
Keysa menghela nafas pelan sembari terus melangkah menuju kantin, benar benar memalukan, bahkan mereka Tercyiduk oleh Hafiz dan Jino
"Kenapa lagi Lo?, Udah merah aja tu muka" Ucap Kiki dengan nada pelan, sembari mengulurkan air mineral pada Keysa, ia jelas tau bahwa menghadapai Gio bukan lah hal yang mudah, dosen kutub itu bahkan sangat kejam dan menghukum Tampa pandang bulu
"Ais, gue males, gue laper dan gue mau makan" Ucap Keysa dengan nada pelan, dan setelahnya segera berdiri untuk memesan makanannya
"Si Tiara mana?, Kok ngak keliatan dari tadi?" Ucap Keysa beranjak duduk, ia baru saja memesan dan setelahnya tentu saja kembali ke tempat semula
"Tu anak, ngak tau tuh, sejak Lo sakit tu anak suka sibuk sendiri" Ucap Cimi dengan nada malas sembari terus mengaduk pengadukan mie ayam yang berada di hadapannya, akhir akhir ini Tiara memang jarang bersama mereka, ia terlihat sibuk bersama dunia dan pikirannya sendiri
"Kalian ribut lagi?" Ucap Keysa dnegan nada pelan, keributan Cimi dan Tiara Memang sudah sering terjadi, keduanya bahkan sama sama keras kepala, dan menegang teguh pemikiran masing masing, namun seperti biasa lambat laun keduanya akan kembali berbaikan dan bersikap seolah segala keributan di masa lalu itu tak pernah ada
"Ngak sih, tapi ya tu anak kayak presiden aja yang sibuk terus, mana makin hari tu anak makin aneh, Lo tau?, Gue bahkan pernah ngeliat dia beberapa kali natap Lo kayak lekat banget" Ucap Cimi dengan nada nan begitu kesal, beberapa waktu lalu memang keduanya sempat terlibat beberapa adu mulut, beberapa hal yang membuat keduanya sedikit berdebat, namun siapa yang menyangka membuat mereka manjadi
"Dia cuma kangen doang sama gue, makanya ngeliat gue gitu, jangan gitu deh Cim ngak baik juga kan berburuk sangka sama teman sendiri" Ucap Keysa dengan nada pelan
"Gue ngomong sesuai sama fakta kok, Lo juga pasti bisa liat kan kalo tu anak semakin hari semakin hari bikin jarak terus sama kita" Ucap Cimi dengan nada pelan, ia berfikir bahwa Lia hanya terlalu baik,
"Si Tiara mungkin punya masalah, sebagai sahabat bukanya kita harus bantuin dia, dukung dia dan nemanin dia waktu dia dalam titik rendah, ngak bagik punya pikiran buruk sama sahabat sendiri, kita udah sama sama selama 3 tahun loh, masak ia mau pisah cuma salah faham gini aja" Ucap Keysa pelan, sedangkan Kiki?, Ia bahkan memilih diam menyantap makanannya dengan tenang karena, pada dasarnya kedekatan Kiki Dangan Cimi maupun Tiara adalah mengikuti Keysa, jika tidak ada Keysa maka ketiganya memilih untuk sibuk dengan urusannya masing masing, terlebih Kiki, dia adalah gadis yang memang keras dan terbiasa dalam kesulitan, dan ia tak akan mau menghabiskan waktunya hanya untuk mendengar celotehan kedua bocah manja itu
"Ki, Lo diam aja?" Ucap Keysa dengan nada pelan
__ADS_1
"Gue ngak ikutan, Lo tau sendiri kan?, Ni bocah dua kalo udah cekcok susah di tahan, ya biarin aja sampe mana sanggupnya" Jawab Kiki dengan nada acuh dan terus menyantap makanya
"Lo bisa jadi perawan tua tau ngak Ki, jadi cewek kok kaku amat, jadi cewek itu harus manja, dan harus anggun, kalo mandiri amat yang ada cowoknya jadi minder" Ucap Cimi sewot sembari menggembungkan pipinya dengan kesal dengan sikap Kiki, jika tidak ada Keysa maka mereka akan sangat mustahil menjadi teman, karena sikap keduanya yang begitu bertolak belakang
"Udah, malah Lo berdua yang ribut"
"Gue sih ngak" Ucap Kiki yang masih dengan nada begitu acuh
"Selamat siang" Ucap seseorang yang menghentikan acara mengobrol rianya
"Bikin kaget aja Lo, dasar Cimoy" Ucap Kiki dengan nada malas
"Lagian Lo bertiga sih, serius amat, kayak debat politik aja" Ucap Cleo terkekeh pelan sembari mengambil tempat di samping ketiga gadis itu,
"Kayak biasa" Ucap Dion lagi
"Ok gue apal" Ucap Nevu dengan nada malas, dan setelahnya bergerak meninggalkan meja untuk memesan makanan
"Gimana keadaan Lo hari ini key?" Ucap Cleo dengan nada pelan,
"Perasaan Lo pada udah liat sendiri deh, gue baik baik aja, masih bernafas dan masih idup sampe sekarang" Ucap Keysa sembari terkekeh pelan
__ADS_1
"Gue takut banget tau ngak Lo, dan gue bahkan mikir kalo motor Lo si sabotase sama orang, Lo tau sendiri kan sejak Lo sakit gue pegi ke luar negri ngikutin bokap" Ucap Cleo dengan nada pelan, tepat pada hari kecelakaan itu, cleo bahkan baru saja mendarat di Canada, ia sangat ingin kembali untuk memastikan keadaan Keysa, namun, acara ini bahkan begitu penting bagi keluarga mereka, dan ia bahkan baru kembali tadi malam, hal yang wajar bukan jika ia mempertanyakan kesehatan ketua geng mereka
"Bukan motornya yang salah, tapi gue nya, gue nya yang ngak fokus nyetir, makanya ngak sadar nabrak truk, untung tu truk gede, kalo ngak, uh bisa bisa bahaya tu, nyawa gue mana cuma satu, kalo copot kagak ada serapnya lagi" Ucapnya sembari terkekeh pelan
"Bisa bisanya Lo bercanda sama nyawa Lo sendiri, Key Key bikin kita panik setengah mati aja Lo"
"Yang penting gue masih hidup, tenang aja, toh udah kelar juga, udah lama lagi, ngak usah repot repot ngurus hal yang ngak guna kayak ngak ada kerjaan aja"
"Eh, tapi ngomong ngomong, si Bayu mana?" Ucap Kiki dengan nada pelan, mereka masih bertemu Bayu beberapa hari yang lalu, tapi?, Dalam dua hari belakangan bahkan bayu hilang gitu aja
"Ah, gini Ki" Ucap Cimoy dengan nada pelan, dan berusaha untuk mengatur tata bahasa sebaikĀ mungkin, karena kabar ini hanya akan membuat Kiki syok
"Jangan bikin gue mati penasaran dong kiting" Ucap Kiki dengan tak sabar
"Si Bayu kumat lagi, dan akhirnya di bawa ke luar negri, kita udah berusaha ngomong sama keluarganya, tapi mereka bersikeras banget"
"Kenapa Lo ngak bilang dari awal, trus berapa lama dia pergi kali ini?" Ucap Kiki dengan nada pelan, ia tentu saja sedih dengan kepergian Bayu, namun?, Ia lebih sedih jika melihat Bayu yang menjadi begitu menderita karena penyakitnya
"Ngak ada yang tau, mungkin juga ngak bakalan balik, katanya nyokapnya milih buat menetap di Canada" Ucap Cimoy lagi
"Lo pasti bercanda, dan key?, Jadi Lo semua udah tau?, Cuma gue yang keliatan kayak orang goblok?" Ucap Kiki yang bahkan hanya di balas dengan keheningan
__ADS_1
"Kita ngak maksud, kita takut Lo bakalan sedih, dan Bayu juga bilang kalo dia ngak mau liat Lo sedih, cukup sudah selama ini, maafin kita ya" Ucap Keysa dengan menyesal