
Malam kini semakin larut, Gio masih sibuk dengan pekerjaan nya, ia sengaja duduk di ruang tamu agar bisa lebih tenang
'Srekk' pintu rumah di buka pelan oleh keysa dengan langkah pelan keysa masuk, ia berharap jika suaminya sudah tertidur dan tak perlu berhadapan dengan wajah menyebalkan itu
Lampu ruangan seketika hidup membuat keysa terkejut melihat Gio yang sudah berdiri di ruangan tamu
'mati gue, mati' batin keysa keysa mencoba untuk terlihat santai berjalan pelan menuju tangga
"Dari mana?" Ucap Gio berjalan mendekati keysa yang berhenti di anak tangga pertama
"Bukan urusan lu" Ucap keysa
"Kamu pulang jam segini? , ini jadi urusan saya'' Ucap Gio dengan nada tak suka, mereka sudah menikah hampir 2 Minggu namun Keysa bahkan tak pernah bisa merubah sikap buruknya ini, bangun kesiangan dan saat malam selalu bermain di luaran
"Biasanya gue juga balik jam segini" Ucap keysa menyilangkan tangannya di dada membalas tatapan tajam dari gio
"Kamu harus ingat kamu udah punya suami, kamu bukan anak anak lagi, kamu sudah dewasa" Ucap Gio
"gue ngak pernah minat jadi dewasa, dan Lo tau?, status ini bikin gue tertekan tau ngak?" Ucap keysa tersenyum sinis
Gio hanya diam mengerutkan keningnya 'Kan kumat lagi ni es balok" Batin keysa
"Lain kali pulang tepat waktu" Ucap Gio dengan suara dingin mengambil leptop, dan beranjak menuju tangga dan masuk ke kamarnya
"Sialan lu" Ucap keysa dengan kesal sembari melempar tasnya di ranjang, ia berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
Keysa merebahkan tubuhnya di kasur yang empuk, sesekali ia melihat meja belajarnya yang berantakan akibat tumpukan tugas yang tak kunjung selesai 'aghh' keysa mengacak ngacak rambutnya kesal, tugasnya tak pernah habis setiap harinya selalu saja bertambah, apakah dosen tak memiliki pekerjaan lain?, selain ngasih tugas nyebelin ini, ia menarik nafas pelan dan memejamkan matanya masa bodoh dengan tugas, tak butuh waktu lama keysa terlelap akibat kelelahan.
Mentari pagi kembali bersinar terang, keysa perlahan membuka kelopak matanya meraih jam di samping nya yang sejak tadi berbunyi, sungguh menganggu tidur cantiknya
"Haa" Ucap keysa, ia terperanjat dan langsung duduk, kesadaran yang belum sepenuhnya pulih tapi ia menarik paksa kakinya ke kamar mandi lagi lagi ia akan telat ke kampus dan pastinya tugas sudah menunggu nya yang suka telat itu
"Mati gue" Ucapnya sedikit berlari menuju garasi menghidupkan mesin motor nya dan berlalu,
Dengan kecepatan penuh keysa memacu motornya berharap ia tak telat,
Keysa dengan setengah berlari menuju lift keysa menelan angka 5 dan keysa pun di antarkan ke lantai lima, dengan nafas yang masih ngos ngosan akibat berlari akhirnya keysa sampai di ambang pintu, dosen sudah menjelaskan materinya,
__ADS_1
"Sial" Ucap keysa pelan saat membuka gang pintu, di depan sudah berdiri seorang dosen yang sangat menyebalkan
"Telat? " Ucap Gio
"Baru satu menit pak" Ucap keysa
"Silakan tinggalkan kelas saya" Ucap Gio dingin,
"iihh nyebelin banget sih" Ucap Keysa mendengus kesal dan memutar balik tubuhnya menuju kantin.
Kantin masih seperti biasa sangat ramai dan tak pernah sepi pengunjung, keysa duduk di salah satu kursi di pojok ruangan dan memesan makanan untuk mengisi perutnya yang kosong
"Jus jeruk sama nasi gorengnya" Ucapnya pelan, ia sudah terlanjur di usir, dari pada mati kebosanan menunggu maka akan lebih baik jika ia memesan makanan dan menghabiskan waktu dengan bersenang senag, siapanya terhenti saat ia merasakan ponselnya bergetar ia merogoh sakunya dan menguat telepon dari
"Lu dimana?" Ucap Cimoy telpon baru saja di sambungkan
"Di kantin"
"Hm yaudah gue ke sana" Ucap Cimoy,
"Santai woy, ngak ada yang mau ngambilin makanan lu" Ucap Cimoy tiba tiba, ' uhuk uhuk' reflek Keysa terbatuk terkejut atas kedatangan Cimoy yang selalu mendadak, Keysa meraih jus jeruk di hadapan nya
"Habisnya lu makannya lahap banget, udah berapa hari lu ngak di kasih makan? " Ucap cimoy duduk di samping keysa yang kembali menyibukkan diri dengan acara makan nya, cimoy memesan makanan untuk nya
"Sialan lu" Ucapnya yang masih mengunyah makanannya, semenjak takada bik asmi keysa tak pernah masak, karena jujur saja ia tak bisa, ia terbiasa dengan semua telah tersedia dan sekarang ia harus berusaha keras hanya untuk sepiring nasi goreng yang rasanya sangat tidak enak, keysa tak mau ambil pusing dan akhirnya makan di luar.
"Lu ngak ada kelas? " Ucap Cimoy pelan menyantap makanan nya, (cimoy masih satu fakultas sama keysa tapi beda jurusan gitu,)
Keysa menggelengkan kepalanya
"Di usir gue, padahal cuma telat 1 menit" Ucap keysa yang masih sibuk dengan makan nya namun ada nada kesal di sana, cimoy hanya beroh ria saja.
Beberapa jam sudah berlalu keysa masih setia berada di kantin bersama cimoy dan cleo
"Hey Keysa" Ucap Kiki melambaikan tangan nya dan berjalan menuju meja Keysa dan teman teman lain nya.
"Ngak masuk lu cimoy?" Ucap Kiki duduk di samping keysa
__ADS_1
"Ngak" Ucap Cimoy dengan ringan
"Napa?" Ucap kiki
"Males gue tu dosen ngasih tugas mulu, oh iya gimana kabar bayu?" Ucap Cimoy yang masih asik dengan ponselnya
"Masih di rumah sakit, besok baru boleh balik" Ucap Kiki makan yang di pesannya sudah tersaji di meja
"Lu ngak nemuin pak ganteng kan lu ngak masuk, ngak mau minta tugas pengganti gitu" Ucap kiki sambil menyantap makanannya
"Sebenarnya gue malas banget sih, tugas yang kemaren aja di tolak cuma karena telat 2 menit,dan gue harus ngulang lagi" Ucap keysa berdecak kesal pasalnya beberapa hari yang lalu Gio memberikan tugas mendadak dan harus di kumpulkan jam 7 pagi, nyatanya keysa kesiangan lagi dan yah tugasnya di tolak mentah mentah.
"Kalo gue nyaranin sih mendingan lu temuin tu dosen dari pada lu ngulang lagi semester depan" Ucap kiki
Keysa mendengus kesal,
"Lu sabar ya key, moga aja lu ngak berurusan lagi sama yang killer killer kedepannya, ini buat terakhir kalinya, habisnya nasib lu malang amat, kok bisa yah lu selalu berurusan dengan yang begituan dari semester 1" Ucap cimoy terkekeh pelan
'Lu ngak tau aja kiting, gimana tersiksanya gue sama tu deretan dosen killer' batin Keysa meneriaki nasib malangnya ini
"Sialan lu, itu menyemangati atau ngeledek kiting" Ucap Keysa mendengus pelan
"Dua duanya" Sembari memajang wajah konyolnya
"Udah mendingan lu, temuin tu pak ganteng, mumpung masih di ruangan nya, habis ini dia ada kls di jurusan sebelah" Ucap kiki yang masih teramat fokus dengan acara makannya
'Gila ni anak, sangking fans nya sampe jam ngajar aja di hafalin' batin Keysa
"Udah sana lu pergi, moga lu kuat dengan segala cobaan ini" Ucap Cimoy tertawa jahil
"Sialan lu, paling demen lu liat gue menderita gini" Ucap keysa mengambil tasnya"gue duluan"ucap keysa
"Semangat lu pasti bisa" Ucap kiki memberi semangat sembari tersenyum lebar dan itu terlihat seperti senyum mengejek bagi keysa
Dengan enggan keysa berjalan menuju ruangan gio, ia berjalan pelan menyusuri koridor kampus, Sela waktu beberapa menit akhirnya keysa sudah berdiri di depan pintu berwarna coklat,
"Gila ni ruangan, blom masuk aja auranya begini, gimana kalo udah di dalam ya,serem amat ni dosen, " Ucap keysa pelan sambil membuang nafas pasrah,
__ADS_1
Keysa menarik nafas pelan dan mengumpulkan segala keberanian untuk mengetok pintu, apapun yang terjadi ia harus mengambil tugas tambahan dari pada ngulang di semester depan, ogah banget ketemu trus sama ni dosen