SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU

SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU
Kecewa


__ADS_3

Stella dan Raina kini ada di taman belakang, sementara Alex menemani Claudia dan Adrai bermain, sedangkan Kayla di jaga oleh Oma dan bergabung bersama Alex serta anak-anaknya.


"Alex, Oma tahu kamu kelihatan tidak nyaman dengan kedatangan Stella"ucap Oma.


"gak kok Oma,Alex biasa aja.Lagian Stella juga sahabatnya Raina sejak lama"jawab Alex.


"kamu jangan berbohong sama Oma, Oma hanya mau memperingatkan kamu, setelah mereka selesai bicara dan apa pun yang Raina minta ke kamu nanti soal Stella,misalkan lebih memperhatikan Stella lagi atau yang lainnya,jangan kamu turuti kalau kamu mau hubungan rumah tangga kalian tetap utuh.Ingat Alex mau itu sahabat atau saudara sekalipun namanya sudah lawan jenis itu bisa membawa petaka dalam rumah tangga,dari perhatian bisa menimbulkan rasa nyaman"ucap Oma.


Alex tertegun mendengar ucapan Oma,tidak biasanya Oma bersikap seperti itu,Oma juga sangat menyayangi Stella dan Kayla seperti keluarga sendiri, akan tetapi Alex tahu Oma menjadi seperti itu karena ia tidak mau hubungan rumah tangga cucunya hancur.


...


"Rain aku ketemu sama Mas Ken"ungkap Stella.


Raina terdiam tidak percaya dengan apa yang barusan ia dengar.Akan tetapi Raina tidak mau sahabatnya itu kecewa jika tahu Raina tidak mempercayainya. Raina mencoba bersikap biasa dan menjadi pendengar yang baik.


"Rain pasti kamu gak percaya kan,tapi aku serius Rain,aku ketemu sama Mas Ken,meskipun ia tampak lusuh dan kurus tapi aku yakin itu Mas Ken"ucap Stella lagi karena melihat Raina hanya diam.


"Stell tenangin diri kamu ya"pinta Raina.


"Rain aku gak bohong,tapi Mas Ken gak kenal sama aku Rain,apa yang harus aku lakukan,hiks..hiks..hiks"ucap Stella mulai menangis.


Raina semakin yakin kalau Stella hanya berhalusinasi,mana mungkin Ken yang sudah di nyatakan meninggal dalam kecelakaan dan tidak ada satupun yang bisa selamat bisa tiba-tiba muncul, jelas Stella hanya salah orang pikir Raina.


Raina memeluk Stella mencoba menenangkan sahabatnya itu,ia ikut sedih melihat Stella yang terus menangis di pelukannya.


"Stell, mungkin aja kamu salah liat"ucap Raina.


Stella terkejut mendengar ucapan Raina, tangisannya seketika berhenti lalu melepaskan pelukan Raina.


"mana mungkin bisa mirip 100% Rain kenapa kamu gak percaya sama aku"bantah Stella.


"bukannya aku gak percaya Stell,Stella belajarlah untuk ikhlas menerima kenyataan"ucap Raina.


"aku kecewa sama kamu Rain"ucap Stella dingin.


Stella melangkahkan kaki pergi meninggalkan Raina,ia menghampiri Oma dengan wajah datar nya lalu menggendong Kayla.


"Stella bukan itu maksud aku,aku percaya sama kamu"ucap Raina yang mengejar Stella.


"Oma aku pulang dulu ya"pamit Stella lalu bersalaman dan mencium tangan Oma.

__ADS_1


Oma dan Alex bingung dengan sikap Stella yang tiba-tiba dingin dan tidak menggubris Raina.Stella yang terkenal sangat ramah bahkan tidak berpamitan dengan suami dan anak-anak Raina.


"Stell jangan pergi dong"pinta Raina dan hendak mengejarnya yang telah berjalan jauh.


"sayang biarin aja,mungkin Stella butuh ketenangan"cegah Alex.


Raina terduduk dan terdiam, wajahnya tertunduk lalu mulai meneteskan air mata.


"Raina ada apa sayang...?"tanya Oma.


"Oma maafin Raina ya, Raina mau tidurin Adrai dulu udah malam"ucap Raina menghindar.


"ya sudah"jawab Oma.


Raina segera menggendong Adrai lalu membawa nya ke kamar, Alex dan Oma melihat ada yang mengganggu fikiran Raina dan memilih untuk tidak terlalu banyak bertanya untuk saat ini.


"Claudia kamu temenin Oma uyut bobok ya, Papa mau susul Mama dulu ke kamar"perintah Alex.


"iya Pa"jawab Claudia.


"anak pintar"ucap Alex sembari mengelus rambut Claudia.


"Alex kamu hibur Raina ya"perintah Oma.


...


"untuk saat ini saya tidak bisa mengurus itu semua, kamu harus bisa menanganinya sendiri"ucap Denis lewat telfon.


"Mas kamu nelpon siapa..?"tanya Rita yang mengagetkan Denis dan buru-buru menutup telfonnya.


"sayang, ini klien Mas"jawab Denis beralasan.


"Mas kamu udah janji sama aku"ucap Rita.


"kamu ngomong apa sih sayang, Mas ingat kok dan Mas akan menepatinya, kamu mau apa sayang, kenapa belum tidur..?ucap Denis dan bertanya.


"aku mau minum Mas, air nya abis"jawab Rita menunjuk gelas yang kosong.


"Sebentar ya Mas tuangkan"ucap Denis.


Denis menuangkan air mineral yang jaraknya agak jauh dari ranjang Rita, Rita masih kesulitan untuk bergerak sehingga segala sesuatu di urus oleh Denis.

__ADS_1


"makasih Mas"ucap Rita saat menerima segelas air dari tangan Denis.


"ya udah kamu tidur ya sekarang, liat anak kita udah tidur nyenyak"ucap Denis sambil melihat anaknya yang berada di dalam baby box di samping ranjang Rita.


"iya Mas, kamu juga harus istirahat"ucap Rita.


"Mas harus jaga kalian berdua, Mas gak mau saat kamu butuh Mas, Mas malah tidak siaga"terang Denis.


"Mas kamu bukan robot yang bisa tahan 24 jam tanpa tidur, kamu tidur ya ,kalau aku butuh kamu, aku akan bangunin kamu"pinta Rita.


"ya udah kalau gitu yuk kita tidur"ajak Denis.


Rita mengangguk lalu memejamkan matanya, Denis tidur di samping Rita dengan posisi duduk dan menempatkan kepalanya di atas ranjang Rita tepat di samping tangan Rita.


...


Pancaran sinar mentari Pagi yang cerah menyapa Raina dan alex lewat celah jendela ,kedua nya terbangun saat Adrai memainkan jari mungil pada wajah kedua orang tua nya itu.


Sejak umur satu tahun anak Raina dan Alex yang telah tumbuh menjadi anak yang tampan mirip dengan Papa nya itu tidur bersama kedua orang tuanya di ranjang,tidak lagi menggunakan baby box, jadi wajar saja jika kejahilan-kejahilan Adrai selalu terjadi yang membuat kedua orang tua nya tersenyum bahagia.


"anak Mama sayang udah bangun"ucap Raina lalu mencium Adrai.


"pagi sayang, pagi anak Papa"ucap Alex sembari memberikan kecupan hangat di kening istrinya dan di pipi anak laki-lakinya itu.


"pagi juga Mas"balas Raina.


"pa.. pa... "ucap Adrai yang baru belajar bicara.


"iya sayang, pintarnya anak Papa"jawab Alex memuji.


"Mas, aku mau cuci muka dulu ya"ucap Raina.


"sayang sini dulu deh"pinta Alex.


"ada apa Mas... ?"tanya Raina.


"dari tadi malam semenjak kepergian Stella kamu diam aja gak banyak ngomong, sebenarnya kamu kenapa...?kalau hanya masalahnya kamu gak percaya sama Stella, sama Mas juga gak percaya"ucap Alex.


"Mas, keadaan Stella udah semakin memburuk, Stella butuh pengganti Mas Ken secepatnya"ucap Raina tiba-tiba.


"gak semudah itu sayang,kalaupun ada harus orang yang benar-benar udah Stella kenal"ucap Alex.

__ADS_1


"ada,kamu Mas"ucap Raina dengan spontan.


***


__ADS_2