SUAMI KU DAUN MUDA

SUAMI KU DAUN MUDA
Bab 22 - Taktik dua kubu


__ADS_3

Tiga hari berlalu setelah kejadian di kediaman Axel yang pada akhirnya membuat kedua paruh baya pemilik rumah mewah itu terkena syok terapi atas apa yang Axel lakukan.


Selama perjalanan pulang Axel juga mengamati sekitar,dan ia masih menemukan para pengintai dari seseorang yang ia curigai.Farhan yang gesit dan para bodyguardnya yang diam diam mengikuti Axel dari ia pergi sampai ia kembali mengangantar Salwa berhasil menghalau hingga para penguntit itu kehilangan jejak Axel.


Salwa yang tak sengaja tertidur di samping Axel membuatnya tetap tenang dan tak akan mencurigai apapun dan itu membuat Axel lega.


Pagi ini di kediaman Axel,jadwal sarapan yang selalu di lalui dengan saling diam kini benar benar seperti area pemakaman,bahkan suara detingan sendok yang biasa nya terdengar pagi ini sama sekali tak terdengar.


Tuan Erland,sang ayah sedang menatapnya tajam setelah tadi Axel mengatakan sesuatu yang membuat pria paruhbaya itu menghentikan sarapan yang baru saja ia mulai.


"Apa kamu benar benar mau mengambil resiko ini ?"Tanya Sang ayah.


"Ck !"resiko apa yang ayah maksud,ayah pikir aku akan menikahi seorang gadis mafia ?" Axel sungguh kesal dengan pernyataan sang ayah yang sama terus menerus.


"Dia itu dari kalangan orang biasa Axel !"Timpal sang ibu tiri.


"Orang biasa seperti ibu ku bukan ?"jadi jika aku menikahinya aku sudah sama seperti ayah yang memilih ibu untuk meneruskan generasi keluarga ini !"Axel menatap nona Mayara datar."Tapi aku tidak akan seperti ayah yang akan memiliki dua istri karena hanya sebuah penerus !"Axel langsung bangkit dari duduknya setelah mengucapkan kalimat terakhirnya,dan berlalu pergi.


Sedangkan sang ayah menatap sendu punggung kokoh itu yang semakin menjauh dan menghilang di balik tembok,ia tahu betul kehilangan ibunya adalah hal yang paling menyakitkan di hidup Axel,namun ia sudah berusaha membuat Mayara menjadi ibu pengganti untuk sang anak,tapi sayangnya Axel sama sekali tak pernah menganggap Mayara sebagai ibunya,jika saja Tuan Erland tahu bagaimana istri pertamanya itu


memperlakukan Axel kecil dengan seenaknnya,ia mungkin tak akan memaksa Axel untuk mengakui Mayara sebagai ibu nya.


"Aku rasa kunci dari semua ini adalah wanita itu yah !".Celetuk sang istri.


"Apa maksud mu ?"


"Kita yakinkan saja dia untuk menjauhi Axel dengan uang misalnya atau kalau perlu kita angkat kakak laki laki nya yang sekarang bekerja di perusahaan sebagai direktur ?"


"Maksudmu,wanita kemarin itu adik dari salah satu pegawai kita ?".sang istri mengangguk.


"Aku sudah mencari tahu lewat Damar mas,dan ternyata gadis kemarin itu adalah adik dari manager keuangan kita".lanjutnya.


Jadi dia adalah adik dari Bima,apa bima yang mempertemukan mereka,tuan Erland terus menerka.karena bagaimana pun ia harus memiliki jurus jitu untuk membuat Axel atau wanita itu saling menjauh,bukan tanpa alasan Tuan Erland melakukan ini,ia sudah berjanji kepada seseorang akan menjodohkan Axel dengan anak gadis dari teman serta kolega bisnisnya yang sudah ia kenal sejak Axel dan gadis itu masih sama sama belia.


"Bilang ke Damar,suruh ia memantau seberapa dekat Axel dengan Bima itu !"Mayara sang istri mengangguk dengan senyum cerah secerah matahari hari ini.


***

__ADS_1


Di kafe,Salwa tengah melakukan rutinitasnya seperti biasa,ia membolak balik kertas yang berisi data pemasukan itu beberapa kali.ia juga mengecek stok bahan apa saja yang sudah hampir habis dan bahan bahan yang sudah harus ia retur.


"Sal !"Panggil Jack dari arah pintu yang terbuka.


Salwa mendongak,"masuk Jack !" Jack masuk dengan membawa sebuah buku catatan.


"Ini semua bahan yang sudah harus di beli dan bahan bahan yang harus kita retur hari ini".Salwa membuka buku tersebut dan mencocokkan dengan data yang ia punya.


"Iya Jack data kita sama,terus persediaan daging kita bagaimana ?"Salwa mengembalikan buku catatan itu ke Jack.


"Kemarin aku sudah menghubungi pak Didi untuk segera mengirimkan daging yang kita butuhkan hari ini,jika melihat peningkatan para pelanggan sepertinya kita harus menambahkan persediaan."Ujar Jack.


Salwa mulai menimang,menambah stok ia rasa tidak masalah karena di ruang pendingin di dapur masih muat jika menambah beberapa kilo daging dan seafood."Oke Jack,atur saja ya !" Jack mengangguk dan pamit untuk kembali ke ruangannya sendiri.


Tring


Suara dering ponsel mengalihkan fokus Salwa,"Axel !"gumamnya.ia menggeser layarnya dan panggilan itu tersambung.


"Assallamualaikum,wahai anak muda ?"Salwa menyapa Axel di seberang sana.


"Ada apa ?"tanya Salwa.


"Bisakah nanti kita malam bersama ?"Salwa yang mendengar ajakan Axel menimang sebentar."Apa kamu tidak sibuk setelah hari itu kamu menentang ayahmu ?"Axel terbahak di seberang sana.


"Apa aku terlihat tertekan nona dewasa ?"Salwa tertawa.


"Oke aku akan menerima ajakan mu !"Ujar Salwa.


"Yes,akan menjemputmu nanti.dah aku sayang kamu !"


Tut


Panggilan langsung di putus begitu saja oleh Salwa,bukan tanpa alasan jika Salwa menanggapi ucpan Axel.ia akan terus menggodanya dengan gomblan recehnya yang tak akan ada habisnya.


Sedangkan di seberang sana Axel memanyunkan bibirnya karena Salwa tak membalas ungkapan sayang nya."Kenapa pak ?"tanya Farhan.


"Apa kah perempuan selalu merasa malu hanya dengan membalas ucapan sayang seorang pria,aku sungguh tak mengerti."Axel membanting ponsel itu dimeja kerjanya.

__ADS_1


Farhan hanya bisa mendengus,"bagaimana nona Salwa tak memutuskan sepihak sambungan teleponnya jika tahu setelah kata sayang itu akan ada kelanjutan gombalan yang tak bermutu dari pria muda ini."Batin Farhan.


"Han,reservasi restoran untukku dan Salwa,dan pastikan tak ada pengganggu !" Baik pak,Farhan mengangguk.


***


Wanita paruhbaya yang di temui pria bernama Lucas beberapa waktu lalu,kini ia mulai melakukan penyerangn secara intens terhadap anak muda putra dari Rima Nayanti.


Ia sudah mengantongi siapa saja yang dekat dengan anak yang ibunya membuat anak lain menjadi seorang anak yatim,walau pada kenyataannya semua itu murni kesalahan suaminya bukan kesalahan wanita yang kini sudah berada di alam kubur.


"Kapan anda akan terbang ke Indonesia nyonya ?"tanya asisten pribadi sekaligus pengawalnya itu.


"Tunggu waktu yang tepat Jer,tapi kau bisa mulai melakukan serangan serangan itu kepadanya.jika di pikir kita mendapatkan sebuah keuntungan yang besar."Ujarnya dengan tawa dinginnya.


"Maksud anda Nyonya ?"


"Wanita yang kini sedang bersama dengannya,kita bisa menghancurkan ia lebih dalam lagi jika wanita itu bisa berpaling kepada Lucas."Asisten yang bernama Jery itu mengangguk kecil.


"Apa kah kau sudah menghapus semua jejak tentang mantan suaminya yang sudah mati itu ?"


"Sudah nyonya,semua hal yang terkait dengannya sudah saya hapus secara permanen,saya yakin dia tidak akan bisa lagi mencari tahu lebih dalam tentang nya,saya juga sudah membuat virus baru yang akan langsung masuk ke sistem anak muda itu jika ia kembali berusaha membobol pertahanan kita.


Jika sang nyonya besar ini menyiapkan alat perang,berbeda dengan Axel ia diam diam sudah menyiapkan sebuah pertahanann yang tak akan di duga oleh wanita paruhbaya ini.


.


.


.


"Bagaimana Bara ?"


"Seperti yang anda duga bos,ia melakukan semua hal yang anda perkirakan."


"Segera hubungi Max,suruh ia percepat pengiriman barangnya."Baik pak,saya akan segera melaksanakannya.


...🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤...

__ADS_1


__ADS_2