Sikutub Itu Suami Ku

Sikutub Itu Suami Ku
Sepupu Cimoy


__ADS_3

Jam sudah menunjukan angka 20:00 keysa masih sibuk berkumpul dengan teman teman se gengnya, menikmati malam yang panjang seperti bisanya, bermain dan bercanda tawa sampai tengah malam, setelahnya?, tentu saja kembali kerumah masing masing, keysa menghela nafas pelan saat mengingat rumah, sudah hampir satu minggu berlalu, ia tak kembali ke rumah, ia masih marah, ia masih kesal dan kecewa, malam itu gio bahkan mengucapkan ribuan kali kata cinta, namun saat pagi harinya?, dengan tak berperasaan gio mendorongnya menjauh, mengatakan seolah ia yang akan pergi, benar benar menyakitkan jika di ingat maka dari itu maka mari melupakan, melupakan hal menyebalkan itu, hatinya sudah terbiasa di kecewakan dari itu?, hal seperti ini tentu saja tak membuatnya goyah begitu saja, ia bukan gadis lemah, ia adalah gadis kuat yang bahkan berani melawan badai takdir


"Hay" Suara lembut itu membuat keysa dan teman temanya menghentikan tawa, semua mata beralih ke arah suara, mereka terseyum senang saat seorang pria melangkah dengan pelan mendekati mereka, taman yang lama pergi dan akhirnya kembali, mereka rindu,


"Bayu, akhirnya lo balik ke indo juga, kita kagen banget sama lo" Ucap cimoy langsung merangkul tubuh bayu dengan senang, semua anak anak black rose menyalami bayu secara bergantian setelah beberapa bulan berlalu, akhirnya bayu kembali, dengan keadaan yang jauh lebih baik, bayu akhirnya sembuh dan berhasil melawan penyakitnya, jika kiki melihat tentu saja kiki akan merasa bahagia bukan?


"Gue kangen sama lo semua" Ucap bayu tersenyum lebar


"Kita juga kangen kali sama lo, kita kira lo masih betah di Amerika, kita kita lo masihbetah sama cewek cewek bule yang bahenol" Ucap Nevu dengan kekehan kiniĀ  tawa kembali pecah di antara mereka, begitu banyak hal yang menjadi topik pembicaraan, begitu banyak kisah yang harus di ceritakan hingga waktu berlalu begitu cepat, namun bayu?, bahkan ia tak menukan apa yang ia cari, gadis cantik yang selalu ada selalu ada untuknya, selalu menemaninya, bahkan gadis yang tak meninggalkanya meskipun tau jika bayu mencintai orang lain


"Ngmong si kiki mana?, kok gak keliatan?, key?" Ucap bayu pelan, mereka sudah bercengkrama cukup lama, namun bahkan ia belum melihat adanya kiki, ia merasa sedikit tak senang saat tak menemukan kiki di manapun


"Ah kiki?, tu anak ke Semarang ketemu sama calon suaminya" Jawab cimoy pelan,

__ADS_1


"Ha?, kiki mau nikah?, kok gue ngak tau?" Ucap bayu dengan nada terkejut, kiki bahkan gak pernah mengatakan perihal ini, mereka berhubungan cukup baik setelah kepergian bayu ke luar negri, bahkan tiada hari tampa chating bersama kiki, lalu?, mengapa kiki tiba tiba pergi?, dan?, menemui, calon suaminya, ia pasti salah mendengar bukan?


"Dijodohin" Ucap nevu dengan nada ringan sembari menyantap beberapa camilan di hadapanya, sangat santai seolah tampa beban dan tekanan, semua anak Black Rose juga tau jika selama bertahun-tahun tahun kiki suka sama bayu namun bahkan tak pernah mendapatkan respon yang baik dari bayu, jadi bukan salah mereka kan kalo ikut senang saat kiki menemukan jodohnya, mereka ikut bahagia jika kiki hidup lebih baik, toh tak ada gunanya terus berharap, kiki sudah bertahan begitu lama, bertahun tahun, namun?, bayu?, responya?, benar benar mengecewakan, namun mereka jelas tak bisa mengorbankan persahabatan mereka dengan ikut campur dengan urusan mereka, urusan hati adalah urusan pribadi, dan mereka tak ingin melewati batasan itu


"Gue harus pergi" Ucap bayu dengan cepat, terlihat begitu buru buru dan tergesa


"Eh bay, mau kemana lo?" Ucap cimoy saat bayu berdiri dari duduknya


"Ke Semarang gue ngak bisa diam aja, gue harus gagalin perjodohan itu, selama ini kiki udah berjuang, dan saat ini giliran gue yang bakalan berjuang, gue ngak bakalan lepasin kiki" Ucap bayu dengan penuh tekat, ka tak akan rela jika kiki benar benar menikah, ia masih memiliki setitik harapan, dan kesempatan yang terbatas dan ia tak akan menyia nyiakanya begitu saja,


"Pejuang cinta emang beda" Ucap cimoy terkekeh pelan, ia merasa senang dan lega, akhirnya perjuangan kiki berakhir manis, semoga belum terlambat, mari bertaruh dengan takdir


"Lo ngak papa?" Ucap beni menyengol cimoy,

__ADS_1


"Ya engak lah, ngapain kalian semua liatin gue gitu?, ada yang aneh?, rambut gue masih tetap keriting kan?" Ucap cimoy pelan, ia jelas merasa begitu terusik saat mendpati tatapan sengit dari teman temanya


"Semua juga bisa liat kalo lo punya perhatian lebih ke kiki" Ucap keysa pelan, keysa duduk pelan dan kembali meneguk minuman kalengnya, cerita cinta memang tak pernah habisnya, selalu penuh drama yang menyebalkan


"Bener banget yak di bilangin key, semua juga bisa liat kalo lo suka sama dia, kenapa lo diam aja waktu dia di jodohin, padahal kan waktu itu lo masih punya kesempatan" Ucap lio lagi, ia bahkan tak habis fikir, cimoy terlihat begitu memperhatikan kiki, namun?, ia bahkan tak mengatakan apapun saat mengetahui jika kiki akan di jodohkan, wajahnya pun terlihat sangat biasa


"Gue?, perhatian lebih?, suka?, lo semua mikir gitu?" Ucap Cimoy menatap teman temanya satu persatu, mereka mengira jika cimoy memiliki perasaan lebih ke kiki?, yang benar saja


"Itu yang kita liat, bener kan?" Ucap beni meminta persetujuan dari temanya, dan tentu saja mendapatkan anggukan dari mereka, mereka setuju, bahkan sangat setuju, mereka jelas dapat melihat bagai mana perlakuan cimoy pada kiki


"Gue suka sama Kiki?, udah gila kali gue, gue ini abang sepupunya Kiki, bokapnya kiki adeknya bokap gue, kita ini muhrim begok, mana bisa main cinta cintaan" Ketus Cimoy, ia bahkan tak menyangka jika teman temanya salah menilai semua perhatiannya ke kiki


"Lo beneran?, dia sepupu lo?" Ucap nevu menatap cimoy tak percaya, sejak kapan?, mengapa mereka tidak tau?

__ADS_1


"Iya begok, makanya nanya dulu baru berprasangka" Ucap cimoy kesal


"Kita mana tau, lagian kita cuma nilai apa yang kita liat aja, bener kan?,kita liat liat lo ker banget sama si kiki, ya jangan salahin kita jika memiliki prasangka" Elak Nevu,


__ADS_2