SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU

SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU
Siapa Yang Berani Mengusik Keluargaku...?


__ADS_3

"Mas aku mau ke kamar duluan ya, sepertinya Baby Adrai ngantuk Claudia juga udah ngantuk Mas"ungkap Raina.


"iya sayang, entar biar Mas yang bilang sama mereka. Kamu buruan bawa anak-anak ke kamar"ucap Alex.


Saat Raina baru tiba kamarnya, tiba-tiba lampu mati dan keadaan di sekitar sangat gelap. Raina hanya bisa meraba anak-anaknya.


"Ma aku takut..."teriak Claudia menangis.


"kamu tenang ya sayang dekat sama Mama ya"ucap Raina.


Raina menerangkan kamar dengan senter di ponselnya, ia meletakkan baby Adrai di atas kasur, lalu ia mengambil ponselnya dan akan menghubungi Alex. Tapi baru saja Raina akan menekan nomor Alex tiba-tiba ponsel Raina mati kehabisan baterai.


Lalu ada seseorang yang membuka pintu dan masuk ke kamar, Raina tidak bisa melihat dan orang tersebut juga tidak berbicara apa pun.


"Mas itu kamu ya...?" tanya Raina.


Akan tetapi tidak ada jawaban.


Sementara itu Alex yang sedang berada dalam party juga merasakan khawatir akan keadaan istri dan anak-anaknya di saat gelap seperti ini.


"Rey, Boy kalian segera cek listrik di luar ya, Ken dan Papi aku titip yang lain ya di sini, aku mau liat Raina dan anak-anak"ucap Alex.


Semua pun menyetujuinya.


"hai siapa kamu, kembalikan anakku.... "teriak Raina karena ada orang yang mau menculik anaknya.


Meski dalam keadaan gelap Raina juga bisa melihat ada satu orang lagi yang masuk ke dalam kamarnya dan sedang berusaha untuk membawa Claudia.


"aku gak mau.... Mama tolong aku"teriak Claudia.


"lepaskan anak-anakku"teriak Raina yang terus berusaha menarik anak-anaknya dari para penculik tersebut.


Di saat itu terdengar suara langkah kaki Alex yang berlari menuju kamar. Para penculik panik dan segera melepaskan baby Adrai juga Claudia.Kepala Raina di pukul hingga pingsan.Claudia terus menangis, para penculik kabur melewati jendela dan turun ke bawah menggunakan tali.


Boy dan Rey menemukan security yang tertidur di pos dan segera membangunkannya. Lalu segera menghidupkan saklar lampu yang sengaja di matikan oleh seseorang.


...


"hampir aja ketauan, untungnya kita bisa kabur duluan"ucap Indira.


"ya untungnya kita lebih cepat dari yang lain nya"ucap Riky.

__ADS_1


"tapi kita gagal culik anaknya, kenapa gak kita bawa aja sih tadi...?"tanya Indira.


"gimana mau bawa bayi, kamu ingat dong gimana tadi ribet nya kita kabur lewat jendela pakai tali, pikir pakai otak. Kita gak ketauan aja udah syukur"jawab Riky.


"terus apa untungnya kita capek-capek seperti tadi..?" tanya Indira lagi.


"ada kok untungnya, pasti kamu gak tau kan apa yang udah saya lakuin"ucap Riky.


"apa...? "tanya Indira penasaran.


"hmmm apa ya...? "gumam Riky.


Indira melirik tersenyum dan mencoba akan melakukan senjata pamungkasnya.


"eh iya iya saya katakan sama kamu, cepat menjauh"pinta Riky.


"oke cepetan kasih tau"pinta Indira dan menjauh dari wajah Riky.


"tadi saya pukul kepala Raina menggunakan siku hingga dia pingsan"jelas Riky.


"apa...? wah... keren, kamu luar biasa Pak, pasti sekarang Alex lagi panik banget dan Raina nya syok berat, kumat lagi deh trauma masa lalunya"ucap Indira.


"iya pastinya akan seperti itu, kamu senang kan ? "tanya Riky.


Riky ikut bahagia melihat Indira yang tertawa bahagia.


....


"Raina bangun sayang, ini ada apa sih...? Siapa yang berani mengusik keluargaku?" Ucap Alex panik.


"kamu jangan panik gitu dong, ini kamu kasih minyak angin dulu, mudah-mudahan Raina cepat sadar"ucap Oma pula.


Rey dan Boy yang mendengar cerita dari security segera mencari petunjuk, sedangkan yang lainnya sedang berkumpul di kamar Raina.


"udah ya sayang jangan takut lagi, di sini ada Tante Stella, ada yang lain juga yang akan selalu jagain Claudia. Jangan nangis lagi ya"ucap Stella memeluk dan menenangkan Claudia.


"Mama kenapa belum bangun Tante...? "tanya Claudia.


"sabar ya sayang, bentar lagi pasti Mama kamu bangun"jawab Maya.


Setelah beberapa kali Alex memberikan aroma minyak kayu putih putih ke hidung Raina, akhirnya Raina pun tersadar.

__ADS_1


"Adrai... claudia... "teriak Raina saat sadar .


"sayang, hei ini Mas sayang"ucap Alex.


"mana anak-anak kita Mas...? "tanya Raina.


"Mama.... "panggil Claudia yang berlari menghampiri Raina dan memeluknya.


"sayang, kamu baik-baik aja kan..? "tanya Raina.


"iya Ma aku baik-baik aja, syukur lah Mama udah bangun"jawab dan Ucap Claudia.


"adek kamu mana sayang...? "tanya Raina lagi.


"Rain, ini baby Adrai ada sama Mami, sebenarnya apa yang terjadi...?"tanya Mami Alex.


"tadi ada yang masuk kamar ini dan mau culik anak-anak"jawab Raina dan menjelaskan apa yang telah ia alami.


"aku takut Mas... "ucap Raina menangis.


"gak papa sayang, sekarang kan udah ada Mas di sini, maaf ya Mas tadi terlambat datang"ucap Alex dan memeluk Raina.


"iya Mas, aku sedikit lebih tenang sekarang"ucap Raina lagi.


"Kurang ajar, keterlaluan sekali ya, siapa yang berani mengganggu acara kita dan kenapa harus Raina yang selalu di ganggu"ucap Papi Alex dengan Amarahnya.


"iya niat kita kesini mau senang-senang, tapi malah ada aja orang jahat yang mau ganggu keluarga kita"sambung Mami Alex.


"kalau Raina yang di ganggu, aku yakin banget dan gak salah lagi ini tetap orang yang sama" ucap Alex.


"sudah ya, biar Rey dan Boy yang mencari siapa orang itu,kita tunggu kabar mereka,besok baru kita bersihkan bekas pesta tadi, sekarang semuanya istirahat, Maya kamu tidur sama Oma ya"perintah Oma.


"iya Oma"jawab Maya.


Semua kembali ke kamarnya masing-masing. Di villa besar keluarga Alex tersebut memiliki 6 kamar, 3 di lantai atas dan 3 lagi di lantai bawah.


Di lantai atas kamar pertama di tempati Raina dan Alex serta kedua anaknya,kamar kedua di tempati oleh Stella dan Ken, dan kamar ketiga nantinya akan di tempati oleh Boy. Sedangkan di lantai bawah kamar pertama di tempati Oma dan Maya, kamar kedua di tempati oleh Mami dan Papi Alex, sedangkan kamar ketiga akan di tempati oleh Rey.


Setelah tiba di kamar,mereka semua pun beristirahat karena kelelahan.Lain halnya dengan Raina yang masih merasa ketakutan.


"sayang tenang ya di sini ada Mas, anak-anak udah pada tidur, sekarang kamu juga tidur. Mas akan selalu ada di samping kamu dan jagain kamu"ucap Alex yang terus saja memeluk Raina dan menenangkan nya.

__ADS_1


***


__ADS_2