
Setelah mendengar percakapan Ken dan Stella, Alex diam sejenak. Alex berpura-pura tidak tahu apa-apa dan bersikap biasa seperti baru saja keluar dari kamar Raina.
"ehem... maaf ya ganggu, Raina nyuruh Saya buat mastiin keadaan nya Stella aja sekalian mau ambil minum buat Raina" ucap Alex.
Ken dan Stella melepaskan pelukan.
"Stella udah di obatin dan udah gak papa kok " jawab Ken.
"Iya, aku baik-baik aja kok Mas, Raina gimana....? tanya Stella pula.
"owh bagus lah, Raina juga udah baik-baik aja ,ya udah kalian lanjutin aja, Saya mau Ambil air dulu " Alex berkata dan meninggalkan mereka.
Ken hanya mengangguk. Stella hanya diam dan merasa hati nya masih sakit. Ken memandang Stella dan mengetahui apa yang sedang Stella rasakan.
Alex membawakan minuman untuk Raina, akan tetapi Alex hanya diam ,ekspresi wajah Alex tidak seperti biasa nya. Raina menyadari ada sesuatu yang telah terjadi terhadap kekasihnya itu.
"Mas, kenapa....? kok kamu diam aja, ada apa...??? " tanya Raina.
"Mas gak papa sayang,kamu minum dulu ya " perintah Alex dan memberikan minuman untuk Raina.
"kamu jangan bohong Mas, meskipun aku belum lama kenal kamu, tapi aku tau ada yang lain sama kamu,ada apa Mas...? " tanya Raina lagi.
"mungkin Mas hanya capek aja, kalau kamu udah enakan Mas pulang ya. Stella juga udah gak papa " ucap Alex mencari Alasan.
Raina tidak lagi bertanya, menurut nya mungkin Alex belum siap untuk cerita sekarang.
"iya udah Mas ,kamu pulang ya istirahat. Maaf banget udah repotin kamu satu harian ini. Besok kita jadi mau fitting baju pengantin kan...?" tanya Raina.
"iya kalau kamu udah gak papa kita fitting ya, Mas pulang dulu, kabarin kalau ada apa-apa" Alex pamit lalu mencium kening Raina.
"iya Mas hati-hati ya " balas Raina.
Alex juga berpamitan kepada Ken dan dan Stella,Stella hanya terdiam, sementara itu Ken juga ikut pamit pulang bersamaan dengan Alex.
...
Keesokan harinya...
Raina merasa diri nya sudah baikan, perban di kaki nya juga sudah di lepas. Begitu juga dengan Stella, luka kecil di jarinya sudah membaik dan sama sekali tidak menghalanginya untuk bekerja.
Saat Stella dan Claudia keluar kamar, sarapan sudah tersedia di meja makan, Raina yang sudah menyiapkan itu semua untuk mereka santap.
"Mama,Mama udah baikan...?" tanya Claudia.
__ADS_1
"udah sayang, buktinya Mama gak kenapa-kenapa kan..?" jawab Raina.
"seharusnya kamu di kamar aja Rain istirahat, ini juga baru jam setengah 7 pagi, kamu kan gak kerja juga " ucap Stella.
"aku udah gak papa Stell,justru karena aku gak kerja jadi aku gak sibuk, lagian entar aku mau fitting gaun pengantin jam 9 , jadi harus siap-siap juga kan " jelas Raina dengan wajah bahagia nya.
Stella terdiam,tetapi dia tidak mau Raina tau bahwa dia cemburu.
"oh.... iya deh iya, yuk sarapan" ajak Stella
"ye.... Mama mau nikah sama om Alex " sorak Claudia gembira.
Stella menahan rasa cemburu nya dengan pura-pura tersenyum bahagia di depan Raina dan Claudia .
"Rain, selama kamu cuti Claudia pergi sekolah bareng aku aja ya.....? " ucap Stella.
"tapi Stell, kan supir kantor udah biasa jemput kamu jam setengah 8 , kalau bareng Claudia berarti lebih cepetan dong, kamu entar jadi kepagian ke kantor nya, apa gak nyusahin kamu ?" tanya Raina.
"ya gak lah, lagian sekolah Claudia juga searah sama kantor tempat aku kerja,kecepatan
ke kantor ya bagus dong biar jadi karyawan teladan, kamu ini kayak sama siapa aja " jawab Stella tersenyum.
"iya deh, makasih ya Stell, kamu itu bukan hanya sahabat tapi juga udah kayak kakak kandung aku sendiri" ucap Raina memeluk Stella.
"makasih ya Tante Claudia, aku sayang sama tante" ucap Claudia dan ikut berpelukan.
Mereka bertiga pun tertawa bahagia.
Tinggal Raina di rumah sendirian,Stella sudah pergi ke kantor dan Claudia sudah pergi ke sekolah, Raina merasa sangat bosan karena pekerjaan rumah juga sudah selesai semua di kerjakan. Waktu masih menunjukan pukul setengah 8 pagi.
Ponsel Raina bergetar dan sebuah telpon masuk dari Alex.
"Assalammualaikum... selamat pagi bidadari ku, gimana keadaan kamu...?"ucap Alex lewat telfon.
"Wa'alaikumsalam.. pagi juga sayang, aku baik-baik aja kok"jawab Raina.
"beneran ni...? kalau gitu kamu siap-siap sekarang aku mau ke kantor dulu, jam 9 aku jemput kamu ya ,jangan lupa sarapan, di minum susu bumil nya ,minum vitamin juga ya sayang"ucap Alex.
"siap pak dokter"jawab Raina.
"Ya udah sampai ketemu nanti ya sayang, love you. Wassalamu'alaikum"ucap Alex.
"love you too, Wa'alaikumsalam"balas Raina .
__ADS_1
Telpon terputus, Raina bergegas mandi dan siap-siap sebelum Alex tiba menjemputnya.
Tepat jam 9 Alex tiba di rumah Raina, saat Raina membuka pintu , Alex langsung saja menarik tangan Raina masuk ke dalam dan menutup pintu.
Alex mencium bibir milik Raina, mata Raina terbelalak dan hanya bisa membalas ciuman dari Alex.
"Mas, kamu ini nyosor mulu deh"protes Raina.
"tapi kamu suka kan" ucap Alex menggoda.
"ih kamu ni Mas, yuk pergi entar kita kesiangan lho" ajak Raina.
"ya udah yuk, Alex menggandeng tangan Raina keluar rumah dan setelah mengunci pintu rumah, Alex menggendong Raina ke mobil tidak memperdulikan orang di sekitar nya.
" Mas kamu tuh apaan sih,malu tau, turunin dong " pinta Raina.
Alex tidak memperdulikan , dan menurunkan Raina setelah sampai di dalam mobil nya.
"untuk apa juga malu, biar semua tau kemesraan kita" ucap Alex tersenyum.
"terserah kamu aja deh Mas" ucap Raina juga tersenyum.
Mereka telah tiba di sebuah butik ternama dan terbesar di Jakarta, Raina berdiri tidak bergerak, ia terkagum-kagum melihat dari luar kaca banyak sekali gaun pengantin yang Indah di sana,Raina gugup karena tidak lama lagi ia akan menjadi Ratu dan mengenakan salah satu gaun pengantin tersebut.
"Sayang,kamu kenapa gak jalan masuk...? malah bengong lagi...? mau Mas gendong lagi.. ? tanya Alex menyadarkan Raina dari lamunan nya.
"gak Mas aku bisa jalan sendiri kok" jawab Raina .
Mereka berdua telah masuk kedalam dan di sambut oleh pelayan.
"selamat siang Mas Alex, ini calon istri nya ya....?" sapa pelayan dengan ramah.
Para pelayan sudah mengenal Alex karena Alex yang mengantar Oma dan bersama Oma memilih gaun pengantin untuk Raina.
"Iya ini Raina calon istri saya " jawab Alex.
"baik lah gaun nya sudah siap, Mbak Raina bisa ikut saya dan Mas alex di sebelah sana untuk fitting Jas pria nya, setelah selesai kita ketemu di ruangan ini lagi " jelas pelayan.
Raina mengenakan gaun pengantin bernuansa putih ke emasan, begitu anggun seperti Ratu kerajaan .
Alex dan Raina bertemu, Raina kagum melihat ketampanan Alex yang menggunakan setelan jas pengantin yang di rancang khusus dari Jerman, begitu juga dengan gaun yang di kenakan oleh Raina.
Mata Alex juga tidak bisa berkedip melihat betapa cantik nya Raina mengenakan gaun tersebut.
__ADS_1
***