
"stop.... tolong...... " teriak Raina.
Supir itu menghentikan mobil nya di suatu tempat di pinggir jalan dan segera menutup mulut Raina dengan kain yang sudah di beri obat bius sehingga membuat Raina pingsan.
Supir misterius tersebut membawa Raina ke rumah tua yang sudah lama tidak di tempati dan jauh dari pemukiman warga.
"Raina sudah sama aku, sekarang kamu mau aku apain Raina..? " tanya supir misterius itu di telfon.
"oke baik" kata nya lagi.
Telpon terputus.
Supir misterius itu juga menelfon 2 orang lelaki untuk menjaga Raina di rumah tua tersebut lalu supir itu pergi meninggalkan Raina setelah orang suruhan nya datang.
Raina terbangun dari pingsan nya, ia menyadari bahwa ia telah di culik dan berusaha meminta pertolongan.
"tolong....... tolong..... tolong..." teriak Raina.
2 orang yang menjaga di luar rumah mendengar teriakan Raina itu, 1 orang berlari menghampiri Raina, sementara 1 lagi menelfon Bos mereka yaitu dalang dari penculikan Raina.
"Bos , target sudah bangun ,apa yang harus kita lakukan sekarang...? " tanya penjahat itu.
"kalian jangan melukai dia dengan senjata, tapi cukup buat seolah kalian akan melecehkan dia. buat dia ketakutan dan trauma,
hahahaha...."perintah Bos mereka dan tertawa sangat puas.
penjahat yang habis menelpon masuk dan berbisik ke telinga teman nya tentang rencana yang di perintahkan oleh Bos nya tadi.
Kedua penjahat itu mendekati Raina.
"mau apa kalian.. pergi.... " teriak Raina.
Para penjaga mulai melakukan aksi nya , ada yang memegang wajah Raina, ada yang menarik tangan nya dan merobek baju serta rok Raina seakan Raina akan di lecehkan.
Raina ketakutan,ia memberontak ,dengan posisi nya yang duduk di kursi serta kaki dan tangan terikat membuat Raina sangat susah untuk kabur dari kedua penjahat itu.
"tolong jangan lakukan itu, lepaskan saya... " teriak Raina ketakutan.
penjahat itu menampar Raina hingga menimbulkan bekas di pipinya. Raina terus menangis, memberontak hingga kursi yang ia duduki tumbang.
"akh......sakit..... " rintih Raina.
Tiba-tiba dari ************ Raina mengalir darah.
Kedua penjahat itu panik dan meninggalkan Raina sendiri.
...
__ADS_1
Prang..... Alex tidak sengaja menyenggol foto pernikahan nya dan Raina di meja kerja Kantor nya.Kaca frame foto itu pecah terbelah menjadi beberapa bagian, Alex menunduk hendak membersihkan kaca tersebut.
"aw..."rintih Alex karena jari nya tertusuk kaca dan di ketahui oleh Rey yang baru masuk ke ruangan nya.
"kenapa Bos...? "tanya Rey.
Alex tidak menjawab nya, akan tetapi Rey melihat yang di alami Bos nya itu.
"Bos biar saya saja yang bersihkan" ucap Rey dan pergi mengambil sapu setelah itu kembali lagi ke ruangan Alex.
Alex menatap foto Raina, perasaan nya tidak enak dan memikirkan terjadi sesuatu dengan Raina. Alex pun mencoba menelfon Raina.
...
Raina mencoba sekuat tenaga meraih botol yang ada di dekat nya, ia mendapatkan nya dan memecahkan botol itu dan berhasil menyayat tali yang mengikat tangan nya.
Ponsel Raina berdering, Raina meraih tas di samping nya dan mengambil ponsel .
"halo sayang... kenapa lama banget angkat telpon nya... sayang ..."tanya Alex panik karena tidak ada jawaban dari Raina.
"halo Mas"ucap Raina terbata-bata.
"sayang, kamu kenapa..? kamu dimana sekarang..?"tanya Alex semakin panik.
"Aku....."ucapan Raina terputus karena ponsel Raina terjatuh dan Raina pingsan karena menahan kesakitan.
Alex sangat panik dan ketakutan ,untung dia ingat pernah memasang GPS di ponsel Raina sehingga ia tau dimana posisi Raina.
"Rey ayo ikut saya" Ajak Alex.
Rey yang melihat wajah Bos nya itu sangat panik dan ketakutan tidak berani bertanya apa-apa dan langsung mengikuti Alex.
"kunci mobil" Alex meminta kunci mobil dan Rey langsung memberikan nya.
Alex melaju dengan kecepatan tinggi, Rey yang takut keselamatan nya terancam hanya bisa pasrah dan berpegangan erat.
Mereka telah tiba di tempat tujuan.Alex mendobrak pintu dan berdua dengan Rey mencari Raina.Hingga akhirnya Alex menemukan Raina di sebuah ruangan dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.
"Raina, bangun sayang..... " teriak Alex histeris dan mengangkat kepala istri nya itu.
"Bos sebaik nya kita segera membawa Mbak Raina ke rumah sakit sekarang" ucap Rey.
Alex menggendong Raina ke mobil dan mereka bergegas ke rumah sakit.
"Rey cepat sedikit" teriak Alex yang sangat panik.
Rey pun menambah kecepatan mobil nya.
__ADS_1
...
Setibanya di rumah sakit, Rey langsung mencari pertolongan.Sementara Alex terus berjalan menggendong Raina.
Raina telah di tangani di IGD, Alex dengan pakaian yang penuh darah Raina itu menunggu Raina di depan IGD dan di temani oleh Rey.
"Bos, saya harus membelikan Bos pakaian dulu agar bisa bersih-bersih di sini" ucap Rey.
Alex hanya mengangguk ,tidak sanggup untuk bicara karena terlalu khawatir memikirkan kondisi istri nya.
Rey pergi ke Mall terdekat mencari pakaian ganti untuk Alex dan Raina.
Setelah 1 jam Raina di tangani oleh Dokter, Dokter keluar dari IGD dan menemui Alex.
"Dokter, bagaimana kondisi istri saya...? " tanya Alex.
"Ibu Raina sudah melewati masa kritis nya dan
Alhamdulillah kandungan nya masih bisa di selamatkan" jelas dokter.
"Alhamdulillah" ucap Alex lega dan terharu.
"Akan tetapi kondisi kandungan Ibu Raina untuk saat ini masih sangat lemah Pak, ini adalah akibat dari benturan yang sangat kuat, untuk memulihkan kondisi nya agar stabil lagi, Bu Raina harus istirahat total dan di rawat untuk beberapa hari di sini" jelas Dokter lagi.
"Baik Dok,jadi apa sekarang saya boleh melihat kondisi istri saya... ?" tanya Alex.
"sekarang Ibu Raina masih belum sadar Pak. Tapi kami akan memindahkan Ibu Raina ke ruang rawat inap dan Pak Alex bisa menemani nya. Kalau begitu saya pamit dulu ya Pak" ucap Dokter.
"terima kasih Dok" ucap Alex pula.
Alex sudah mengganti pakaian nya dan menemani Raina di ruang rawat inap ,sementara Rey kembali ke Perusahaan X untuk menyelesaikan pekerjaan dari Alex.
Alex terus mencium dan menggenggam tangan Raina, air mata nya tidak berhenti menetes, memikirkan dan mengkhawatirkan istri tercinta nya itu.
Tiba-tiba Alex merasakan tangan Raina bergerak , perlahan Raina juga membuka mata nya. Alex sangat senang melihat Raina sadar.
"sayang, akhir nya kamu bangun juga" kata Alex dan tersenyum.
"jangan.... jangan sakiti aku... pergi..... " teriak Raina histeris ketakutan.
"sayang ini Mas, kamu tenang ya.. " ucap Alex menenangkan Raina.
"gak, jangan.......... " teriak Raina lagi.
"sayang, ini suami kamu.Gak ada yang bisa sakiti kamu lagi. Mas disini akan selalu jagain kamu" ucap Alex lagi.
Raina terus berteriak memberontak, Alex berusaha menenangkan Raina dengan memeluknya hingga istri nya itu tenang.
__ADS_1
***