SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU

SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU
Kesedihan stella


__ADS_3

Stella sangat sedih setelah ia mengetahui bahwa orang yang dia cintai akan menikah dengan sahabatnya sendiri, ia terus berteriak sejadi-sejadinya di atas jembatan dan berniat akan melompat ke bawah jembatan.


Tetapi di saat yang bersamaan, Ken mantan Bos Stella kerja dulu dan juga orang yang mencintainya lewat di daerah situ.


Ken sangat terkejut melihat Stella yang sudah berada di atas jembatan, Ken menghentikan mobilnya dan berlari menarik tangan Stella yang sudah mau terjun ke bawah jembatan.


"Stella, apa yang kamu lakuin? Kamu udah gila ya? Gak bisa berpikir waras lagi ya kamu??" Tanya Ken sembari mengguncang tubuh Stella.


"Biarin Mas,biarin aku mati. Udah gak ada gunanya lagi aku hidup," teriak Stella dengan tangisannya.


"Hei Stella kamu dengar aku ya, aku gak tau masalah kamu apa, tapi apa yang mau kamu lakuin itu salah, kamu boleh cerita sama aku kalau kamu udah siap," kata Ken dengan sangat lembut lalu memeluk Stella.


Stella tidak menolak berada di pelukan Ken, Stella merasa sedikit lebih tenang dan tetap menangis melampiaskan kesedihannya.


"Kamu nangis aja yang puas, aku akan ada di sini buat nemenin kamu," kata Ken.


Sementara di Restauran, perasaan Raina sangat tidak tenang memikirkan Stella. Oma yang dari tadi melihat Raina gelisah bertanya kepada Raina.


"Rain kamu kenapa...? Oma lihat kamu begitu gelisah?" Tanya oma.


"Aku kepikiran Sahabat aku Oma, dia kan lagi sakit, di rumah cuma sendirian, takut dia kenapa-napa," jawab Raina.


"Ma, kita pulang yuk, kasian tante Stella," ajak Claudia.


"Iya Raina, kamu sama Claudia pulangnya di antar Alex. Tante, om dan oma pakai mobil om entar pulang nya," ucap mami Alex.


"Iya bener kata mami, aku antar kalian pulang ya?" Kata Alex.


"Gak papa Tante, Mas Alex, aku sama Claudia naik taksi online aja," jawab Raina.


"Eh jangan, ini sudah malam, lebih aman kalau kamu di antar Alex," ucap papi dengan suara yang masih kebulek-bulek'an .


"Iya Raina, nurut aja" sambung oma pula.


"Iya Oma " jawab Raina.


Akhirnya Raina setuju. Setelah berpamitan dengan keluarga Alex, Raina dan Claudia pulang diantar oleh Alex.


Setibanya di rumah, Raina mengucapkan terima kasih kepada Alex dan segera berlari ke dalam rumah untuk melihat kondisi Stella, Claudia juga mengikutinya. Alex pun berlalu, ia tahu sejak di dalam mobil Raina sangat cemas memikirkan keadaan sahabatnya itu.

__ADS_1


Akan tetapi, saat masuk ke rumah, Raina sama sekali tidak menemukan Stella, bahkan tanda-tanda Stella pulang juga tidak ada. Raina mencoba terus menghubungi Stella tetapi juga tidak bisa. Raina menangis dan sangat panik.


"Mama tenang ya, Mama jangan sedih, aku yakin tante Stella gak papa Ma," ucap Claudia menenangkan Raina. Raina memeluk Claudia dan masih menangis.


Ponsel Raina berdering dan yang menelpon adalah Ken. Stella sudah menceritakan semua nya, akan tetapi Ken sudah berjanji akan menyimpan rahasia itu dari siapapun termasuk Raina. Dalam hati kecil Ken juga terluka melihat orang yang dia cintai terluka, tetapi ini juga menjadi kesempatan Ken untuk masuk ke dalan hati Stella.


"Asslammualaikum halo Rain,"ucap Ken lewat telepon.


"Wa'alaikumsalam halo Mas, Mas Ken lagi sama Stella ya?" Tanya Raina dengan isak tangisan.


"Rain kamu kenapa? Iya Stella ada sama aku," jawab Ken.


"Aku khawatir banget sama Stella Mas, tadi di restauran dia pulang karena perutnya sakit," terang Raina.


"Sudah kamu tenang aja ya. Stella gak papa kok, tadi aku jumpa Stella di jalan, jadi karena dia sakit aku bawak ke klinik, terus kata Stella di rumah gak ada orang, jadi aku ajak ke rumah aku," jelas Ken berbohong demi Stella.


"syukur lah Mas, jadi Stella baik-baik aja kan?" Tanya Raina.


"iya baik-baik aja kok, tuh lagi ngobrol sama mama aku, bentar lagi aku suruh istirahat, mau ngomong?" jawab Ken dan bertanya.


"gak usah Mas gak apa kok, tolong jaga Stella ya Mas, lagian besok kan juga weekend, jadi gak apa kalau Stella gak pulang," jawab Raina.


"Wa'alaikumsalam, bye,"balas Raina.


Lalu Telepon terputus.


Raina tenang karena sudah tahu keadaan Stella. Raina juga memberitahu Alex tentang keadaan Stella. Sepanjang malam Raina tidak bisa tidur, dia masih memikirkan Stella walaupun sudah tau keadaannya.


...


Keesokan harinya di rumah Ken...


"Morning Stell udah bangun? Udah siap aja, mau kemana?" Sapa Ken dan bertanya karena melihat Stella baru keluar dari kamarnya.


"Morning too Mas, aku mau pulang Mas, kasian juga kan Raina khawatirin aku, gimanapun juga dia gak tau tentang ini, dan dia gak salah," jawab Stella .


"Kalau kamu udah yakin itu bagus Stell, aku antar kamu ya," ucap Ken sembari tersenyum menatap Stella.


"Iya Mas, makasih banyak ya Mas untuk semua nya," ucap Stella.

__ADS_1


"Iya sama-sama," jawab Ken.


Raina yang sudah tahu Stella akan pulang sudah menyiapkan makanan untuk Stella. Dia tahu pasti Stella tadi malam tidak makan karena sakit perut. Raina masak Ayam bakar madu kesukaan Stella. Sementara itu Claudia membantu Raina bersih-bersih rumah hingga rumah tampak kinclong.


Sesampainya di rumah...


"Mas kamu masuk dulu ya temenin aku, aku masih gak tau gimana harus bersikap, aku masih bingung," kata Stella.


"Iya, kamu tenang, rileks, bersikap seperti biasa," kata Ken.


"Huft, iya Mas," Stella menarik nafas panjang dan mereka akan masuk ke dalam rumah.


Tok tok tok..... (terdengar suara ketukan pintu)


"Assalammualaikum," ucap Stella


"Wa'alaikumsalam," Raina yang mendengar suara Stella di luar langsung bergegas membuka pintu setelah itu langsung memeluk stella.


"Kangen, kamu baik-baik aja kan Stell..?" Tanya Raina.


"Lebay, baru juga satu malam gak ketemu. Aku baik-baik aja kok," jawab Stella.


"Masalahnya bukan itu, kamu kan lagi sakit," kata Raina.


"Iya, tapi sekarang aku baik-baik aja," kata Stella.


"Eh ada sapa tuh, cieh, Mas Ken ayo masuk"


Raina meledek Stella dan mempersilahkan ken masuk.


"Tante," teriak Claudia berlari dan memeluk Stella.


"Tante gak papa kan? Mama tadi malam gak bisa tidur mikirin tante, aku jadi ikutan gak bisa tidur kalau di kamar Mama terus, jadinya aku pindah deh ke kamar aku baru bisa tidur," Claudia berkata kepada Stella.


"Oya? ya ampun kamu sama mama kamu tuh sama aja ya, Tante gak papa kok, liat ni!" Jawab Stella.


"Segitu khawatirnya kamu sama aku Rain, maaf aku belum bisa cerita apapun sama kamu sekarang, aku gak ngebayangin kalau kamu tau cinta pertama aku adalah calon suami kamu Rain," gumam Stella dalam hati dengan perasaan sedih dan masih memeluk Claudia.


***

__ADS_1


__ADS_2