Sistem Kesombongan Surgawi

Sistem Kesombongan Surgawi
Amarah


__ADS_3

Sesaat pancaran aura memenuhi tubuh Yu Jie, lima orang dengan jubah tertutup nampak waspada.


Mereka paham ada hal tidak baik akan terjadi, sebab ini satu dari mereka yang membawa Xia Mei melangkah mundur mencoba menjauh dari Yu Jie.


Satu orang mundur empat yang lain melangkah maju, mereka seolah ingin menumbangkan Yu Jie agar tidak lagi mengganggu urusan mereka.


“Ingin dengan cara apa kalian aku habisi?" tanya Yu Jie dengan sorot mata tajam menusuk.


[10% exp juga 100 poin sistem Tuan Yu Jie terima karena terpicu nya kesombongan murni]


Empat orang di hadapan Yu Jie sempat menatap Yu Jie dingin sebelum mengangguk bersamaan, serpihan es perlahan terbentuk dari Qi mereka sebelum terpencar ke arah Yu Jie berada.


“Mainan anak-anak!!!"


Yu Jie menggunakan Tebasan Taring Naga, setiap serpihan es tersebut dapat Yu Jie tebas membuatnya pecah menjadi beberapa bagian kecil sebelum terjatuh.


Melihat serpihan es mereka tidak dapat melukai Yu Jie, keempat orang kembali membentuk es dari Qi mereka. Kali ini berbentuk sebuah bulatan serupa bola yang tidak lama setelahnya melaju cepat ke arah Yu Jie.


Yu Jie yang keakuratan tebasan pedangnya tengah melonjak sebab teknik yang digunakan tanpa ragu menebas setiap bola es tersebut, bola es sesaat kemudian pecah membuat serpihannya tersebar.


Cukup banyak serpihan es tersebut menancap di tubuh Yu Jie, dirinya segera berdecak kesal karena sadar kalau teknik yang keempatnya gunakan serupa dengan sebelumnya hanya berbeda bentuk juga cara kerjanya saja.


“Cukup pintar, tetapi ini belum cukup," ucap Yu Jie.


Tidak menghiraukan serpihan es yang banyak menancap, Yu Jie saat itu juga langsung bergerak ke arah keempatnya berada.


Keempat orang itu segera membentuk perisai es dari Qi mereka, hal ini Yu Jie tanggapi tenang sebab sudah mengerti cara menanganinya.


“Perisai es ini bahkan tidak bisa menahan tebasan pedangku sebelumnya," gumam Yu Jie.


Sesaat Yu Jie menebas perisai es tersebut, benar saja perisai es itu segera hancur, tidak memberi waktu perisai es kembali terbentuk, segera Yu Jie tebas pedangnya ke satu orang paling dekat dengannya.


Slashhh!!!


“Arghhh!!!"


Seruan dari satu orang yang bahu kirinya menerima tebasan pedang Yu Jie terdengar, pria yang baru menerima luka segera mundur ditemani satu orang lain untuk merawat lukanya.

__ADS_1


Yu Jie segera melihat kalau luka yang baru dirinya torehkan seolah dibekukan, membuat darah dari luka tersebut berhenti mengalir dan keduanya bisa segera maju kembali untuk menghadapi Yu Jie.


“Menyebalkan," gumam Yu Jie.


Yu Jie paham kalau terus seperti ini segalanya akan menjadi buruk untuknya, sehingga memiliki pikiran untuk menumbangkan keempatnya sekaligus agar tidak lagi bisa saling merawat luka satu sama lainnya.


Yu Jie dengan Sayap Naga Surgawi segera melesat setengah terbang, kecepatannya yang luar biasa membuat Yu Jie bisa memotong jarak demikian singkatnya.


Masing-masing dari keempat orang tersebut jelas terkejut, mereka tidak menyangka Yu Jie akan bisa menambah kecepatan geraknya setinggi itu.


“Mati!!!" seru Yu Jie.


Yu Jie tidak membuang kesempatan segera menebaskan pedangnya dengan melebar untuk menjangkau keempatnya langsung, hal ini terbukti berhasil membuat keempat orang yang tampak tidak siap sama sekali tidak memiliki kesempatan menghindar.


Slashhh!!!


Keempatnya segera ambruk dan tidak bisa bangkit lagi sebab tekanan aura Yu Jie. Mencoba tidak menghiraukan mereka yang jatuh, segera Yu Jie hampiri satu pria tersisa yang membawa Xia Mei di pundaknya.


[Peringatan, ada sosok berbahaya yang bisa mengancam nyawa Tuan. Sistem harap Tuan berhati-hati dan tidak gegabah!!!]


“Kau cukup kuat."


Yu Jie segera mendongak untuk melihat siapa yang berbicara, itu merupakan satu pria tersisa yang membawa Xia Mei bersamanya.


Saat mata Yu Jie dengan pria itu bertemu, segera Yu Jie rasakan dingin menusuk menyelimuti tubuhnya.


“Apa pria ini yang sistem maksud berbahaya?" Yu Jie penuh tanda tanya.


Yu Jie tidak memedulikan peringatan sistem terus melangkah, mau betapa berbahayanya pria itu tidak merubah fakta jika Xia Mei tengah ada di tangannya sehingga tidak ada alasan untuk Yu Jie ragu.


“Mati kau!!!"


Yu Jie dengan kecepatan luar biasanya sudah ada di hadapan pria itu, pedang juga sudah Yu Jie angkat untuk diayunkan mengarah leher pria tersebut.


Wushhh!!!


Saat pedang Yu Jie mengayun, pria itu tiba-tiba menghilang dari tempatnya entah kemana bersama Xia Mei, membuat Yu Jie menoleh ke sekitar penuh kekhawatiran.

__ADS_1


“Sialan, jika kau kuat maka hadapi aku!!! Berbahaya apanya kalau kau kabur macam pengecut seperti ini?!!" seru Yu Jie.


Yu Jie tidak hilang akal segera berlari menghampiri empat orang yang telah dirinya jatuhkan sebelumnya, ingin Yu Jie tanya pada mereka kemana satu pria tersisa kabur bahkan walau harus memberi siksaan pedih agar mereka mau berbicara.


Sayang seribu sayang saat Yu Jie baru sampai, tubuh keempat orang tersebut tiba-tiba membeku sebelum menjadi es seutuhnya.


“Ti— tidak!!!"


Yu Jie merasa ada hal buruk akan terjadi, segera mencoba menyentuh tubuh salah satu dari mereka untuk mencegah hal tidak diinginkan. Sayang baru jemarinya menempel, tubuh pria yang baru disentuhnya retak sebelum hancur berkeping-keping menjadi serpihan es.


Bersamaan dengan hancurnya tubuh pria di dekat Yu Jie, tubuh tiga yang lain juga mengalami hal serupa, membuat tidak tersisa seorang pun di dana selain Yu Jie itu sendiri.


“Ini ... tubuh kloning," gumam Yu Jie setelah memeriksa serpihan es dari tubuh yang hancur.


Perasaan campur aduk segera memenuhi dirasakan Yu Jie, kloning merupakan hal yang sulit untuk dilakukan bahkan di kehidupan pertamanya sekalipun.


Membentuk tubuh identik beserta kesadaran untuk menyerupai tubuh asli dengan kekuatan setengah pemiliknya, membuat salah satunya saja kultivator Jiwa Bumi tahap Puncak butuh beratus tahun lamanya.


Kini ada empat tubuh kloning dengan kesadaran serupa jelas menyadarkan Yu Jie akan seberapa kuat pemiliknya, tidak perlu menebak karena pastilah satu orang yang baru kabur pemilik dari empat tubuh kloning tersebut.


“Pantas saja sistem memberi peringatan untuk pertama kalinya, jika sudah seperti ini aku harus apa?" Yu Jie jatuh berlutut dengan kepala sakit memikirkan semua itu.


Yu Jie segera menebak-nebak apa alasan pria itu membawa paksa Xia Mei, Yu Jie tidak merasa memiliki musuh selain Yu Gang dan orang-orangnya membuat tuduhan Yu Jie semakin mantap mengarah ke mereka.


“Yu Gang sialan, apa dirinya meminta bantuan pihak luar untuk berurusan denganku," Yu Jie dengan jemarinya yang terkepal erat.


“Jika sudah seperti ini, maka mari kita selesaikan segalanya," ucap Yu Jie geram.


Yu Jie baru melangkah saat dari arah berlawanan muncul Bai Yin bersama orang-orangnya, mereka nampaknya menyadari ada pertarungan hingga akhirnya bisa sampai di sana.


“Tuan Muda Jie, apa yang terjadi? Apa adikmu sudah ditemukan, lalu apakah ini ada hubungannya dengan kultivator misterius yang tengah klanku selidiki?" tanya Bai Yin.


Yu Jie tidak menghiraukan Bai Yin sedikitpun, hanya melangkah melalui Bai Yin juga orang-orangnya.


Hal ini membuat Bai Yin sadar ada hal tidak beres baru terjadi, sehingga memutuskan untuk melakukan sesuatu takut Yu Jie mengambil keputusan gegabah.


“Cepat beritahu ayahku mengenai hal ini, aku takut Tuan Muda Jie melakukan hal bodoh karena amarahnya," bisik Bai Yin pada anggota klannya, setelah melihat sendiri sorot mata penuh kebencian terpancar dari dua bola mata Yu Jie.

__ADS_1


__ADS_2