
"maksud Mas...? "tanya Raina balik.
"kamu kenapa malah balik tanya sih, Mas tau ada yang kamu pikirin, ucap Alex.
"oh.... iya Mas, tapi aku belum yakin"ungkap Raina.
"ada apa...? "tanya Alex.
"saat di pasar tadi, aku ngerasa ada yang selalu mengikuti dan mengawasi aku Mas"jelas Raina.
"siapa...? terus dia gak macam-macam kan...?"tanya Alex lagi.
"aku gak tau Mas siapa, misterius banget. Dan dia gak macam-macam kok, tapi tetap aja aku takut dan jadi kepikiran Mas"jawab Raina.
"sial siapa lagi sih orang yang mau mengganggu keluarga saya"gumam Alex dalam hati.
"Mas, kamu gak papa...? "tanya Raina.
"Mas gak papa sayang, udah ya kamu jangan takut ada Mas yang akan selalu jaga kamu" ucap Alex dan memegang tangan Raina.
"iya Mas"jawab Raina tersenyum.
"Mas aku lanjutin masak ya"ucap Raina.
"gak usah sayang, biar Bik Ina aja yang lanjutin"pinta Alex.
"gak apa-apa Mas, kan udah di obatin luka nya"ungkap Raina.
"ya udah deh, kalau gitu Mas mau main sama baby Adrai dan Claudia dulu ya sayang, Oma juga ada di kamar nya baby Adrai"ucap Alex.
"iya sayang"jawab Raina lalu melanjutkan untuk memasak.
...
"Sayang, besok Mas tugas ke luar kota dua hari jadi Ayah dan Bunda akan tetap nemenin kamu di sini, gak apa-apa kan sayang..?" ungkap Ken kepada Stella.
"ya gk papa dong sayang, aku malahan seneng lho"jawab Stella.
"kamu gak mau ikut Mas aja...? "tanya Ken.
"gak Mas, aku kan juga ada kerjaan di kantor"jawab Stella.
"iya udah, tapi kamu jangan setir mobil sendiri ya, kemana-mana.... "ucap Ken.
"harus sama supir"lanjut Stella.
"iya benar"ucap Ken tersenyum.
"iya Mas siap"jawab Stella.
"anak Papa jagain Mama ya di rumah, jangan bandel"ucap Ken sambil mengelus perut Stella.
"iya Papa, hati-hati ya besok dan cepat pulang"jawab Stella seolah menjadi anak nya.
__ADS_1
"Ken besok kamu berangkat pagi kan...? biar Stella berangkat ke kantor nya bareng Ayah"ucap Ayah Ken yang tiba-tiba datang menghampiri mereka di ruang keluarga.
"Ayah, udah siap yah...? "tanya Ken.
"sudah dong, tinggal nunggu Bunda aja, maklum Mak-mak ribet"bisik Ayah ken.
"iya Yah aku paham kok"jawab ken.
"Ehem... "Stella berdehem.
"sayang kamu kan belum jadi Mak-Mak, baru calon"ucap Ken tersenyum.
"iya iya"ucap Stella pula.
"oh iya Yah,jadi besok Ayah mau ke Kantor ya boleh juga tu yah,aku lebih tenang kalau istri aku yang tercinta ini pergi nya sama Ayah"ucap Ken menghindari pembicaraan masalah tadi dengan Stella.
"iya besok kan kamu tugas di luar kota, jadi apa salah nya ayah yang sekali-sekali ke kantor"ucap ayah Ken lagi.
"Loh jadi Bunda sendirian dong di rumah"ucap Stella.
"gak sayang, kebetulan besok Bunda juga ada arisan jadi Bunda akan pergi sama teman Bunda"jawab Bunda Ken yang juga menghampiri mereka.
"oh gitu, ya deh Bunda ,oh ya Bunda tadi ada yang ngomong..."ucapan Stella terpotong.
"wahh Bunda cantik banget"puji Ayah Ken.
"ngomong apa sayang...? "tanya Bunda Ken.
Stella dan Ken pun hanya tersenyum
"oke.. "teriak Ken
Keluarga Ken pergi Liburan bersama ke suatu tempat wisata di Jakarta.
...
"Pak Riky saya tau ada sesuatu kan yang Bapak sembunyikan dari saya"ucap Indira saat ia bertemu dengan Riky di sebuah Restaurant.
"jadi kamu ajakin saya makan sebenar nya hanya karena mau korek informasi ini kan ,ngaku kamu"ujar Riky.
"ih kok Bapak tau sih, Bapak ini pintar deh"puji Indira nyinyir.
"muji yang ikhlas dong"ucap Riky.
"ikhlas banget lho saya Pak, lahir dan batin"ungkap Indira.
"kamu itu pengen tau banget ya apa yang sedang saya sembunyikan dari kamu sekarang...?"tanya Riky.
"nah kan bener ada sesuatu yang Bapak sembunyikan dari saya, kok bisa sih Pak.Kok bisa saya itu gak di kasih tau"ucap Indira.
"memang nya kamu itu siapa, saya tegaskan ya sama kamu, ini masalah pribadi saya yang gak ada sama sekali sangkut paut nya sama kamu, kamu gak harus tau dan gak perlu tau"ucap Riky.
"oh gitu, oke fine.Kamu tega banget sih sama aku,kamu gak ingat apa yang udah aku lakuin buat kamu selama ini,kamu jahat,lelaki gak tau diri abis manis sepah di buang"teriak Indira dan berpura-pura menangis seakan tersakiti.
__ADS_1
"eh apa-apaan sih kamu, malu tau di liatin banyak orang. Entar di kirain saya jahatin kamu lagi"ucap Riky.
"biarin.. hiks.. hiks... hiks... kamu jahat Mas"teriak Indira makin jadi.
Kini Indira dan Riky menjadi pusat perhatian orang di sekitar mereka.
"aduh diam dong, malu nih saya"Pujuk Riky.
"boleh ,tapi janji harus kasih tau"pinta Indira.
"kamu ...."ucap Riky kesal.
"saya teriak lagi nih"ancam Indira.
"stop... iya saya kasih tau kamu"ucap Riky.
"janji... "pinta Indira.
"iya janji"ucap Riky.
"maaf Pak, Buk ,saya hanya salah paham sama pacar saya"ucap Indira kepada semua orang di sekitar mereka.
Hingga mereka pun tidak menjadi pusat perhatian lagi dan Riky juga menceritakan rahasia nya kepada Indira.
...
Ke esokan hari tiba saat nya Ken harus berangkat tugas ke luar kota.
"kamu hati-hati ya Mas, jaga diri baik-baik dan jangan telat makan"pesan Stella.
"sayang, Mas cuma pergi dua hari lho. Itu pesan juga buat diri kamu"ucap Ken.
"Mas, aku pasti baik-baik aja karena aku disini ada yang jagain. Sementara kamu apa,kalau gak di ingatin makan aja kamu suka lupa makan"ucap Stella pula.
"iya sayang, Mas pergi dulu ya"pamit Ken dan mencium kening Stella.
Ken juga berpamitan dengan kedua orang tua nya.
"Yah, Bun Ken berangkat dulu ya. Aku ttip Istri dan calon anak aku"pamit Ken.
"pasti sayang, hati-hati ya"pesan Bunda Ken.
"ingat kamu pasti bisa menangin tender itu"ucap Ayah ken.
"doain ya Yah"pinta Ken.
Setelah berpamitan Ken langsung di antar supir menuju Bandara dan akan menuju ke Surabaya.
Setelah itu Stella dan Ayah Ken pergi ke Kantor, sepanjang perjalanan Stella merasa tidak tenang. Hati nya selalu gelisah dan terus memikirkan Ken.
"ya Allah lindungi suami hamba dalam perjalan nya dan dimana pun dia berada,Aamiin"doa Stella dalam hati.
***
__ADS_1