SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU

SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU
Hamil Anak ke-2


__ADS_3

"Ky, gimana keadaan Raina...?"tanya Indira yang baru saja tiba.


"masih di periksa Dokter, bagaimana dengan Alex...?"jawab Riky dan bertanya pula.


"hp nya memang gak aktif, tapi Boy lagi cari Alex"jawab Indira.


"syukurlah"ucap Riky.


"ini kenapa bisa kayak gini sih, apa yang terjadi...?"tanya Indira.


"aku juga gak tau, tiba-tiba aku ketemu Raina di jalan dalam keadaan lemah lalu pingsan"jawab Riky.


"apa-apaan sih Pak Alex, bisa-bisanya ngebiarin istrinya sampai dalam kondisi seperti ini"ucap Indira kesal.


"entahlah, mudah-mudahan saja Raina tidak kenapa-napa"ucap Riky.


"iya Ky"jawab indira.


Boy mencari Alex ke sana kemari, ke rumah Rey hingga Rey dan Maya tahu keadaan Raina, sementara Stella sudah pulang ke rumahnya, akan tetapi Boy belum juga menemukan Alex.


Sementara itu Alex baru saja tiba di rumahnya dengan harapan Raina sudah tiba di rumah terlebih dahulu.


"Alex akhirnya kamu pulang juga"ucap Oma dengan wajah panik.


"ada apa Oma, Raina udah pulang ya...?"tanya Alex dengan penuh harapan.


"Raina...."ucap Oma terbata.


"Raina ada di kamar ya Oma, aku ke kamar dulu ya Oma, sayang... sayang.... "panggil Alex.


Alex melangkahkan kaki hendak ke lantai atas menuju ke kamarnya.


"Alex tadi Boy ke sini cari kamu ,Raina ada di rumah sakit"ungkap Oma.


Langkah kaki Alex terhenti lalu berbalik arah menghampiri Oma nya.


"apa Oma...?Raina kenapa...?"tanya Alex cemas.


"Boy tidak menjelaskan detailnya, hanya katanya Riky menemukan Raina di jalan lalu pingsan ,jadi Riky membawa Raina ke Rs Harapan Bunda"jelas Oma.


Tanpa berkata-kata lagi, Alex bergegas menuju masuk ke dalam mobilnya lalu melaju menuju k rumah sakit.


...


Setibanya di Rumah sakit...


"Raina... Raina... "panggil Alex saat masuk ke ruang pemeriksaan.


"Alex akhirnya kamu datang juga"ucap Riky.


"apa yang terjadi sama Raina Ky...?"tanya Alex.


"kamu tanya saja ya langsung, aku sama Indira keluar dulu"ucap Riky.

__ADS_1


"aku keluar dulu ya Rain, permisi Pak Alex"ucap Indira.


Lalu indira dan Riky keluar dari ruang pemeriksaan, sementara Raina berbaring dan membuang muka tidak mau melihat Alex.


"sayang, kamu gimana keadaanya...?"tanya Alex.


Raina tidak menjawab dan menampakkan wajah kekecewaannya.


"Mas mohon maafin Mas ya, Mas minta maaf udah buat kamu seperti ini"ucap Alex.


"kamu mau ngapain sih Mas ada di sini...?"tanya Raina tanpa melihat wajah Alex.


"permisi Pak, Bu Raina"ucap Dokter yang baru saja masuk ke ruang pemeriksaan.


"Dok bagaimana keadaan istri saya...?"tanya Alex.


"oh iya selamat ya Pak Bu Raina hamil"ucap Dokter.


"apa Dok istri saya hamil...?"tanya Alex tidak percaya, dalam hatinya merasa sangat bersalah telah meninggalkan istrinya tadi padahal ia sedang hamil.


"pantes aja akhir-akhir ini emosi aku suka labil"gumam Raina dalam hati.


"benar Pak,usia kandungannya memasuki usia 2 minggu"jawab Dokter.


Raina dan Alex terkejut dan kompak menatap Dokter, Alex dan Raina sangat bahagia mendengar kabar itu.Alex langsung saja memeluk Raina tidak perduli Raina sedang marah dengannya.


"Ini resep ada vitamin yang harus di tebus, setelah itu Bu Raina boleh di bawa pulang"ucap dokter sembari memberikan resep kepada Alex.


"terima kasih banyak ya Dok"ucap Alex mengambil resep tersebut.


"iya Dok, saya pasti akan jaga istri saya dengan baik"jawab Alex.


"baiklah saya permisi dulu ya Pak, Bu"pamit dokter.


"iya dok silahkan,terima kasih sekali lagi Dok"ucap Alex.


"terima kasih Dok"ucap Raina.


"iya Pak, Bu sama-sama"jawab Dokter lalu keluar dari ruang pemeriksaan.


Saat Dokter keluar, Riky dan indira kembali masuk ke ruang pemeriksaan untuk mengetahui keadaan Raina.


"Rain apa kata Dokter, kamu baik-baik aja kan...?"tanya Indira.


"ehm"jawab Raina singkat sambil menganggukkan kepalanya.


Alex melepaskan pelukannya terhadap Raina lalu menghampiri Riky dan Indira.


"tolong jaga Raina sebentar ya"ucap Alex dengan senyum di wajahnya.


"iya Lex"jawab Riky.


"kenapa keliatannya Pak Alex bahagia banget, apa karena kalian udah baikan, tadi kalian pelukan kan...?"tanya Indira.

__ADS_1


"In baguslah kalau mereka sudah baikan"ucap Riky.


"iya sih, gak karena ada yang lain kan Rain...?"tanya Indira penasaran.


"entar tanya Mas Alex aja ya"ucap Raina.


...


"kamu mau kemana Mas...? kamu mau tinggalin aku berdua lagi di rumah sama anak bayi...?"tanya Rita.


"Mas ada urusan kerjaan sebentar sayang"jawab Denis.


"gak cukup ya waktu kerja kamu di siang hari, ini udah malam loh Mas, kamu itu punya istri dan anak, kalau kamu seperti ini terus tolong biarin aku pulang ke Bandung"ucap Rita.


"jangan lah sayang, aku gak mau jauh-jauh dari kalian"larang Denis.


"kalau gitu bisa gak kamu di rumah aja, please"pinta Rita.


Denis terdiam lalu menghela nafas panjang.


"Rita kamu gak boleh lah egois kayak gini, ini urusan kerjaan. Lagian kamu kan yang minta Baby sister gak usah nginap, jadi Mas juga kan yang repot gak bisa kemana-mana kalau malam,Mas ini ada kerjaan sayang"ucap Denis.


"kerjaan apa Mas, itu perusahaan kamu sendiri loh, apa iya seorang pemilik perusahaan harus turun tangan sendiri sampai malam masih ngurusin pekerjaan"ucap Rita.


"bukannya sudah biasa dan kamu dulu gak pernah ngelarang aku"ucap Denis.


"itu sebelum aku tau ternyata banyak hal menyimpang yang kamu lakukan"ungkap Rita.


"terserah kamu lah, yang jelas aku akan keluar sekarang"ucap Denis.


"aku ikut"ucap Rita.


"ya gak mungkin lah"bantah Denis.


"kenapa gak mungkin...? hanya soal kerjaan kan, di kantor kan...?"tanya Rita.


"i.. iya"jawab Denis gugup.


"ya udah aku sama Dania ikut"ucap Rita lagi.


"janganlah, kasihan Dania masih bayi di ajak keluar malam-malam"Denis mencari alasan.


"gak apa Mas, cuma di dalam mobil terus nanti kan juga di dalam ruang kerja kamu aja"jawab Rita.


"ah udahlah, Mas telpon asisten Mas dulu"ucap Denis.


"mau ngapain Mas...?"tanya Rita.


"Mas gak jadi pergi, biar asisten Mas aja yang handle"jawab Denis.


"nah itu bisa"ucap Rita.


Dengan menahan emosinya Denis segera menjauh dari sang istri lalu menelfon seseorang.

__ADS_1


"heh kamu pikir aku gak tau apa yang akan kamu lakukan Mas, aku gak akan biarin kamu berbuat hal yang mengancam keluarga kita"gumam Rita menatap punggung Denis yang menjauh dengan senyum sinis.


***


__ADS_2