SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU

SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU
Raina Siuman


__ADS_3

"Ibu Raina akan segera kami pindahkan ke ruang rawat inap, sementara itu anak Bapak harus tetap berada di inkubator sampai keadaan nya membaik" ucap Dokter.


"tapi kami boleh lihat kan Dok...? " tanya Alex.


"kalau Ibu Raina silahkan saja Pak, siapa pun boleh melihat dan mendekat. Akan tetapi kalau anak Bapak untuk sementara ini hanya bisa di liat dari luar saja" jawab dokter.


"terima kasih Dok " ucap Alex.


"terima kasih Dok" sambung Oma pula.


Oma terlebih dahulu melihat cicit nya yang ada di ruang inkubator, sementara Alex menemani Raina yang belum juga sadar.


Alex juga segera menghubungi Stella dan meminta tolong untuk menjemput Claudia dan di bawa ke rumah sakit.


Setelah melihat cicit nya, Oma menuju ke ruangan Raina di rawat dan menghampiri Alex yang sedang menangis di samping Raina.


"sayang, kamu cepetan bangun ya, Adrai udah nungguin kamu, dia mau lihat Mama nya " ucap Alex dan mencium tangan Raina.


"Alex, yang sabar ya... Oma yakin sebentar lagi Raina pasti akan sadar" ucap Oma.


"iya Oma" jawab Alex.


"sekarang kamu lihat anak kamu dulu ,biar Oma yang menjaga Raina ya " ucap Oma.


Alex mengangguk dan berjalan ke ruang inkubator untuk melihat anak nya.


Sesampainya di sana, Alex merasa sangat terharu dan bahagia, ia tidak menyangka telah menjadi seorang ayah.


"sayang kamu yang kuat ya, cepat membaik agar kita bisa pulang dan berkumpul sama Mama, Kak Claudia juga Oma uyut kamu" ucap Alex lirih.


"ganteng banget ya, hidung nya mancung mirip Papa nya, mata nya bulat seperti Mama nya" puji Stella yang tiba-tiba datang menghampiri Alex.


Alex menoleh ke arah suara itu berasal.


"Stella..... " ucap Alex.


"Hai Mas Alex" sapa Stella.


"Hai juga, Claudia mana...? " tanya Alex.


"ada sama Oma jagain Raina" jawab Stella.


"makasih ya Stell udah mau kesini bawa Claudia" ucap Alex.


"iya sama-sama" jawab Stella lagi.


"selamat ya Mas kamu dan Raina udah punya Anak sekarang" ucap Stella.


"iya Makasih ya " ucap Alex pula.


"sama-sama Mas " jawab Stella.


Alex dan Stella menemani Raina di rumah sakit. Sementara itu Oma dan Claudia sudah pulang terlebih dahulu di antar oleh Rey.


"sayang kenapa kamu belum bangun sih, aku kangen banget sama kamu" ucap Alex kepada Raina yang masih belum sadarkan diri.


"Mas Alex, Raina itu perempuan yang kuat aku yakin kok entar lagi pasti Raina bangun" ucap Stella mencoba menenangkan Alex.

__ADS_1


"iya Stell, makasih ya " ucap Alex.


"sama-sama Mas " jawab Stella tersenyum.


"assalammualaikum"ucap Ken yang baru datang untuk menjemput Stella.


"wa'alaikumsalam" jawab Stella dan Alex.


"Mas Ken...? " ucap Stella.


"Hai sayang" sapa ken dan membelai rambut Stella.


"maaf Lex aku baru sempat ke sini, kerjaan di kantor banyak banget yang gak bisa di tinggal, apa lagi sekretaris aku udah pulang duluan jadi aku yang handle" jelas Ken sambil melirik Stella.


"no problem, justru aku yang mau minta maaf gara-gara aku sekretaris kamu jadi pulang duluan" ucap Alex.


"its oke, Alex gimana Raina...? " tanya Ken


"seperti yang kamu lihat" jawab Alex bersedih.


"mudah-mudahan Raina cepat sadar ya, anak kalian dimana...? " tanya Ken lagi.


"Amiin makasih ya, ada di ruang inkubator" jawab Alex.


" oh... boleh di lihat...? " tanya Ken.


"boleh Mas dari luar ,kita lihat sekalian pulang yuk Mas " ajak Stella kepada Ken.


Ken mengangguk.


"Mas Alex, kami pamit dulu ya.. jam besuk juga udah mau abis kan" pamit Stella.


"yang sabar ya Bro, kasih kabar ke kita kalau ada perkembangan tentang Raina. Kita pulang dulu ya " pamit Ken.


"em... terima kasih " ucap Alex lagi.


Ken mengangguk, Lalu ia dan Stella beranjak dari ruangan Raina di rawat.


...


Keesokan hari nya...


Boy sangat terkejut saat ia membuka pintu ada Indira di depan rumah nya.


"mau ngapain kesini...? "tanya Boy.


"santai dong, gitu banget. Dengar-dengar kamu sekarang kerja di perusahaan Alex kan, hebat ya kamu " ucap Indira.


"bukan urusan kamu" kata Boy dan pergi meninggalkan Indira.


"Boy tunggu.... " panggil Indira.


Boy sama sekali tidak menggubris nya lalu pergi melaju dengan mobil nya.


"gila tu cewek ,mau ngapain lagi sih dia" gumam Boy kesal.


Tiba-tiba ponsel Boy berdering dan ada panggilan masuk dari Rey.

__ADS_1


"Boy kamu ke kantor aja dulu, lanjutkan pekerjaan kemarin ,saya mau ke Rumah sakit dulu" ucap Rey dalam obrolan telpon.


"baik Pak..? tapi siapa yang sakit...? " tanya Boy.


"Bu Raina sudah melahirkan saya mau ke sana untuk mengantar pakaian Pak Alex" jawab Rey.


"syukur lah, ok Pak Rey hati-hati" ucap Boy.


"Terima kasih" ucap Rey pula dan telpon terputus.


...


"Mas... " panggil Raina saat melihat Alex tertidur di samping nya.


"sayang, kamu udah sadar...? Alhamdulillah ya Allah, terima kasih" ucap Alex dengan sangat bahagia lalu memeluk Raina.


"kenapa aku bisa di sini Mas...? "tanya Raina.


"sayang maafin Mas ya, semua ini gara-gara Mas ,semalam kamu jatuh dari tangga pasti kamu gak fokus jalan nya karena Mas acuhin kamu kan sayang"ucap Alex.


Raina teringat saat ia jatuh dari tangga, lalu ia memegang perut nya.


"aw" rintih Raina karena merasa sakit saat memegang perut terkena bekas operasi cesar.


" kenapa sayang...? " tanya Alex.


"anak kita mana mas...? " tanya Raina panik.


"oh anak kita" ucap Alex tersenyum.


"kenapa kamu tersenyum Mas, dimana anak kita...?" tanya Raina lagi.


"anak kita udah bisa liat dunia sayang"jawab Alex.


"maksud nya Mas...? " tanya Raina penasaran.


"anak kita udah lahir sayang, semalam kamu operasi cesar karena kondisi kamu dan anak kita lemah, alhamdulilah lancar dan selamat, tetapi karena Adrai lahir nya prematur jadi sekarang ada di dalam inkubator" jelas Alex.


"serius Mas...? aku mau lihat anak kita Mas" pinta Raina.


Raina sangat senang dan sangat ingin melihat anak nya.


"tetapi kamu masih lemah sayang, kamu kan baru sadar" ucap Alex.


"Mas.... please... boleh ya" rengek Raina.


"Mas bilang dokter dulu ya " ucap Alex .


Raina Mengangguk dan Alex pergi memanggil dokter untuk memeriksa keadaan Raina terlebih dahulu.


"bagaiman Dok...? " tanya Alex kepada dokter saat selesai memeriksa Raina.


"boleh saja ,tetapi sebaik nya pakai kursi roda karena Bu Raina belum pulih " jawab Dokter.


" terima kasih Dokter" ucap Raina sangat bahagia"


Alex mendorong Raina di atas kursi roda nya menuju ruang inkubator.

__ADS_1


Setibanya di sana, Raina dan Alex melihat anak mereka yang sedang tidur pulas. Raina sangat terharu dan meneteskan air mata.


***


__ADS_2