SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU

SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU
Lahir Prematur


__ADS_3

"Raina" gumam Oma saat mendengar suara teriakan dari Raina.


Oma yang sedang berada di luar, berlari mencari sumber arah suara Raina berteriak.


"Astaghfirullahaladzim, Raina....kamu kenapa...?" teriak Oma saat melihat keadaan Raina yang sedang kesakitan dengan mengeluarkan banyak darah dari ************ nya.


"Oma tolong aku Oma" ucap Raina lirih.


"sabar ya sayang, Oma akan segera cari pertolongan" ucap Oma.


"Bik... Bibik tolong Bik" teriak Oma panik.


Lalu Bibik yang Oma panggil telah datang dan memanggil taxi untuk membawa Raina ke rumah sakit.


Dalam perjalanan ke Rumah sakit, Oma terus menghubungi Alex tetapi tidak di angkat karena ia sedang meeting dan tidak memegang Ponsel.


...


"Pak Bos, Boy sudah datang dan menunggu di ruangan Bapak " ucap Rey memberitahu Alex saat selesai meeting.


"ok kita ke sana sekarang" ajak Alex.


Alex dan Rey masuk ke ruangan menghampiri Boy.


"selamat Pagi Pak Alex, Pak Rey " ucap Boy dan berjabat tangan.


" pagi " jawab Rey.


"em pagi, silahkan duduk kembali" ucap Alex.


"terima kasih Pak" ucap Boy.


"jadi seperti ini, saya tahu kamu sedang tidak ada pekerjaan saat ini, jadi saya mau menawarkan pekerjaan untuk kamu. Kamu bisa bergabung dengan perusahaan saya ,sebagai asisten nya Rey" tawar Alex.


"asisten saya Pak...?" tanya Rey terkejut.


"iya kenapa Rey...? jadi seperti ini, kamu itu asisten pribadi saya.Kamu bisa jadi supir, sekretaris, bodyguard dan lain-lain. Pekerjaaan kamu banyak sekali, jadi saya berbaik hati memberikan kamu asisten itu juga untuk membantu pekerjaan saya bukan...? tetap perusahaan yang menggaji Boy, dia karyawan saya" jelas Alex.


"oh...... terima kasih banyak Pak" ucap Rey tersenyum bahagia.


"jadi apa kamu mau Boy...? "tanya Alex kepada Boy.


"gak mungkin saya nolak kesempatan sebagus ini Pak " jawab Boy.


"Bagus, kalau gitu bisa kan hari ini kamu mulai kerja....? "tanya Alex lagi.

__ADS_1


"bisa Pak, terima kasih banyak" ucap Boy.


Rey dan Boy keluar dari ruangan Alex. Rey menunjukkan meja kerja Boy dan tugas nya.


Sementara itu Alex yang masih merasa kesal dengan Raina tiba-tiba khawatir dengan keadaan Raina ,ia melihat ponsel nya dan ada 26 panggilan masuk dari Oma. Alex semakin berpikiran yang tidak-tidak dan menghubungi Oma.


"Assalammualaikum Oma,ada apa menghubungi Alex, tadi Alex lagi meeting gak pegang hp Oma. Maaf ya"ucap Alex.


"kamu gak usah minta maaf sama Oma, minta maaf sama istri kamu"ucap Oma.


"kenapa dengan Raina Oma..?"tanya Alex.


"kalau kamu mau tahu dan masih peduli sama istri kamu, kesini sekarang, Rumah sakit Medica"perintah Oma sembari menahan amarah dan kesedihan nya.


"Oke Oma Alex ke sana sekarang"jawab Alex.


Lalu panggilan telfon terputus.


Alex keluar dari ruangan nya melewati meja kerja Boy dan ada Rey juga di sana.


"Rey ikut saya sekarang" ajak Alex.


" baik Pak" jawab Rey.


Rey mengikuti Bos nya keluar, sementara Boy masih sibuk mengerjakan tugas dari Rey.


...


Alex menghampiri Oma di depan ruang UGD.


"Raina jatuh dari tangga Lex, tadi saat Oma di luar Raina berteriak, Oma masuk dan melihat Raina sudah tergeletak dengan penuh darah,Raina membawa dompet kamu dan Bibik mendengar Raina memanggil nama kamu " jawab Oma dengan bersedih.


Alex terdiam mendengar penjelasan dari Oma nya , ia menangis dan menyesali perbuatan nya.


"kamu yang sabar ya Lex, kita berdoa saja istri dan calon anak kalian selamat" ucap Oma dan memeluk Alex.


"ini semua salah aku Oma, Raina pasti jadi tidak fokus menuruni tangga karena aku, aku ini suami yang bodoh Oma, kalau terjadi apa-apa sama Raina dan calon anak aku, aku gak akan bisa memaafkan diri aku sendiri" ucap Alex penuh penyesalan dan terpuruk.


"sudah Nak, tidak ada guna juga menyalahkan diri sendiri" kata Oma menenangkan Alex.


Pintu UGD terbuka, Dokter keluar dengan membawa selembar surat persetujuan operasi.


"Maaf dengan keluarga Ibu Raina" tanya Dokter.


"iya saya suami nya Dok" jelas Alex.

__ADS_1


"saya Oma nya " ucap Oma.


"Baik, jadi begini Pak, Buk ,kondisi Ibu Raina saat ini sangat lemah, begitu juga dengan janin nya. Beliau sudah banyak kehilangan darah, untung nya persediaan darah yan sama dengan golongan darah Ibu Raina di Rumah sakit ini masih ada. Akan tetapi Ibu Raina harus segera di operasi untuk mengeluarkan janin nya " jelas Dokter.


"tapi Dok usia kandungan Istri saya baru 7 bulan, apa tidak terjadi masalah...? " tanya Alex.


"meski terlahir prematur tetapi usia kandungan 7 bulan itu usia janin yang kuat Pak, dari pada harus membiarkan nya di dalam kandungan,akan lebih bahaya dan resiko keselamatan buat Ibu Raina juga terancam Pak.Kita sudah tidak punya banyak waktu lagi Pak, Bu.Jika kalian setuju langsung saja tanda tangan " ucap Dokter memberikan selembar kertas persetujuan kepada Alex.


"bagaimana ini Oma...? " tanya Alex.


"iya Alex... " Oma mengangguk memberikan isyarat setuju kepada Alex.


Alex menandatangani surat persetujuan operasi setelah itu Raina yang sedang tidak sadar di bawa keluar dari UGD menuju Ruang operasi.


Alex berlari menghampiri Raina dan memegang tangan Raina menuju ruang operasi.


"sayang maafin akau ya, kamu Pasti kuat, kamu dan anak kita harus selamat" ucap Alex menangis.


"maaf Pak tunggu di luar ya " perintah suster saat tiba di depan ruang operasi.


"tolong selamatkan istri dan anak saya Dok" pinta Alex memohon.


"tenang saja Pak, kami pasti akan melakukan yang terbaik" ucap Dokter.


Pintu ruang operasi di tutup dan Operasi Raina sedang berlangsung.Sedangkan Oma dan Alex menunggu di luar ruang ,sementara itu Rey sudah kembali ke Kantor karena ada kerjaan dari Alex yang harus di siapkan oleh Rey.


Alex mondar-mandir merasa khawatir dan tidak tenang yang membuat Oma nya juga merasa gelisah.


"Alex kamu duduk dulu ya, kita berdoa buat istri dan anak kamu" ucap Oma.


Kemudian Alex duduk di samping Oma dan berdoa untuk Istri dan anak nya.


40 menit telah berlalu, Alex menangis saat ia mendengar suara tangisan bayi dari dalam ruang operasi.


"Oma,suara anak aku ..." ucap Alex menangis dan memeluk Oma nya.


Oma juga ikut merasa sangat terharu.


20 menit kemudian lampu isyarat operasi sudah padam, pintu ruang operasi terbuka, Dokter dan para suster keluar dari ruangan itu.


"Dokter bagaimana....? "tanya Alex.


"alhamdulillah operasi berjalan lancar, Istri dan anak Bapak selamat.Tetapi Ibu Raina sekarang belum sadar dan anak Bapak harus di letakkan di ruang inkubator terlebih dahulu" jelas Dokter.


"alhamdulillah ucap Oma dan Alex bersamaan.

__ADS_1


Perasaan Alex menjadi lebih tenang.


***


__ADS_2