SUAMI KU DAUN MUDA

SUAMI KU DAUN MUDA
Bab 28 - Axel tetap pada tekadnya


__ADS_3

Perbincangan para pria tampan dengan kecerdasan di bidangnya masing masing tadi pagi berakhir dengan diam nya Axel yang tak mau lagi membahas hal itu.kini ia duduk termenung menatap wanita mungil yang sangat ia dambakan dari awal pertemuan mereka.


Axel diam dalam kata maupun dalam benaknya,ia sama sekali tak tahu harus melakukan apa.ia bisa saja berbohong tapi bagaimana jika akhirnya Salwa tahu,jawaban apa yang harus ia jelaskan.


"Puk"


Tepukan halus di pundaknya membuat ia mendongak.ternyata Farhan dan Jo datang setelah merundingkan sesuatu.


"Apa yang sudah kamu peroleh Han ?"


Farhan memberikan berkas yang ia dapatkan dari Bara,"Ini hasil analisis yang Bara peroleh Pak !"


Axel membuka berkas itu dan membaca dengan teliti karena ia tak ingin melewatkan satu katapun,mata nya terus bergerak ke kanan dan kiri,terkadang ia juga menukikkan alisnya,dan kini ia mengusap keningnya dengan jari telunjuknya.


"Jadi kemungkinan Gavin,mendapatkan obat itu dari seseorang yang sama yang telah menyuntikkan itu ke anda waktu di club itu Pak."


"Kamu sudah cari alat yang mereka pakai untuk melakukan itu kepada Salwa ?"Axel meletakkan berkas itu di meja.


"Anak buah Jun yang datang kesana terlebih dulu menemukan bebrapa alat suntik di salah satu laci di ruangan lain,namun bentuknya aneh."Axel mengernyit.


"Aku sudah menganalisis kandungan obat yang ada di dalam suntikan itu dan ternyata sama dengan apa yang di masukan ke tubuh nona mu itu."Timpal Jo.


Axel memijat keningnya,ini sungguh membingungkan ia tak mengerti ada keterkaitan apa antara Gavin dan seseorang yang masih belum nampak batang hidungnya ini,"Kau sudah menyelediki lagi tentang pria bernama Jack itu ?"Farhan mengangguk.


"Beberapa waktu lalu ia meminta ijin ke nona Salwa untuk mengunjungi ibunya di medan,ia memang kesana,namun setelah satu hari disana ia melakukan perjalanan ke singapura dan menetap disana selama beberapa hari."Axel yang mendengar penjelasan Farhan memiringkan kepalanya,semua hal seperti berkaitan namun bisa saja tidak.karena selama beberapa waktu Axel menyelidiki Jack,pria itu bersih walau ada sedikit ke janggalan,jika ia hanya orang biasa,tak mungkin ia bisa mengajari Salwa bela diri dan pertahanan seperti yang Salwa lakukan kemarin.


"Lalu bagaimana dengan Jihan dan Diva ?"


Farhan menjelaskan jika Diva dan Jihan tak saling mengenal,namun dua perempuan itu sama sama mengenal Gavin namun dengan kondisi berbeda,jika Diva mengenal Gavin karena seringnya perempuan itu datang ke klub yang Gavin miliki selama ia tiba di Indonesia,sedangkan Jihan ia adalah adik sepupu Gavin dari pihak sang ibu.Namun Farhan juga menjelaskan jika Jihan sendiri masih sangat terobsesi dengan Axel,dan ada kemungkinan Gavin melakukan hal itu kepada Salwa karena Gavin tahu jika Jihan menyukai CEO ART MEDIA yang kini sedang mendengarkan penjelasan sang asisten.


"Tetap waspada dengan pria ini Han,selidiki dia sampai kamu menemukan apa yang aku mau."Farhan mengangguk,bukan tanpa alasan Axel melepaskan Gavin dan hanya meruntuhkan GS Club saja,karena menurutnya masih ada yang bisa ia gali dari pria itu.


"Dan segera urus berkas untuk pendaftaran pernikahan ke KUA,"Farhan terkejut,"apa anda tidak akan membicarakan ini dengan pak Bima lebih dulu ?"Axel menggeleng dan menatap dingin ke arah depan.


Farhan yang tak ingin membantah,memilih pamit undur diri."Apa kamu yakin ?"Tanya Dokter.

__ADS_1


Axel mejawab dengan anggukan saja,pikirannya saat ini hanyalah Salwa,dan bagaimana menutupi hal buruk itu dari wanita yang msih terbaring di atas ranjang itu.


"Tapi masih ada kemungkinan ?"Jonathan yang mengerti kemana arah pertanyaan Axel mengangguk,dan tersenyum."Aku akan usahakan apa saja yang bisa mengembalikan kesuburan nona mu itu,kau harus bersabar,jangan salahkan dirimu terus.


***


Malam di kediaman Bima,Nayla sang istri terus meremat kedua tangannya dan bersender di depan pintu,ketika ia pulang dari minimarket yang tak jauh dari komplek rumahnya,ada seseorang pria yang terus membuntutinya dan akhirnya berbalik setelah Nayla masuk ke dalam rumah nya.


"Sayang !"


"Astagfirullah !"Nayla menepuk dada nya pelan.


Bima mengernyit melihat Nayla seperti seorangb ketahuan mencuri,"kenapa sih,suram begitu wajahmu ?"wah,habis bertemu selingkuhan ya ?"


"Puk"


Nayla memukul keras pundak sang suami,"sembarangan kalau ngomong !"Bima terbahak,iya lah mana mungkin,cinta mereka abadi hingga akhir hayat begitu yang Bima selalu katakan di saat mereka selesai mengarungi nirwana.


"Lalu kenapa sih ?"


"Kondisi Salwa baik baik saja kan bang ?"Bima mengangguk pasti,walau ia sebenarnya ragu.


"Kenapa sih yang ?"


Nayla mengambil nafasnya dalam dalam,"tadi ada seseorang yang ngikuti aku waktu pulang dari minimarket,Bang !"


"Mengikuti mu ?"Beo sang suami."


"Iya!,tapi saat aku masuk ke dalam gerbang rumah,orang itu berbalik Bang.Kira kira ada apa ya ?"


Bima juga tidak tahu pasti ada apa sebenarnya.Dulu saat Salwa belum mengenal Axel,hidup Salwa maupun keluarga Bima baik baik saja,dan tak pernah ada hal hal aneh yang terjadi.Lalu apa kah ia harus menyetujui niat Axel yang akan segera mempersunting adik satu satu nya yang merupakan keluarga yang Bima miliki saat ini.


"Tadi Pak Farhan asprinya Pak Axel,menghubungi jika Tuannya ingin segera meminang adik ipar mu."Mulut Nayla menganga.


"Beneran bang ?"Bima mengangguk pasti.

__ADS_1


Nayla memang ingin sekali sang adik segera memiliki suami kembali,tapi Axel Hadinata terlalu tinggi untuk keluarganya,beberapa waktu lalu ia dan sang tante memang sangat antusias ketika Axel mulai mendekati Salwa,namun setelah ia mendengar cerita tentang keluarga Axel dari Bima,Nayla dan sang tante jadi sedikit khawatir jika akhirnya Salwa jadi di persunting Axel apa yang akan terjadi padanya setelah masuk kedalam lingkup keluarga besar itu.


Apa lagi Salwa sang adik ipar saat ini masih harus menghidupi keluarga almarhum suaminya Satya.


"Lalu apa pak Axel setuju dengan kebiasaan Salwa yang masih menanggung semua biaya hidup keluarga almarhum Satya Bang ?"Bima mengangguk,"ia berjanji tidak akan mencampuri urusan Salwa asalkan masih dalam batas wajar saja.


Perbincangan itu terus mengalir hingga larut malam,sedangkan pria yang mengikuti Nayla tadi ternyata kembali lagi namun merubah penampilannya seperti gelandangan dan tidur di post ronda yang tak jauh dari kediaman Bima.


"Semua aman Bos !"Ujarnya pada seseorang di seberang sana.


***


Esok hari di Rumah Sakit,Salwa sang wanita tangguh itu kini sedang duduk bersandar di atas ranjangnya.Ia sedang di suapi bubur oleh pria muda sang CEO perusahaan besar yang kini tengah menyandang status pelayan tampan.


"Sudah Ax,aku kenyang !"Salwa menahan sendok yang hampir mendekat kembali ke mulutnya.


Axel menahan uluran tangannya dan kembali menaruh sendok itu ke mangkuk dan meletakkan di atas nakas.


"Kapan abang akan kesini ? apa iya aku harus selalu mengenakan selimut untuk menutupi tubuh bawahku Ax ?"Salwa mengeluh,namun justru membuat Axel terkekeh.


Salwa memundurkan kepalanya,karena Axel mendekatkan wajah tampannya ke telinga kanan Salwa,"Bukanya lebih seksi begini?"bisiknya.


Salwa melirik dan menatap mata Axel tajam,"Dasar piktor !"Salwa menoyor kepala Axel,Farhan dan Jo yang melihat adegan mencengangkan itu menganga.


"Cuma dia yang berani Han !"Ujar dokter Jo,Farhan pun mengangguk,"Semoga saja nona Salwa bisa menjadi seseorang yang selalu menjadi pelita di kehidupan Tuan muda selamanya."Benak Farhan bergumam.


"Khem,Jonathan berdehem karena Axel masih tak menyadari jika Farhan dan Dokter pribadinya itu berada di dalam kamar.


"Jika kalian tak punya hal penting jangan mengangguku yang sedang bermesraan !"Axel menatap Farhan dan Jo datar.


Sedang kan dua tersangka alias pengganggu itu hanya bisa diam mematung dengan eksprei tak bisa di baca.


...💜💜💜💜💜💜...


Pfiuhhh ,,bagaimana sampai disini readers ?"

__ADS_1


Aku tunggu komen kalian ya ....


🥰🥰🥰


__ADS_2