
"sayang kamu lagi ngerjain Mas ya...? " tanya Alex.
"supraise..... perkenalkan saya Raina anak magang yang akan menjadi sekretaris nya Pak Alex" ucap Raina tersenyum.
"sayang.... " panggil Alex dan tersenyum.
"gimana seneng gak...? " tanya Raina.
"ya seneng lah" jawab Rey dan juga Boy yang tiba-tiba masuk ke ruangan Alex.
"eits kalian ini ya, kompak banget ngerjain Bos.Masuk ke ruangan saya juga udah gak pakai permisi. Mau saya pecat ya kalian...? " canda Alex yang kesal kepada Boy dan Rey.
"ampun Pak Bos" canda Boy pula.
"hahaha" Rey tertawa.
"udahlah Pak Bos ,tapi seneng kan sama kejutan nya....? " tanya Raina.
"siapa bilang, kamu juga ,kamu kira gampang magang di kantor ini. Harus ada yang kamu lakukan terlebih dahulu" ucap Alex kepada Raina.
"oh iya, memang nya apa sih Pak Alex...? " tanya Raina.
"inisiatif dong" ucap Alex lagi .
Raina tersenyum lalu dengan agresif mengecup bibir Alex di depan Boy dan Rey.
"waow........ "gumam Rey menutup mata dengan kedua telapak tangan nya tetapi tetap ada celah untuk melihat.
"kita pura-pura gak liat kejadian tadi aja Rey" bisik Boy di telinga Rey.
Alex terkejut dan senang mendapat perlakuan itu dari sang istri.
"jadi gimana, sekarang seneng banget gak..? " tanya Raina kepada Alex.
"iya dong seneng banget pasti nya, kalian berdua mulai besok naik gaji dan sekarang boleh keluar"jawab Alex lalu berbicara kepada Boy dan Rey.
"asik terima kasih Bos" ucap Rey.
" kalau begitu kita pamit keluar ya Pak Bos ,Buk Bos" ucap Boy.
"makasih ya udah bantuin saya kasih kejutan buat Bos kalian" ucap Raina.
"jangan sungkan Buk Bos" jawab Rey.
"iya sama-sama Buk Bos" jawab Boy pula.
"tunggu, ini anak magang sekretaris saya ya bukan Buk Bos kalian" ucap Alex.
"terserah Pak Bos aja, kami keluar dulu" ucap Rey.
__ADS_1
Rey dan Boy pun keluar dari ruangan nya Alex.
"kalau begitu kapan saya udah mulai kerja Pak Bos...? " tanya Raina.
" besok aja ya, sekarang udah siang telat kalau mau kerja ,masuk kerja itu jam 8" jelas Alex.
"iya deh kalau gitu aku kembali jadi istri kamu dulu aja, hahaha" ucap Raina tertawa.
"hmm yang bahagia banget abis ngerjain suami nya.sayang Mas mau rapat bentar ya,di Perusahaan ini kok gak di luar, kamu tunggu aja ya baring-baring dulu di sofa atau mau ngapain terserah kamu.Mas selesai rapat kita makan siang bareng" ucap Alex.
"iya Mas aku tunggu ya" ucap Raina pula.
Alex menghadiri rapat, sementara Raina menunggu Alex di ruang kerja nya.
...
"Bagus ,akhir nya kamu mau juga ya datang ke perusahaan saya " ucap Riky kepada Indira.
"iya saya gak ada pilihan lain ,selain butuh pekerjaan ini juga akan lebih mudah kan untuk kita bekerja sama dalam menghancurkan perusahaan X milik Alex.
"iya kamu benar,kebetulan sekretaris saya baru aja risent, jadi kamu di sini bisa menjadi sekretaris saya.Dan saya dengar sekretaris Alex yang baru adalah anak magang yang mulai besok akan bekerja" ucap Riky lagi.
"wow hebat, secepat itu ya kamu dapat kabar" puji Indira.
"ya jelaslah" ucap Riky tersanjung.
"ya, ya ,ya" gumam Indira.
"Kamu tenang saja, semua berjalan sesuai rencana dan sesuai rute nya" jawab Indira.
"ingat jangan gegabah, perlahan tapi pasti"ucap Riky.
"beres Bos" Jawab Indira.
"Alex.. Alex saya sudah tidak sabar melihat kamu menangis karena kehilangan anak kamu dan juga kehancuran kamu" gumam Riky.
Riky dan Indira tersenyum licik.
...
"Sus lagi ngapain...? " tanya Mami Alex yang melihat suster di dapur.
Suster Anggit yang akan memasukkan serbuk ke dalam botol susu baby Adrai pun panik dan mengurungkan niat nya lalu menyimpan serbuk tersebut di dalam saku baju nya, akan tetapi Suster Anggit tidak menyadari bahwa serbuk tersebut tidak masuk ke dalam saku melainkan terjatuh ke lantai
"ini Bu saya lagi panaskan ASI nya Baby Adrai ,biasa nya sebentar lagi Baby Adrai akan bangun dan minum susu" jawab Suster gugup .
"oh iya sudah Sus kalau sudah selesai langsung ke kamar Baby Adrai ya.Sekarang biar saya lihat dulu" ucap Mami Alex.
"baik Bu" jawab Suster.
__ADS_1
Setelah selesai Suster Anggit pun bergegas menuju ke kamar baby Adrai.
Bik Inem pembantu Alex yang sedang membersihkan dapur membuang serbuk yang ia sapu di lantai itu ke dalam tong sampah.
" Suster...Baby Adrai nya sudah bangun ni mau mikcu" ucap Mami Alex saat melihat suster Anggit datang menghampiri mereka.
"oke deh, suster udah bawa cucu nya buat Baby Adrai" ucap Suster Anggit pula.
"ha.. ha.. ha.. " suster dan Mami Alex tertawa bersama.
...
"Mas, aku pulang dulu ya " pamit Raina.
"iya sayang hati-hati nyetir mobil nya ya " ucap Alex dan mencium kening istri nya.
"Iya Mas, aku gak ngebut-ngebut kok" jawab Raina.
Raina mengendarai mobil nya dan menuju pulang ke rumah.
Setelah sampai di rumah ,Raina langsung menuju kamar Baby Adrai karena sudah rindu dengan anak nya itu.
"sayang...Mama pulang" ucap Raina saat masuk kedalam kamar Baby Adrai.
"eh Mama sudah pulang tu" ucap Mami Alex yang sedang menggendong cucu nya.
"Hai Mam, Suster kemana..? "tanya Raina.
"Hai sayang kamu baru pulang ,oh ya suster lagi ke toilet, kebetulan dari tadi Mami memang ada disini main sama baby Adrai" jawab Mami.
"makasih ya Mi udah bantuin jaga baby Adrai" ucap Raina.
"sama-sama sayang, gak perlu sungkan ,baby Adrai ini kan cucu nya Mami" jawab Mami .
"iya Mi" ucap Raina.
"oh ya urusan kamu soal magang gimana,berhasil kasih kejutan nya ke Alex ? " tanya Mami.
"berhasil dong Mi, kocak banget" jawab Raina dan menceritakan kejadian di kantor tadi.
"lucu banget pasti wajah Alex, kamu sudah makan sayang...? " tanya Mami Alex lagi.
"udah Mi tadi sama Mas Alex " jawab Raina.
"ya udah kalau gitu kamu mandi dulu gih ,baru main sama anak kamu" perintah Mami.
"iya Mi ,aku memang udah gerah banget. Titip baby Adrai ya Mi, aku mandi dulu" ucap Raina dan keluar dari kamar anak nya.
Sementara itu saat di toilet, suster Anggit yang menyadari bahwa serbuk di saku nya hilang merasa sangat panik.
__ADS_1
"duhh... mampus gue kalau sampai ada yang nemuin serbuk itu, lagian loe ada-ada aja sih Anggit, loe tega mau nyakitin bayi yang gak berdosa itu " ucap Anggit dalam hati nya dengan perasaan yang sangat kacau.
***