakan kini berada di hadapan nya dengan wajah yang semakin tampan setiap harinya huh wajah ini sungguh membuat seluruh mahasiswi meleleh, kecuali keysa ya, garis bawahi,


"Selamat pagi" Sapa Gio berjalan pelan menuju mejanya


"Pagi pak" Ucap Cimi memberi senyum termanisnya, kelas kembali hening, Gio kini mulai menjelaskan materinya.


Beberapa jam sudah berlalu, kini jam kuliah dengan Gio pun akan segera berakhir.


"Baik lah, sekian materi dari saya, kita lanjutkan di pertemuan yang akan datang, hm baik saya akan membagikan kelompok untuk tugas hari ini" Ucap Gio membagikan kelompok berdasarkan absen, setelah jam kuliah berakhir keysa berjalan pelan menuju parkiran ia.

__ADS_1


Dan


'Bugh' tengkuk Keysa di pukul dengan sangat keras, tak berselang lama akhirnya keysa jatuh pingsan, Keysa di tarik masuk ke dalam sebuah mobil dan segera meninggalkan kampus,  Ia di bawa ke sebuah gudang,


__ADS_2