Sistem Kesombongan Surgawi

Sistem Kesombongan Surgawi
Menyingkirkan Kelompok Buatan Yu Gang


__ADS_3

Yu Jie menatap diam bangunan usang nampak hampir rubuh di hadapannya, perlahan senyum mulai mengembang di wajah Yu Jie bersamaan dengan itu.


“Saatnya menghabisi kalian, kumpulan sialan," gumam Yu Jie.


Yu Jie menghampiri bangunan tersebut sebelum berhenti tidak jauh darinya, perlahan Qi dirinya alirkan ke tangan yang telah terkepal sebelum memukulkannya pada bangunan tersebut.


Buaghhh!!!!


Bangunan usang yang bahkan tampak akan rubuh ketika terkena angin kencang tersebut jelas bergetar hebat setelah Yu Jie memukulnya, bangunan itu tampak berusaha untuk tetap berdiri meski pada akhirnya rubuh juga.


Brukkk!!!


Suara keras jatuhnya bangunan terdengar, kini bangunan tersebut tidak beda dengan sebuah reruntuhan yang mana di sana tengah ada sekian banyak orang berusaha keluar dari puing-puing yang menimpa mereka.


“Sialan, bagaimana bisa bangunan bobrok ini rubuh tiba-tiba?!!"


“Hei, bantu aku. Bekas tembok bangunannya menimpa kakiku!!!"


“Berhenti berisik, sialan. Aku juga tengah kesulitan, kau tidak lihat kepalaku? Ini berdarah sebab genting menghantamnya tidak berapa lama lalu!!!"


Kehebohan terjadi sebab rasa kesal orang-orang yang tengah ada di dalam saat rubuhnya bangunan tersebut, mereka semua adalah anggota kelompok bentukan Yu Gang yang mendapat tugas untuk mengacau.


“Sekarang giliran aku mengacaukan kalian," gumam Yu Jie sebelum terbang melayang di atas mereka semua.


Kehadiran Yu Jie belum mereka sadari sebab masih sibuk sendiri keluar dari reruntuhan, sampai Yu Jie berteriak barulah fokus mereka terarah pada Yu Jie.


“Bagaimana rasanya, sialan?!!" tanya Yu Jie dengan nada tinggi.


Setiap orang di reruntuhan hanya mendongak untuk menatap Yu Jie, jelas mereka paham kalau rubuhnya bangunan tersebut bisa jadi ada kaitannya dengan Yu Jie.


“Sialan, sejak kapan dirinya datang?!!"


“Hei, angkat senjata kalian. Kita harus segera menyerangnya sebelum sampah itu melakukan sesuatu."


“Bagaimana aku mengangkat senjataku ketika pedang itu masih tertimbun puing, lebih baik kau bantu aku mencarinya ketimbang mengoceh seperti itu!!!"

__ADS_1


Kebanyakan bawahan Yu Gang ricuh sendiri sebab rasa panik akan kehadiran Yu Jie, hal ini membuat Yu Jie tertawa geli mempertanyakan bagaimana bisa Yu Gang membentuk kelompok yang isinya orang-orang semacam ini.


“Haha, aku rasa kalian memang sudah siap menyambut ajal yang akan segera datang," ucap Yu Jie seraya mengangkat pedangnya.


Puluhan orang di bawah Yu Jie segera terbelalak melihat itu, mereka tau ini akan berbahaya sebab sosok Yu Jie adalah orang yang bahkan bisa imbang bertarung dengan pemimpin mereka.


“Tu— tunggu, Patriak Jie. Kami menyerah!!!" seru mereka hampir bersamaan.


Mereka sadar kalau untuk melawan Yu Jie kemungkinan mereka menang mendekati kosong, apalagi kabur dengan tubuh penuh luka seperti sekarang yang membuat kesempatannya sama kosongnya.


“Kalian menyerah?" tanya Yu Jie dengan pedang yang bisa kapan saja diayunkan.


“Be— benar, kami menyerah bahkan bersedia memihak Anda!!!"


“Benar, Patriak Jie. Kami bersedia mengakui Anda sebagai pemimpin kami asal Anda membiarkan kami hidup."


Yu Jie sempat diam sebelum senyum lebar muncul di wajahnya, sejak awal dirinya tidak ada keinginan membiarkan orang-orang macam mereka hidup sebab malah akan menimbulkan masalah kedepannya.


“Orang-orang macam kalian bisa dengan mudah berkhianat, aku benci pengkhianat jadi apa kalian paham maksudnya?" tanya Yu Jie.


“Benar, itu artinya tidak ada kesempatan untuk kalian bisa hidup. Sekarang selamat tinggal, kalian harus merasa bangga sebab akan mati di tanganku," ucap Yu Jie dengan senyum seringai.


[10% exp juga 100 poin sistem Tuan Yu Jie terima karena terpicu nya kesombongan murni]


Pedang di tangan Yu Jie segera mengayun menciptakan lesatan Qi demikian besar, lesatan tersebut bergerak amat cepat mengarah puluhan orang di bawahnya sebelum menebas tubuh mereka menjadi dua.


Puluhan orang itu bahkan tidak sempat bereaksi saat kematian menghampiri mereka, membuktikan seberapa cepat lesatan Qi Yu Jie mengambil nyawa mereka.


Aliran darah segera keluar dari setiap tubuh puluhan orang itu membuat bau anyir semerbak tercium terbawa angin, pada saat yang sama Yu Jie sudah mendarat di tanah merasa tugasnya di sana telah selesai.


[Misi yang sistem berikan telah berhasil Tuan selesaikan, penyebab rusaknya nama Anda sudah sepenuhnya dihabisi sehingga kemungkinan hal sama terulang kembali hampir tidak ada. 50% exp juga 100 poin sistem akan diberikan sebagai imbalan]


Yu Jie segera tersenyum melihat pesan selesainya misi, pada saat yang sama ada dua orang terbang menghampirinya yang tidak lain merupakan Yu Pao juga Yu Wen.


“Lapor, Patriak Jie. Dua kelompok lain telah kami bereskan sesuai perintah mu," keduanya tepat setelah mendarat.

__ADS_1


Yu Jie hanya mengangguk mengiyakan, tidak lama dirinya menoleh ke sana kemari mencari satu orang lagi yang ditugaskan olehnya untuk melakukan hal serupa.


Ada lima kelompok bentukan Yu Gang sesaat pria tua itu pergi dari sekte, semua yang dilakukan kelompok-kelompok ini adalah membuat klan Yu tampak buruk guna melemahkan pengaruh klan Yu.


Dengan Yu Jie yang baru menyelesaikan bagiannya juga Yu Wen dan Yu Dong berhasil melakukan hal serupa berarti tersisa dua kelompok lagi untuk dibereskan, yang mana satu dari dua kelompok ini seharusnya akan menyusul hancur sebab Yu Jie telah menugaskan orang untuk membereskan mereka.


“Patriak Jie, maaf aku terlambat!!!"


Seorang pria dua puluhan tahun nampak baru datang dengan napas terputus, seperti habis lari sekuat tenaga pria itu untuk sampai di sana.


Yu Man merupakan nama pria itu, yang mana dirinya merupakan salah satu anggota elite klan yang sempat di hajar Yu Jie saat pelatihan pertama kali dilakukan. Orang yang sama juga pria yang Yu Jie berikan buku bela diri pertama kali untuk diajarkan pada yang lain.


“Patriak Jie, apa yang dirimu tugaskan padaku telah berhasil aku juga yang lain selesaikan," ucap Yu Man memberi hormatnya.


Yu Jie hanya tersenyum menanggapinya, Yu Man memiliki bakat cukup baik sehingga dirinya persiapkan untuk Yu Man mengisi posisi tetua ketiga yang kini telah kosong sebab Yu Pao juga Yu Wen telah naik menjadi tetua pertama dan kedua.


“Kerja bagus kalian bertiga, sekarang ayo kita persiapkan diri untuk menyingkirkan satu kelompok tersisa." Yu Jie penuh keseriusan.


Mendengar ini, Yu Pao, Yu Wen juga Yu Man segera mengangguk mengerti. Berbeda dengan saat menyingkirkan kelompok-kelompok sebelumnya, kelompok terakhir bentukan Yu Gang ini jauh lebih spesial karena dipimpin langsung oleh Yu Sheng mantan tetua kedua.


“Hei, kalian tidak takut, kan?" tanya Yu Jie menyadari wajah tegang ketiganya.


“Tentu saja tidak, Patriak Jie," ucap Yu Pao cepat mencoba menyangkal.


“Ak— aku juga tidak," timpal Yu Wen meski wajah tegang penuh kekhawatirannya masih belum hilang.


“Aku takut, Patriak Jie. Bagaimanapun Yu Sheng adalah kultivator hebat dengan kekuatan sedikit di bawah Yu Gang." Yu Man memilih jujur.


Yu Jie segera tertawa kecil mendengar ini, setelahnya berkata, “Tidak perlu takut. Aku, Yu Jie adalah orang yang seharusnya mereka takuti."


[10% exp juga 100 poin sistem Tuan Yu Jie terima karena terpicu nya kesombongan murni]


Ketiganya jelas terkejut mendengar ini, mereka merasa Yu Jie begitu luar biasa sebab kepercayaan dirinya yang mampu membuat orang kagum melihatnya.


“Anda benar, Patriak Jie!!!" seru ketiganya bersamaan.

__ADS_1


__ADS_2