
Baru Yu Jie menerjang, tidak berapa lama dirinya sudah sampai di hadapan Yu Gang. Yu Jie dengan pedang di tangan segera menebas Yu Gang yang secara bersamaan juga mengangkat pedangnya.
Ctankkk!!!
Dua pedang dengan aliran Qi beradu, hal ini menyebabkan benturan keras membuat Yu Jie terhempas sebab kalah kekuatan.
“Oh, ada apa dengan kekuatanmu? Jangan bilang kau tidak bisa menggunakan teknik yang dapat meningkatkan ranah mu seperti terakhir kali?" Yu Gang dengan senyum seringai.
Yu Jie hanya tersenyum sinis, tidak berapa lama kekuatan tubuhnya meningkat pesat sebab Amukan Naga Surgawi.
“Siapa yang bilang aku tidak bisa menggunakannya?" tanya Yu Jie.
Yu Gang hanya berdecak kesal menyadari peningkatan ranah Yu Jie, hal serupa seperti terakhir kali jelas akan terjadi membuat Yu Gang sadar ini semua akan merepotkan.
Yu Gang yang tidak ingin ceroboh seperti pertarungannya dengan Yu Jie terakhir kali segera melayang di udara, dirinya sudah mengambil keputusan untuk habis-habisan kali ini.
“Langsung serius sedari awal? Memang seperti ini seharusnya," ucap Yu Jie sebelum ikut terbang dan melayang di hadapan Yu Gang.
Keduanya sudah saling menatap tajam satu sama lain, seolah tengah menganalisa apa yang akan terjadi juga bagaimana cara unggul saat pertarungan mereka nanti.
“Ada apa? Apa kau ragu melawan generasi muda sepertiku?" tanya Yu Jie dengan senyum remeh.
Yu Gang menghela napas panjang mencoba tidak terpancing, dikuasai emosi saat bertarung akan membuatnya dirugikan dan bukan tidak mungkin dirinya akan ceroboh lagi seperti terakhir kali.
Yu Jie menyadari Yu Gang bisa dengan baik mengendalikan emosinya hanya berdecak kesal, dirinya tidak bias terus diam karena Amukan Naga Surgawi punya batas waktu saat digunakan.
Ctankkk!!!
Yu Jie memberi serangan tiba-tiba dengan pedang di tangannya, hal ini membuat Yu Gang tersenyum lebar seolah paham akan sesuatu.
“Apa teknik peningkatan ranah mu punya batas waktu tidak lama? Bisa kau beritahu padaku kisaran waktunya?" tanya Yu Gang dengan tawa renyah yang terdengar setelahnya.
Ctankkk!!!
Yu Jie tidak menghiraukan segera kembali menebaskan pedangnya, yang mana kembali dapat Yu Gang tangani cukup baik dengan pedang di tangannya.
“Hahaha, teruslah seperti ini. Sesaat efek teknik mu habis mari kita lihat bisa melakukan apa kau di hadapanku!!!" Yu Gang dengan tawa keras.
“Berurusan denganmu tidak akan sesulit itu, jadi berhenti bermimpi menunggu peningkatan ranah ku usai karena itu tidak mungkin terjadi."
Setelah ucapannya, Yu Jie segera menggunakan Tebasan Taring Naga. Memanfaatkan keakuratan teknik tersebut di tambah kecepatan Sayap Naga Surgawi, membuat bagaimana Yu Jie bertarung tampak begitu sulit ditangani.
__ADS_1
Yu Jie setelahnya memang terus mencoba menebas Yu Gang dengan pedang di tangannya, membuat Yu Gang kepayahan meladeni setiap tebasan yang datang sebab Yu Jie tidak sama sekali memberi jeda ketika melakukan itu semua.
“Sial," gumam Yu Gang.
Yu Gang tampak begitu panik saat ayunan pedang Yu Jie terus mencoba menyasar tubuhnya, dari mulai kepala hingga kaki secara bergantian Yu Jie jadikan target tebasan membuat Yu Gang kesulitan.
Ctankkk!!!
Pedang Yu Jie sudah begitu dekat ingin menebas leher Yu Gang, beruntung Yu Gang masih bisa menghalaunya yang mana telat sepersekian detik saja kepalanya bisa hilang sebab tebasan tersebut.
Yu Gang merasa posisinya tidak diuntungkan mulai mencoba mundur untuk membuat jarak, hal ini tidak Yu Jie biarkan dengan terus menempel agar jarak tidak melebar sedikitpun antara mereka.
Wushhh!!!
“Sialan!!!"
Hampir copot jantung Yu Gang ketika pedang Yu Jie melewati kepalanya hanya beberapa senti saja, kupingnya bahkan mulai mengeluarkan darah sebab dirinya menghindari hujaman pedang Yu Jie tidak sempurna.
“Mati kau!!!" Yu Jie yang pedangnya ada tepat di samping kepala Yu Gang segera menebaskan nya.
Yu Gang segera menunduk tidak ingin pedang itu membelah kepalanya, beruntung dirinya berhasil walau sayang Yu Jie melakukan hal lain sebagai lanjutan serangannya.
Kaki Yu Jie telah diselimuti Qi saat menghantam perut Yu Gang, membuat pria tua itu terhempas demikian jauh dan baru berhenti sesaat menghantam kediaman usang yang dijadikannya markas.
Bangunan usang itu segera bergetar hebat sesaat Yu Gang menghantamnya, hingga tidak berapa lama roboh membuat ekspresi wajah Yu Gang memburuk saat itu juga.
“Putraku!!!" Yu Gang memaksa bangkit meski sulit untuk mencari seseorang di reruntuhan bangunan.
Tidak berapa lama Yu Gang mencari dengan menyingkirkan reruntuhan tersebut, segera terlihat Yu Dong dengan kondisi kritis tampak lemas di bawah timbunan reruntuhan.
“Ti— tidak!!!"
Yu Gang segera mencoba mengalirkan Qi ke tubuh Yu Dong, bermaksud menstabilkan kondisi putranya yang memang belum sama sekali sembuh sejak apa yang dilakukan Yu Jie terakhir kali.
Yu Jie melihat hal ini hanya tersenyum sinis, cukup memuakkan menurutnya melihat orang egois yang tidak segan melukai orang lain tetapi tidak terima ketika orang terdekatnya dilukai.
Yu Jie sesaat setelahnya segera melesat sebelum mendarat tepat di tempat Yu Gang berada, yang mana saat mendarat Yu Jie arahkan kakinya pada Yu Gang untuk menendangnya.
Brakkk!!!
Yu Gang segera terhempas dengan tubuh menghantam setiap reruntuhan yang dilaluinya, darah perlahan mengalir dari mulut Yu Gang tanda ada luka dalam dideritanya.
__ADS_1
“Kau, jangan coba-coba ...."
Yu Gang belum menyelesaikan ucapannya ketika pedang Yu Jie telah menebas leher Yu Dong yang tidak biasa berbuat apa-apa, mengakhiri hidup pemuda itu sampai di sana saja.
“Kau!!!"
Sekitar tubuh Yu Gang segera dipenuhi aura miliknya, amarah serta kesedihan tercampur dalam dirinya membuat keinginan menghabisi Yu Jie muncul sampai puncaknya.
Yu Jie baru ingin mengeluarkan auranya untuk melawan tekanan aura milik Yu Gang saat ratusan orang datang, mereka merupakan bawahan Yu Gang yang sebelumnya tersebar untuk berjaga di sekitar sana.
“Tetua Gang, maaf atas keterlambatan kami. Kami sudah berusaha secepat mungkin sampai kemari setelah menyadari ada hal tidak beres tengah terjadi!!!"
Ratusan orang tersebut bergantian memberi penjelasan pada Yu Gang, yang mana hanya Yu Gang hiraukan sebab emosi luar biasa yang kini menyelimuti dirinya.
“Tetua Gang, apa ada hal bisa kami lakukan?" tanya salah satu dari mereka.
Slashhh!!!
Kepala seseorang yang baru bertanya segera putus dari tubuhnya, Yu Gang lah yang menebasnya membuat ratusan yang lain menelan ludah tanpa kata.
“Untuk apa bertanya, cepat bantu aku menghabisinya!!!" seru Yu Gang pada setiap bawahannya.
"Baik, Tetua Gang!!!" seru mereka serempak.
Ada ratusan orang kini harus dirinya hadapi tidak membuat Yu Jie gentar sedikitpun, yang mana baru Yu Jie bersiap menyerang, tiba-tiba ada gerombolan lain datang dari arah belakangnya.
Bukan hanya Yu Jie yang terkejut tetapi Yu Gang juga orang-orangnya, jumlah gerombolan yang baru datang beberapa kali lebih banyak dari bawahan Yu Gang membuat keadaan di sana semakin ramai.
“Ba— bagaimana bisa?!!" Yu Gang menolak percaya.
“Patriak Jie, kami datang ke sini untuk membantumu!!!" seru serempak gerombolan dari arah belakang Yu Jie.
Jumlah mereka ribuan dan beberapa Yu Jie kenali, yang mana Yu Pao, Yu Wen juga Yu Man ada di depan dari ribuan orang tersebut yang tidak lain merupakan anggota klan yang setia padanya.
Brakkk!!!
Seorang pria dengan wibawa luar biasa tiba-tiba mendarat di sisi Yu Jie saat itu semua terjadi, yang mana segera menelan ludah Yu Gang juga orang-orangnya sebab mengenali siapa pria itu.
“Huahaha, apa sekarang sudah waktunya untukku ikut ambil bagian?" Bai San dengan tawa renyah.
Yu Jie hanya mengangguk pelan, dirinya tidak memusingkan datangnya mereka selagi bisa menghabisi Yu Gang secepatnya dan membawa kembali Xia Mei yang kemungkinan ada di tangan Yu Gang.
__ADS_1