SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU

SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU
H-1 Pernikahan


__ADS_3

"udah dong liatin nya ,malu tau " tegur Raina dengan wajah memerah.


"kenapa harus malu..? ini baru coba gaun aja lho kamu udah cantik banget, apa lagi hari H nanti pasti kamu perfect banget sayang, semua orang pasti iri karena Mas punya istri tercantik di dunia" puji Alex.


"masak sih.....? tapi kamu juga cakep banget pakai jas itu Mas...? Puji Raina Balik.


"ya pasti dong " ucap Alex dengan PD nya.


"Wahhh...... perfect, sangat serasi " ucap pelayan 1.


"iya bener calon wanita nya cantik banget dan calon pria nya juga tampan " sambung pelayan 2 .


Raina dan Alex tersenyum mendengar pujian itu.


"Sayang, kamu dengar kan tadi...? "tanya Alex berbisik.


"iya Mas, aku denger kok" ucap Raina dan mencubit manja pinggang Alex


"aw.... " rintih Alex karena cubitan Raina.


"ada apa Mas...? " tanya pelayan 1.


"oh bukan apa-apa mbak, makasih ya pujian nya " Raina yang menjawab.


Selesai fitting waktu sudah menunjukkan pukul 11 siang.


"sayang kita makan dulu ya, setelah itu Mas antar kamu pulang dan Mas ke Kantor" ajak Alex.


"iya Mas, tapi entar aku pulang sendiri aja ya ,kasian kamu Mas dari sini ke Kantor terus ke rumah aku gak searah Mas" jawab Raina.


"eits gak bisa dong... Mas harus anterin kamu pulang dan pastiin kamu selamat sampai rumah" bantah Alex.


"iya deh terserah kamu aja Mas " jawab Raina.


Raina dan Alex makan di sebuah resto tidak jauh dari Butik mereka fitting gaun pengantin.


" Mas tanggal pernikahan kita udah tinggal 10 hari lagi kan, aku gak enak deh sama Oma, semua Oma yang siapin" ucap Raina.


"iya bener gak terasa kita bentar lagi bakalan sah jadi suami istri, gak apa Sayang Mas juga bantuin kok, persiapan nya udah 95% , dari gedung, W.O, gaun, ketring, undangan bahkan penghulu semua sudah beres,kita juga kan udah daftar ,jadi tinggal akad nya aja sayang" jelas Alex

__ADS_1


"oh ya....? secepat itu Mas... ? hebat ya Oma " puji Raina.


"Iya dong Oma di lawan... " puji Alex pula.


Tiba-tiba ponsel Alex berdering, ia mendapat panggilan telfon dari Rey yang mengatakan bahwa Alex harus segera ke kantor , ada klien penting yang mau bertemu secepatnya.


"ada apa Mas...? " tanya Raina.


"Mas ada urusan harus balik ke kantor sekarang, tapi Mas udah minta Rey kesini buat jemput kamu" jawab Alex.


"Mas, tadi kan aku udah bilang aku bisa pulang sendiri, kenapa harus suruh Rey jemput sih... ? nyusahin Rey dong Mas" ucap Raina.


"gak papa sayang,Rey kan aku gaji, kamu tunggu Rey jemput di sini, awas ya kalau kemana-kemana, maaf ya Mas tinggal dulu"pamit Alex.


"iya Mas gak papa kok, hati-hati ya " ucap Raina.


"iya sayang " jawab Alex dan mengecup kening Raina.


Alex kembali ke kantor, sementara Raina melanjutkan makan siang nya sambil menunggu Rey datang menjemputnya.


Tidak lama kemudian Rey pun sampai dan mengantar Raina pulang ke rumah nya.


Setiba nya Raina di rumah, ia selalu memikirkan Alex. Wajah Alex yang tampan selalu terbayang di wajah nya.


...


Stella menghampiri Raina yang sedang bengong sendirian di dalam Kamar.


"Rain, itu yang dari Jogja Om dan tante kandung kamu ya...? kok aku baru tau ya...?" tanya Stella.


"bukan Stell, om Fredy itu anak dari sepupu nenek, jadi masih jauh banget deh,keluarga kandung yang aku punya cuma Claudia.Aku juga gak nyangka mereka bisa tiba-tiba datang, padahal waktu Mama sama Papa meninggal dan tau aku sama Claudia sengsara gak ada tuh mereka peduli" jawab Raina.


"ya udah Rain, gak usah terlalu di pikirin, mungkin mereka baru sadar dan mau menebus kesalahan sama kamu" ucap Stella.


"mudah-mudahan aja deh" ucap Raina pula.


"oh iya maaf ya Claudia jadi tidur sama kamu deh gara-gara ada ayah sama ibu aku datang,malahan keluarga kamu nginap di hotel" ucap Stella.


"loh kok minta maaf, ya gak apa dong..itu kan mau nya om dan tante aku sendiri, aku harus nya makasih banget karena ayah dan ibu kamu udah jauh-jauh datang buat nyaksiin pernikahan aku, ayah dan ibu kamu udah istirahat kan...? " tanya Raina.

__ADS_1


"udah tu, mereka kecapean maklum orang tua ,ya udah aku mau tidur juga ni, catin juga harus tidur " kata Stella.


"tapi Stell aku gugup... gimana ya besok..." ucap Raina terbata-bata.


"apaan sih, gak usah mikir macam-macam deh, aku yakin besok semua lancar dan baik-baik aja, udah ah tidur sana " perintah Stella .


"Iya,iya...." jawab Raina.


" tolong panggilin Claudia ya ,jangan nonton mulu udah malem" teriak Raina.


"siap bos" jawab Stella dan keluar dari kamar Raina.


...


Tiba lah hari pernikahan Raina dan Alex, Raina masih bersiap-siap, sementara Alex dan keluarga nya sudah menuju dalam perjalanan ke lokasi gedung yang mereka sewa.


Stella masuk ke kamar Raina ,Stella kagum atas kecantikan Raina, ia tidak menyangka bahwa sahabat nya akan menjadi istri orang lain.


Stella sudah sangat ikhlas menerima pernikahan Raina dan Alex.


"Rain, berarti kalau orang tua aku udah pulang aku tinggal sendiri dong. Kamu dan Claudia bakalan pindah ke rumah Mas Alex " ucap Stella sedih.


"Loh kenapa jadi sedih gitu, aku bakalan sering kesini kok, entar aku suruh Mas Ken cepet-cepet lamar kamu deh biar gak kesepian lagi"Raina menggoda Stella.


"Rain, aku seneng kamu bahagia sama Mas Alex, aku ikhlas Rain" gumam Stella dalam hati dan memandang Raina.


"Stell udah siap ni, Stella.... " Raina mengagetkan lamunan Stella.


" eh iya, yuk jalan ,Mas Ken udah nungguin di bawah" ucap Stella.


"hayo....ngelamunin Ken ya..? "ejek Raina.


"Raina....... " teriak Stella.


Stella, Claudia dan Raina di antar menggunakan mobil Ken, sementara itu Supir Kantor Stella menjemput Orang tua Stella dan menjemput Tante juga Om Raina.


Sepanjang perjalanan ,Raina merasakan gugup yang luar biasa, badan nya berkeringat meski di dalam mobil hawa nya dingin.


"Raina jangan gugup dong, liat tu make-up nya luntur, entar gak cantik lagi lho" ucap Stella dan menggenggam tangan kiri Raina.

__ADS_1


Raina menarik dan mengeluarkan nafas nya berusaha menenangkan diri.


***


__ADS_2