Sistem Kesombongan Surgawi

Sistem Kesombongan Surgawi
Langkah Awal Sebuah Rencana


__ADS_3

Yu Jie baru sampai di ladang rumput tempat berlatih anggota klan dipihaknya, satu bulan telah terlewat dan hanya dalam kurun waktu singkat itu mereka sudah mampu menguasai dengan baik setiap arahan dari buku bela diri yang diberikan olehnya.


Hal ini tentu membuat Yu Jie senang, berpikir tidak perlu menunggu lebih lama lagi sampai rencananya menyingkirkan Yu Gang dilakukan.


Kedatangan Yu Jie di sana segera disambut baik oleh anggota klan yang tengah berlatih, selama berlalunya waktu mereka memang merasa semakin dekat dengan Yu Jie bahkan mulai menganggapnya sebagai sosok yang sudah seharusnya mereka hormati.


“Tuan Muda Jie, selamat datang kembali!!!" seru mereka serempak.


Dua ribuan anggota klan bahkan rela menghentikan pelatihan mereka hanya untuk memberi hormat pada Yu Jie, hal ini tidak membuat Yu Jie terharu atau semacamnya melainkan hal sebaliknya.


“Benar seperti ini, kalian memang sudah seharusnya menghormati aku, orang yang telah memberi kalian kesempatan lepas dari teknik sampah juga lemah!!!" seru Yu Jie.


[10% exp juga 100 poin sistem Tuan Yu Jie terima karena terpicu nya kesombongan murni]


Setiap anggota klan tanpa protes segera mengangguk, mereka merasakan sendiri betapa berkembangnya mereka bahkan hanya dengan satu bulan Yu Jie beri pelatihan.


Perkembangan dalam satu bulan ini bahkan bisa dibandingkan dengan perkembangan mereka dalam satu tahun penuh baik dalam teknik ataupun kultivasi, sebab buku pemberian Yu Jie juga mengajarkan cara menyerap Qi jauh lebih baik dari buku bela diri aslinya.


Yu Jie setelahnya segera mempertanyakan keberadaan Yu Wen juga Yu Pao, kedua tetua tersebut memang telah Yu Jie berikan buku bela diri lain untuk dilatih.


“Tetua Pao juga Tetua Wen kami ketahui tengah melakukan latih tanding, Tuan Muda Jie," ucap salah seorang mereka sebelum diiyakan oleh yang lain.


Yu Jie hanya mengangguk sebelum menyuruh setiap anggota klan kembali berlatih, tidak berapa lama sebuah ledakan muncul dari rimbunan pepohonan tidak jauh dari ladang tempatnya berada.


Dua Qi dengan pancaran kuat seolah saling beradu dapat Yu Jie rasakan, yang mana dirinya kenali kalau dua Qi ini merupakan milik Yu Pao juga Yu Wen.


“Mereka tengah latih tanding atau berkelahi?" gumam Yu Jie.


Yu Jie segera menggunakan teknik Sayap Naga untuk menghampiri lokasi ledakan Qi tersebut, terbangnya Yu Jie tentu segera menjadi pusat perhatian para anggota klan yang melihatnya.


“Tuan Muda Jie memang luar biasa."


“Kau benar, tidak mengherankan mengapa tetua Pao juga tetua Wen memutuskan tunduk di bawahnya."


Perbincangan setiap anggota klan yang kagum pada sosok Yu Jie segera terdengar. Tidak ada lagi Yu Jie sampah di mata mereka, yang ada sekarang hanya Yu Jie seorang jenius luar biasa yang akan membuat klan mereka maju kedepannya.


Beralih pada Yu Jie, dirinya baru sampai sebelum mendarat tidak terlalu jauh dari ledakan Qi sebelumnya.

__ADS_1


Di sana telah ada Yu Pao juga Yu Wen saling berhadapan dengan pedang di masing-masing tangan mereka.


“Tetua Wen, aku tidak menyangka dirimu bisa menguasai teknik dari buku bela diri itu secepat ini," ucap Yu Pao.


“Serupa denganmu, Tetua Pao. Aku cukup terkesan dengan penguasaan teknik mu yang tidak jauh berbeda denganku," timpal Yu Wen.


Yu Pao mendengar ini segera tertawa keras, Yu Wen masihlah seorang juniornya sehingga merasa tersinggung mendengar ucapannya.


“Omong besar!!!" seru Yu Pao sebelum melesat dengan kecepatan tinggi mencoba menebas Yu Wen dengan teknik miliknya.


Yu Wen yang menguasai teknik serupa dengan tenang langsung menyambut serangan Yu Pao, kedua pedang teraliri Qi tersebut segera bertemu yang mana dampaknya memengaruhi pepohanan sekitar.


Pepohonan rimbun tempat latih tanding keduanya beberapa telah tumbang, sementara yang lain berguncang hebat sebab hempasan Qi hasil beradunya serangan.


“Mereka sudah banyak berkembang," gumam Yu Jie.


Yu Jie tentu mengenali teknik-teknik yang keduanya gunakan berasal dari buku bela diri pemberiannya, terlihat dari Qi berbentuk udara yang mana ini merupakan elemen dasar kebanyakan keturunan klan Yu.


Buku Bela Diri Cahaya Angin adalah nama buku bela diri yang Yu Jie minta keduanya pelajari. Meski tingkatnya adalah langka serupa dengan buku bela diri klan Yu, Buku Bela Diri Cahaya Angin memiliki beberapa kelebihan yang amat bisa dimanfaatkan oleh kultivator tipe angin tingkat tinggi seperti keduanya.


Yu Pao juga Yu Wen baru ingin kembali saling menyerang setelah sempat menjaga jarak, yang mana belum itu mereka lakukan, Yu Jie sudah lebih dahulu muncul di antara mereka.


“Tuan Muda Jie!!!" seru keduanya seraya membungkuk, bersamaan dengan ini menarik aura mereka karena tidak ingin Yu Jie terkena dampaknya.


“Apa kalian puas dengan buku bela diri pemberianku?" tanya Yu Jie.


“Amat puas, Tuan Muda Jie. Sekali lagi kami ucapkan terimakasih!!!" Keduanya penuh hormat.


Yu Jie sempat diam sejenak menatap keduanya bergantian, setelahnya berkata, “Kalau begitu apa kalian sudah siap?"


Yu Pao juga Yu Wen segera melirik satu sama lain, mereka memiliki sedikit dugaan terkait apa yang Yu Jie maksud tetapi tidak terlalu yakin.


“Menyingkirkan Yu Gang, apa kalian sudah siap?" Yu Jie memperjelas.


Wajah Yu Pao juga Yu Wen mendadak sumringah, ini yang telah mereka tunggu sedari lama sebab mulai muak terus menerus berpura-pura tunduk pada Yu Gang.


“Tentu kami siap, Tuan Muda Jie!!!" seru keduanya.

__ADS_1


“Kalau begitu maka tidak perlu membuang waktu lagi," ucap Yu Jie.


Yu Jie yang selama sebulan terakhir terus memikirkan rencana terkait ini segera memberitahukan rencananya, baik Yu Pao juga Yu Wen segera mendengarkan dengan penuh keseriusan sebelum mengangguk setelah Yu Jie selesai menyampaikan rencananya pada mereka.


“Ini sudah sempurna, tetapi boleh kami tau siapa pihak lain selain kita berdua yang akan membantu Anda dalam rencana ini, Tuan Muda Jie?" tanya Yu Pao ketika Yu Jie menyinggung hal tersebut dalam rencana.


“Mereka senjata tersembunyi kita, kalian tidak perlu tau dan lakukan saja sesuai arahan ku. Satu yang kalian harus tau adalah pihak yang berhasil aku tarik berpihak pada kita benar-benar kuat," papar Yu Jie.


“Sekuat apa?" tanya Yu Wen yang ikut penasaran.


“Begitu kuat hingga Yu Gang mungkin akan gemetar melihat kehadiran mereka," ucap Yu Jie dengan senyum seringai.


Yu Pao juga Yu Wen melihat senyum di wajah Yu Jie segera menelan ludah, mereka tau Yu Jie bukan pemuda biasa tetapi tetap tidak bisa terbiasa akan hal ini.


“Tunggu apa lagi, cepat beritahukan pada setiap anggota klan di pihak kita untuk bersiap. Kita lakukan secepatnya sebab aku sudah tidak sabar ingin memukul wajah pria tua busuk itu," ucap Yu Jie masih dengan senyum di wajahnya.


[10% exp juga 100 poin sistem Tuan Yu Jie terima karena terpicu nya kesombongan murni]


“Baik, Tuan Muda Jie!!!" seru Yu Pao juga Yu Wen sebelum melesat terbang melakukan apa yang Yu Jie perintahkan.


Yu Jie setelah kepergian keduanya segera menggunakan teknik Sayap Naga untuk terbang dari sana, dirinya ingin pergi ke klan sebab ada yang ingin dilakukannya di sana.


Yu Jie menyusuri setiap wilayah klan untuk mencari seseorang, sampai matanya terpaku pada seorang pemuda yang tidak lain merupakan Yu Dong, dirinya segera mendarat saat itu juga.


Yu Dong masih asik berjalan santai tidak menyadari kehadiran Yu Jie di belakangnya, sampai Yu Jie menepuk bahunya barulah Yu Dong terkejut bukan main sebab kemunculan Yu Jie yang begitu tiba-tiba.


“Ka— kau? Apa yang kau ingin lakukan?" Yu Dong sembari mengambil jarak sesegera mungkin dengan tangan bergetar.


“Aku hanya ingin melakukan apa yang dahulu sering kau lakukan padaku," ucap Yu Jie dengan senyum lebar.


Melihat senyum Yu Jie, Yu Dong saat itu juga bergidik ngeri. Belum dirinya sempat menanyakan maksud ucapan Yu Jie, sebongkah kepalan tangan sudah lebih dahulu menghantam mulutnya membuatnya terhuyung sebelum tersungkur di tanah.


“Betapa lemah, benar-benar menjijikan jika mengingat aku pernah diganggu oleh pengecut sepertimu," ucap Yu Jie dengan tangannya yang masih terkepal.


[10% exp juga 100 poin sistem Tuan Yu Jie terima karena terpicu nya kesombongan murni]


“Gang tua, ini langkah awal rencana ku menyingkirkan mu," gumam Yu Jie seraya menghampiri Yu Dong yang masih meringis kesakitan.

__ADS_1


__ADS_2