Sikutub Itu Suami Ku

Sikutub Itu Suami Ku
Sampe Segitunya?


__ADS_3

Keysa POV


Aku berjalan cepat menuruni tangga, hari ini ia benar benar terlambat, kepala ku masih sedikit pusing akibat mabuk semalam, tapi anehnya saat aku membuka mata aku sudah berada di kamar ku, beberapa pertanyaan memang sempat mendatangi ku, seperti?"siapa yang membawa ku pulang, seingat ku aku masih berada di clab untuk menghilangkan stress ku entah apa sebabnya itu", Namun seketika aku tepis, siapa yang mengantar bahkan aku tak ingin perduli, hal terpentin saat ini bahwa aku baik baik saja, dan itu cukup membuat ku menjadi puas, seperti biasa rumah sudah terlihat sepi pak kutub itu sudah berangkat ke kampus lebih dahulu, seperti biasa mahluk itu bahkan sangat takut terlambat, seperti siswi SMA sa, aku berjalan cepat menuju motorku dan tentu saja perlahan meninggalkan pekarangan rumah


"Pagi" Sapa ku yang saat ini sudah berada di ambang pintu


"Pagi," Jawab Cimi Kiki dan Tiara secara bersamaan, Aku melangkah masuk dan dengan perlahan mengambil tempat untuk duduk dan ikut serta dengan gosip yang sedari tadi di bahas oleh ke tiga teman ku itu, ketiganya nampak asik sendiri

__ADS_1


"Lu seriusan?, buk Mila ngelabrak Laura (kalian ingat Laura jika tidak, kembali ke caper 8 ya, 😁)" Ucap Tiara dengan begitu hebohnya, kening ku mengerut, mendengar kabar yang bahkan baru ku ketahui, Seoang dosen melabrak mahasiswi, bukankah ini tak pantas?, namun semua sah sah saja dalam peperangan dan cinta


"sampe segitunya tu dosen, tapi tunggu tunggu kok hati gue tiba tiba sakit ya dengarnya, lu ngak papa kan key?, lu ngak mungkin cemburukan?, eh tunggu tunggu cemburu?, apa itu?" Batin ku yang bahkan entah mengapa menjadi serba tak enak begini, aku bahkan dengan bersikeras mengatakan jika aku tidak apa apa, tapi kenapa?, kenapa hatiku bahkan berkata sebaliknya, seolah aku benar benar merasa cemburu, seolah aku benar benar menaruh hati pada si kutub itu, "ah tidak mungkin, pasi lu gila key, Lo gila" berperang dengan hatiku sendiri


"IYA, dan gue dengar dengar sih kejadian nya di cafe di dekat kampus" Ucap Cimi lagi, bahkan semua seakan di tambah bumbu bumbu kebohongan agar terdengar menjadi lebih menarik, saat sibuk mengobrol tiba tiba seorang pria berstelan formal berjalan mendekati ku dan ke tiga teman ku itu


"auu" Rintih Tiara, ya itu pasti ulah Cimi yang mencubit pinggang Tiara, bahkan dengan seenak jidat berperilaku menjijikan seperti tadi, si pria bahkan hanya membalasnya dengan senyuman yang membuat tiara seketika melupakan rasa sakit akibat cubitan cimi

__ADS_1


"Oh iya key, saya ingin mengembalikan HP kamu, ketinggalan kemarin" Ucapnya mengulurkan benda segi empat itu, aku pun tak menyadari jika melupakan HP ku


"Makasih pak" Ucapku meraih HP ku, ia hanya tersenyum dan mengguk


"Setelah jam kuliah kelar makan siang bareng yuk" Ajaknya yang ku balas dengan anggukan, ia hanya tersenyum berpamitan untuk pergi aku kembali mengguk dan ia tersenyum dan berlalu meninggalkan kami yang


"Hm key lu ngajak gue kan?, dapet rezeki ngak boleh di telan sendiri" Ucap Cimi menyenggol tangan Keysa, lagi pula pak ganteng ini ngak kalah kok dari dosen kutub, di tambah lagi orang nya baik

__ADS_1


"Hmm, kita pergi semua, boleh kan pak Vino?" Ucap ku pelan dan di balas anggukan oleh Vino


__ADS_2