
"Sayang mana Mbak Stella...?"tanya Rey.
"Mas kok ada Mbak Raina juga, ini ada apa sih...?"tanya Stella berbisik.
"sayang kita gak usah ikut campur ya"pinta Rey.
"maaf Rey,Maya,kami izin masuk"ucap Alex lalu membawa Raina masuk ke dalam.
"silahkan Pak"ucap Rey.
"Stella dimana kamu"panggil Alex.
Stella yang terkejut mendengar suara Alex langsung saja berdiri dan menghampiri mereka.
"Mas Alex, Raina, ada apa....?"tanya Stella.
Kini Stella telah berdiri di hadapan Alex dan Raina, sementara Maya dan Rey hanya melihat dari jarak jauh.
"tolong kamu jelaskan ke Saya apa yang sudah kamu katakan sama istri saya tadi malam sampai istri saya bisa berpikiran yang bukan-bukan...?"tanya Alex.
"tunggu, ini maksud Mas Alex apa ya...?aku gak ngerti Mas...?"tanya Stella balik.
"cepat jelaskan"bentak Alex.
"Mas udah lah,ini bukan mau nya Stella Mas"ucap Raina.
"Rain,ini ada apa sih,kami ngomong apa ke Mas Alex...?"tanya Stella.
"Stell,Mas Alex salah paham aja"ucap Raina.
"salah paham kamu bilang,kamu bilang Stella cerita ketemu sama Ken di restauran"ucap Alex.
"itu memang benar Mas,tapi Raina gak percaya sama aku"terang Stella.
"iya karena kehaluan kamu itu Raina jadi khawatir sama keadaan kamu dan minta saya buat nikahin kamu"ungkap Alex.
"Mas stop.... "pinta Raina.
Stella terkejut mendengar ungkapan Alex, begitu juga dengan Rey dan Maya, mereka tidak menyangka Raina akan mempunyai pemikiran seperti itu.
"Mas Alex, aku gak halu ya, aku benar-benar ketemu sama Mas Ken"ucap Stella.
"oh ya kalau gitu kenapa gak kamu ajak pulang, kenapa malah kamu ceritakan kepada Raina yang menurutnya hanya omong kosong"ucap Alex.
"Mas, kamu kenapa ngomong gitu sih. Stell aku gak pernah nganggap itu hanya omong kosong"ucap Raina.
"Rain aku gak nyangka ya ternyata bukan hanya gak percaya sama aku tapi kamu juga udah anggap omongan aku itu cuma omong kosong"ucap Stella.
__ADS_1
"Stell gak kayak gitu"jelas Raina.
"satu lagi Rain aku cerita ke kamu bukan karena minta suami kamu buat nikahin aku, kenapa kamu bisa sih punya ide gila seperti itu"teriak Stella.
Maya dan Rey mendekati Stella karena melihat emosi Stella mulai tidak stabil.
"Mbak sabar Mbak"ucap Maya.
"aku kecewa sama kamu Rain, mulai sekarang aku gak mau lagi kenal sama kamu, persahabatan kita putus"ucap Stella.
"enggak, aku gak mau Stell, jangan kayak gini dong, maafin aku Stell, aku bisa jelasin ini semua Stell, aku mohon"pinta Raina menangis.
"Bagus, memang lebih baik kamu tidak berteman dengan istri saya lagi, ayo Rain kita pulang"ucap Alex lalu menarik kasar tangan Raina.
"tapi Mas aku belum selesai ngomong sama Stella"ucap Raina.
"gak ada lagi yang perlu di omongin, Stella udah gak anggap kamu sahabatnya lagi"ucap Alex.
"pergi........ "teriak Stella.
Dengan perasaan sedih dan hancur, Raina pun meninggalkan Stella lalu mengikuti suami nya.
...
"sayang kenapa kamu diam aja...?"tanya Alex.
"Rain yang harusnya marah itu aku bukan kamu"ucap Alex..
Raina menoleh dan menatap Alex.
"udah puas kan kamu sekarang"ucap Raina.
"puas apa....?"tanya Alex tidak mengerti.
"kamu udah buat Stella benci sama aku Mas, hubungan persahabatan aku sama Stella udah berakhir sekarang"ucap Raina menangis.
Alex membanting stir dan langsung memberhentikan mobilnya di tepi jalan, Raina sempat takut dan terkejut ,ia tidak menyangka Alex bisa semarah itu.
"sahabat seperti itu yang kamu pertahankan, untuk apa Rain.Bagus dong kalau Stella gak mau lagi bersahabat sama kamu lagi, kamu sadar gak sih Stella itu udah bawa pengaruh buruk buat kamu sampai kamu mau berbagi suami"ucap Alex.
"Mas tapi itu semua bukan atas kemauan Stella,aku sendiri yang mau"terang Raina.
"turun kamu"perintah Alex.
"kamu suruh aku turun di sini Mas...?"tanya Raina.
"iya, turun"bentak Alex.
__ADS_1
Raina turun lalu menutup pintu mobil dengan kasar. Alex yang kesal pergi meninggalkan Raina begitu saja.
"aku gak nyangka ya Mas kamu benar-benar ninggalin aku gitu aja"gumam Raina.
...
Riky melajukan mobil hendak menemui salah satu klien penting nya siang ini, saat itu Riky melihat sosok wanita yang sedang berjalan dengan wajah sangat berantakan dan kelelahan.Riky menepikan mobilnya dan menghampiri wanita tersebut.
"Raina..... "panggil Riky.
"Mas Riky, syukurlah aku bisa bertemu dengan orang yang aku kenal"gumam Raina.
Raina merasa sangat kelelahan, kepalanya pusing dan hendak tumbang, akan tetapi Riky dengan cepat menangkap Raina dan membawa masuk ke dalam mobilnya.
"Rain, apa yang terjadi sama kamu.. ?"tanya Riky panik.
"aku gak papa Mas"jawab Raina lirih.
"kamu jangan bohong sama saya, dimana Alex, kenapa dia membiarkan kamu berjalan kaki seperti ini, apa lagi ini sangat jauh dari rumah kalian Rain, apa yang terjadi...?"tanya Riky lagi.
Raina tidak menjawabnya, dan tiba-tiba ia pingsan.
"Raina... Rain... Raina...... "teriak Riky.
Riky bergegas melajukan mobil dan hendak membawa Raina ke rumah sakit, saat dalam perjalanan ke rumah sakit, Riky berulang kali mencoba menghubungi Alex akan tetapi ponsel Alex tidak aktif.
Alex tiba di rumahnya dan langsung masuk ke dalam kamar tanpa menegur siapa pun yang ia lihat di dalam rumah. Mata Alex terpaku pada ponsel dan dompet Raina yang ada di atas meja rias.
"jadi Raina gak bawa hp dan gak bawa dompet, syit.... "ucap Alex merasa kesal pada dirinya sendiri.
Alex terburu-buru keluar dan hendak mencari Raina, ia sadar apa yang barusan ia lakukan sangat keterlaluan dan dapat membahayakan istrinya.
"Alex kamu mau kemana..?"tanya Oma.
"jemput Raina Oma"jawab Alex.
Oma hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan cucunya itu tanpa tahu apa yang sedang terjadi.
Alex mencari ke sana kemari akan tetapi tidak menemukan Raina,Alex merogoh kantong celananya dan mengambil ponsel, ia semakin kesal mendapati ponselnya yang mati kehabisan daya.
"sial...."teriak Alex sambil memukul stir mobilnya.
Alex kembali mencari dengan jalan kaki tetapi hasilnya juga nihil.
"apa yang sudah kamu lakukan Lex, kenapa kami bodoh sekali, bagaimana kalau terjadi apa-apa sama Raina"gumam Alex dalam hati.
Sementara itu di rumah sakit,Raina sedang di tangani oleh Dokter,Riky masih sibuk mengotak-atik ponselnya karena urusan meeting nya yang tertunda dan juga berharap bisa menghubungi Alex.
__ADS_1
***