SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU

SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU
Memenuhi Undangan


__ADS_3

"hm.....Alex.. Alex... "gumam Papi Alex.


"tapi Mas Alex bener kok Mi, kita baik-baik aja"jawab Raina.


"yang bener...? kalau ada apa-apa kalian harus cerita sama Mami, gak baik masalah di pendam sendiri"ucap Mami Alex.


"iya benar kata Mami, Papi kasih tau kalian ya berantem dalam rumah tangga itu wajar, itulah bumbu-bumbu cinta. Yang penting adalah bagaimana kalian menyikapinya dan selesaikan baik-baik"ungkap Papi.


"iya Mi, Pi"jawab Raina dan Alex.


"oh ya gimana perusahaan baik-baik aja kan Lex...? "tanya Papi Alex.


"baik kok Pi"jawab Alex.


"Bagus, Perusahaan semenjak kamu yang pimpin makin maju. Hebat kamu"puji Papi.


"Papi bisa aja"ucap Alex malu.


"ini beneran Lex, pasti karena ada istri hebat kan di sisi kamu yang selalu mendukung kamu, sama seperti Mami kamu yang selalu mendukung Papi"ucap Papi Alex.


"pasti dong Pi"jawab Alex.


"Rain, sepertinya baby Adrai haus deh. Coba sekarang kamu kasih asi dan kamu tidurin dulu. Mami mau masak untuk makan malam kita"ucap Mami.


"oh iya Mi,entar kalau Baby Adrai tidur, aku bantuin Mami ya masak"tawar Raina.


"gak usah sayang, kamu istirahat aja ya pasti kamu capek kan "perintah Mami Alex.


"lebih capek Mami lah dari luar Negeri "kata Raina pula.


"iya udah sekarang biar Alex aja yang bantuin Mami dulu ya. Lex bantuin Mami masak ya"pinta Mami.


"siap Mi"jawab Alex.


"memangnya kamu bisa masak Mas...? "tanya Raina.


"wahh.... jangan salah, kamu lupa ya sayang, waktu kamu ngidam nasi goreng buatan Mas, kamu sendiri bilang enak kan...?"tanya Alex.


"itu karena kebetulan aja Mas"jawab Raina meledek.


"yehh..... Mas gini-gini, meski pun laki-laki tapi Mas bisa masak kok, iya kan Mi"ungkap Alex dan mencari pembelaan dari Mami.


Mami hanya tersenyum tanpa menjawab apapun.

__ADS_1


"iya deh iya, iya udah sana masak.Yang enak ya Mas"pinta Raina.


Akhir nya Alex pun membantu Mami nya masak di dapur ,Raina memberikan Asi buat baby Adrai di kamar nya dan Papi santai membaca koran sambil menikmati secangkir kopi. Sementara itu Oma masih beristirahat di kamar karena kelelahan dalam perjalanan menuju villa.


...


"Mas, besok Keluarganya Mas Alex undang kita ke villa-nya di Puncak. Katanya mau buat party kecil-kecilan untuk keluarga dan temen dekat aja , bahkan Rey udah jemput Maya tau gak sih Mas"ungkap Stella.


"oh ya, jadi Rey ke Bandung....?"tanya Ken.


"iya Mas, segitu seriusnya kan? Jadi besok kita bisa bareng ke villa-nya sama Rey dan Maya,ada Boy juga Mas, kita semua di suruh nginap di sana, dan hari Minggunya kita bisa pulang bareng deh"jelas Stella.


"iya Sayang, Mas berharap sih Rey beneran serius sama Maya"ucap Ken.


"iya Mas aku juga berharapnya begitu"ucap Stella pula.


"tapi sayang ,villa-nya itu kan jauh. Mas gak mau kamu sama calon anak kita kecapean"Ken cemas.


"gak papa sayang, aku janji aku dan anak kita akan baik-baik aja. Ayo dong Mas Bumil juga butuh liburan, apa lagi Raina itu kan udah seperti adik aku sendiri"ucap Stella.


"iya sayang, yang penting kamu jangan capek-capek ya, sebelum pergi harus istirahat dulu dan sampai sana juga harus istirahat"pinta Ken.


"iya sayang,makasih ya muach"ucap Stella dan mencium pipi kanan Ken.


"yang kiri cemburu sayang, cium yang kiri juga dong"pinta Ken.


"muach"ucap Stella mencium pipi kiri Ken.


"ini juga "pinta Ken sambil menunjuk bibir nya.


"muach"ucap Stella lagi mencium sejenak bibir Ken.Akan tetapi Ken menarik kepala Stella dan membalas mencium bibir mungil milik Stella.


Pasangan suami istri ini pun hanyut dalam sebuah ciuman mesra.


...


"heran deh lihat keluarga ini, udah ada masalah besar yang menimpa tetap aja bisa baikan lagi dan happy-happy, kenapa gak cerai aja sih"ucap Indira kesal.


"ada apa sih...? kamu iri hanya gara-gara keluarga mereka jalan ke Puncak. kita juga bisa kok ke sana "ucap Riky.


"pergi sama Bapak maksud nya. Maaf ya Pak selain kerjaan saya males banget pergi sama Bapak apa lagi liburan"tolak Indira.


"tapi bukti nya ini kita makan bareng kamu mau kan...?"tanya Riky.

__ADS_1


"terpaksa karena saya lapar Pak"jawab Indira.


"maksud kamu apa Indira...? "memangnya saya kenapa...? apa saya malu-maluin buat di ajak jalan? apa saya tidak semenarik Alex..? "tanya Riky kesal.


"aduh... udah lah Pak, pusing saya banyak banget pertanyaannya. Jelas Alex lebih menarik dibandingkan Bapak"ungkap Indira.


"tapi kamu tidak akan pernah mendapatkannya, bersentuhan tangan sama dia aja kamu tidak pernah sama sekali kan, dia itu milik Raina. Sementara sama saya, kamu ingat kan apa yang sudah kamu lakuin"ucap Riky.


"maksud Bapak apa sih...? "tanya Indira.


"kamu lupa udah pernah cium bibir saya. Kamu yang pertama cium bibir saya"jawab Riky.


"tapi saya tidak sengaja Pak"ucap Indira malu.


"tetap saja Indira"ucap Riky lagi meledek Indira.


"udah deh Pak sekarang Bapak bayar ini makanan dan saya mau pulang"pinta Indira.


Riky tersenyum melihat Indira yang malu-malu dan salah tingkah.


....


Keesokan harinya, semua telah siap untuk pergi ke Villa Puncak memenuhi undangan dari keluarga Alex.


Rey dan Maya juga sudah tiba di rumah Ken karena pagi-pagi mereka sudah berangkat dari Bandung menuju Jakarta.


"Maya,Mbak kangen banget deh sama kamu. Mbak gak nyangka banget lho Rey bisa mendapatkan izin dari Paklek dan Bulek untuk bawa kamu ke Jakarta"ucap Stella.


"iya Mbak aku juga kangen banget sama Mbak. Iya Mbak aku gak tau juga tuh apa yang Mas Rey bilang ke Bapak dan Ibu sampai di izinin gitu bawa aku" jawab Maya


"Rey kasih tau dong rahasianya...? "tanya Ken.


"ah Mas Ken untuk apa, kan udah dapetin Mbak Stella" jawab Ken.


"bisa aja kamu Rey"ucap Ken.


"udah dong ngobrolnya sekarang kita pergi yuk entar kesorean gak bisa bantu prepare buat party"ajak Boy .


"yang jomblo sirik aja"ledek Rey.


"sombong banget, entar gue pasti nemuin jodoh di party-nya Pak Alex"ucap Boy.


"jodoh apaan, di sana penduduknya jarang Boy, mbak Kunti banyak, hahaha...."ledek Rey tertawa dan membuat semua yang ada di situ juga ikut tertawa.

__ADS_1


***


__ADS_2