
Pertempuran di antara para prajurit tepat berhenti saat matahari terbit, perbedaan jumlah menjadi penyebab hal ini. Prajurit yang memihak bangsawan Jang memang jauh lebih sedikit sehingga tidak butuh waktu lama sampai mereka semua habis tidak bersisa.
“Tuan Putri, para penghianat sudah kami habisi!!!" Sekitar belasan ribu prajurit serempak memberi hormat.
Xiang He baru ingin menanggapi saat Yu Jie menghentikannya, Yu Jie segera terbang dengan teknik miliknya membuat setiap mata terpaku kagum padanya.
“Luar biasa, pantas saja Tuan Putri meminta bantuannya!"
“Benar, dengan dukungan kultivator Jiwa Bumi tahap Puncak di pihak kita ... bahkan sekte Pedang Darah yang mendukung pangeran pertama saja mungkin tidak ada apa-apanya."
Yu Jie tersenyum kecil mendengar pembicaraan di antara prajurit kerajaan, anggapan kultivator yang bisa terbang berarti merupakan kultivator Jiwa Bumi tahap Puncak cukup membantunya mendapat dukungan juga mengintimidasi setiap lawan.
“Setiap prajurit, dengar. Tugas kalian belum selesai!" seru Yu Jie.
Setiap prajurit mulai menatap Yu Jie penuh penasaran, jika tujuan Yu Jie mengumpulkan mereka adalah untuk menyingkirkan pengaruh bangsawan Jang di antara para prajurit maka itu sudah mereka lakukan.
Meski demikian, Yu Jie berkata belum selesai. Mereka pertanyakan apa lagi yang Yu Jie minta untuk mereka lakukan.
“Sekarang tunjukan jalan ke kediaman bangsawan Jang, kita ratakan mereka sekalian agar tidak berani lagi mengacau di kerajaan!" seru Yu Jie melanjutkan.
Para prajurit segera terbelalak mendengar ini, sebab berarti penyingkiran keluarga bangsawan yang terhormat akan dilakukan dan hal ini tidak biasanya terjadi.
Penasihat raja dengan terburu-buru menghampiri Yu Jie, mendongak ke atas setelahnya untuk menghadap Yu Jie yang tengah melayang di udara.
“Apa?" tanya Yu Jie.
“Tuan, penyingkiran keluarga bangsawan semacam ini tidak sepatutnya dilakukan," ucap penasihat raja.
Yu Jie sempat mengangkat alisnya sebelum diam tanpa kata, mempersilahkan penasihat raja melanjutkan perkataannya.
“Ba— bagaimanapun keluarga Jang sudah mengabdi pada kerajaan ratusan tahun lamanya, tidak hanya itu mereka juga membantu kerajaan dengan mengirim orang berbakat dan memberi upeti demikian besar selama masa pengabdiannya."
__ADS_1
“Lalu apa? Jika mengirim orang berarti menggunakannya untuk pemberontakan maka itu tidak dibenarkan, untuk upeti itu sudah kewajiban memberikannya karena pada dasarnya itu berasal dari warga," ucap Yu Jie.
Penasihat raja hanya bungkam, apa yang Yu Jie ucapkan semuanya benar sehingga tidak dapat menyangkal.
“Xiang He, siapa nama Penasihat Raja ini?" tanya Yu Jie tiba-tiba.
Ekspresi penasihat raja memburuk tiba-tiba, menyadari apa yang baru dilakukannya adalah kebodohan dengan membela keluarga Jang terang-terangan.
“Namanya Jang Dao, Tuan Muda Jie." Xiang He tanpa merasa ada keanehan.
“Haha, membicarakan orang berbakat dari keluarga Jang ternyata kau merupakan salah satunya? Mu Yang, habisi dirinya!" seru Yu Jie.
Xiang He baru sadar apa maksud Yu Jie menanyakan nama penasihat raja, dirinya tidak pernah berpikir penasihat raja terlibat sebab sudah sedari lama penasihat raja mengabdi pada ayahnya.
“Penasihat Dao, ternyata dirimu salah satu dari mereka?" Xiang He menatap Jang Dao penuh tidak percaya.
Jang Dao baru ingin menyangkal saat Mu Yang sudah ada di hadapannya, mengangkat pedang tinggi sebelum menebas lehernya.
“Di antara kalian, apa masih ada yang menjadi bagian keluarga Jang?" tanya Yu Jie dengan sorot mata tajam.
Para petinggi kerajaan mulai melirik satu sama lain termasuk para jenderal, tidak berapa lama maju beberapa orang di antara petinggi kerajaan.
“Tuan, mohon ampuni kami!" seru mereka serempak.
Yu Jie segera terbang rendah sebelum sampai di hadapan mereka, dirinya menanyakan beberapa hal guna memperjelas semuanya.
“Itu semua sudah seluruhnya yang kami ketahui, Tuan. Mohon jangan habisi kami," ucap satu dari mereka.
Yu Jie mengangguk pelan sebelum berkata, “Aku mengerti, aku tidak akan mengambil nyawa kalian tetapi tidak dengan Mu Yang. Jenderal Yang, hukum mati mereka!"
Beberapa petinggi kerajaan yang sempat memasang wajah cerah sebab Yu Jie tidak akan membunuh mereka kini memburuk tiba-tiba, sebab harapan palsu yang hanya membawa ketenangan sementara.
__ADS_1
Mu Yang tanpa basa-basi langsung menebas leher masing-masing dari mereka, hal ini membuat istana bersih seluruhnya dari para pemberontak yang berasal dari keluarga Jang.
Yu Jie segera menghampiri Xiang He sebelum menyampaikan apa yang diketahuinya dari beberapa petinggi kerjaan sebelumnya, yaitu terkait keluarga Jang yang ingin mengambil kesempatan di tengah perselisihan dalam keluarga raja.
“Siapapun yang menang antara dirimu atau kakakmu tidak ada artinya jika keluarga Jang masih ada, mereka akan tetap menusuk kalian saat waktunya tiba," ucap Yu Jie menutup penjelasannya.
Xiang He hanya diam dengan mulut bergetar,nampak terkejut dengan fakta bagaimana kotornya perebutan tahta dilakukan.
“Tidak perlu khawatir sebab aku akan menyingkirkan seluruh dari mereka, hingga kau bisa tenang menduduki posisi Ratu kerajaan nantinya," ucap Yu Jie yang kembali bersiap terbang.
Xiang He segera berkata, “Tunggu, Tuan Muda Jie. Bagaimana jika saat aku menjadi Ratu, ayahku sembuh dari kritisnya. Apa aku diperbolehkan menyerahkan kerajaan ini kembali padanya?"
“Lakukan, maka akan langsung aku habisi dirinya agar kau bisa kembali menjadi ratu setelahnya. Jangan melepas begitu mudah apa yang sudah aku beri sebab itu bisa membuatku marah," ucap Yu Jie dengan sorot mata dingin.
Xiang He hanya bisa diam mendengar ini, dirinya benar-benar tidak siap melihat Yu Jie yang seperti ini. Belum lagi, ketidaksenangan di mata Yu Jie kali ini ditujukan padanya.
“Ak— aku mengerti, mohon maafkan pertanyaan lancangku," ucap Xiang He, menyadari dirinya tidak pernah ada di posisi setara dengan Yu Jie.
Yu Jie hanya membiarkan Xiang He memahami ucapannya dengan terbang menuju setiap prajurit kerajaan, berharap Xiang He tidak terlalu merasa terbebani dengan permintaannya.
Yu Jie bukan bermaksud memaksa Xiang He menduduki posisi ratu, dirinya hanya ingin orang yang dirinya percaya duduk di posisi strategis kerajaan ini.
Yu Jie di kehidupan keduanya bukanlah orang baik seperti saat di kehidupan pertama, sehingga setiap apa yang dilakukan tidak hanya bertujuan membantu tanpa mendapatkan apa-apa.
“Baik klan Yu ataupun kerajaan Zirah Besi, kalian semua akan berguna untuk membantuku memerangi Bao Cheng juga antek-antek Aliansi Surgawi-nya." Yu Jie dengan sorot mata terpancar dendam.
Yu Jie sudah sampai di hadapan setiap prajurit ketika mereka menunggunya memberi perintah, posisi Yu Jie di kerajaan kini sudah jelas terlihat sebab seorang jenderal macam Mu Yang saja menuruti perintahnya.
“Setiap dari kalian, bersiap membersihkan kerajaan ini dari para pemberontak macam keluarga Jang!" seru Yu Jie.
“Siap, Tuan!" ucap mereka serempak, yang mana suaranya mungkin bisa terdengar hingga pemukiman sekitar istana.
__ADS_1