
"sayang kenapa sih kamu itu terlalu baik, kita gak boleh terus menerus biarin orang-orang jahat berbuat seenaknya"ucap Alex.
"sayang gak gitu kok maksud aku, ingat kamu punya keluarga yang sangat membutuhkan kamu yaitu aku dan anak kita. Kamu pernah gak kepikiran kalau kamu sampai nekat terus kamu kenapa-kenapa atau kamu terkena masalah gimana Mas...? aku cuma gak mau kamu kenapa-kenapa sayang, biar hukum yang bertindak ya"jelas Raina dan memegang tangan Alex.
"iya sayang, maafin Mas ya"ucap Alex.
Raina menyandarkan kepala di bahu Alex dan Alex membelai rambut Raina hingga mereka sampai ke rumah.
...
"Rania maaf ya aku baru sempat datang, aku baru tahu kalau makam kamu ada di sini, aku kaget banget setelah tau kalau kamu udah gak ada karena kecelakaan bareng keluarga kamu, dan aku juga gak tau siapa adik dan anak kamu yang selamat dari kecelakaan itu, tapi aku janji Rania, aku akan cari tahu dimana keluarga kamu yang masih hidup. Maaf karena aku dulu udah ninggalin kamu yang membuat kamu harus menikah dengan orang lain.Aku harus cari tau dimana anak kita"ucap Riky di atas makam Rania kakak Raina.
Riky terdiam karena dia heran melihat bunga-bunga yang baru saja di taburkan di makam Rania dan keluarganya.
Flashback...
"Riky aku hamil, kita masih kuliah, aku harus bilang apa sama Papa dan Mama aku Ky"ucap Rania.
"ini gak mungkin Ran ,ini gak mungkin... "teriak Riky.
"gak mungkin apa nya, kita sama-sama ngelakuin gak mungkin apa nya hah,kamu harus tanggung jawab"teriak Rania.
"maaf Rania aku gak bisa terima ini"ungkap Riky lalu pergi meninggalkan Rania.
"Riky.... "teriak Rania dan tidak di gubris oleh Riky.
Setelah itu Riky pergi meninggalkan Rania yang dalam kondisi hamil. Rania mencoba jujur dengan orang tua nya dan menjalani hari-hari nya yang pahit sendirian sambil menyelesaikan kuliah nya di semester akhir ,dan setelah itu Rania di jodohkan dengan anak dari supir keluarga Rania yang mau menerima Rania apa ada nya.
Kembali lagi ke Riky yang masih berada di makam Rania .
"aku benar-benar bodoh waktu itu, karena ingin menghancurkan Alex aku jadi meninggalkan kamu, aku udah lari dari tanggung jawab,pasti kamu udah menjalani hari-hari yang begitu berat, aku pengecut Ran ,harus nya aku jagain kamu bukan malahan pergi tanpa kabar. Maafkan aku Rania"ucap Riky dengan isak tangisan nya.
"aku pamit ya Ran, aku janji akan cari adik kamu dan anak kita untuk menebus semua kesalahan aku"pamit Riky lalu meninggalkan makam Rania.
...
__ADS_1
"sayang gimana setelah kembali bekerja, capek gak...? "tanya Ken kepada Stella.
"hmm.... sedikit lebih melelahkan sih dari biasa nya, mungkin karena kehamilan aku makin besar kali ya Mas"jawab Stella.
"nah tu kan, Mas kan udah bilang harus nya kamu itu cuti aja deh dulu atau gak usah kerja lagi ya, kamu lebih baik di rumah aja istirahat jaga kondisi kamu sayang"ucap Ken.
"Mas... aku gak papa kok ,aku bosen di rumah sendiri, entar aku stress lho. Bumil kan gak boleh stress Mas"jelas Stella.
"tapi di rumah kan ada Maya sayang,kamu ada temennya,gak mungkin lah sampai stress"ucap Ken lagi.
"Maya gak mungkin selamanya di rumah Mas, bahkan kalau udah dapat kerjaan dia mau pindah dari sini"ungkap Stella.
"oh ya, memang kenapa Maya gak mau tinggal di sini aja.....? "tanya Ken.
"kata nya sih gak enak sama kamu Mas"jawab Stella.
"ya ampun kayak sama siapa aja, terus Maya udah dapat kerjaannya...? "tanya Ken lagi.
"belum Mas"jawab Stella.
"Mas serius...? "tanya Stella terkejut.
"iya serius lah sayang"jawab ken.
"makasih ya sayang"ucap Stella tersenyum lalu memeluk ken.
"sama-sama sayang"balas Ken dan juga memeluk Stella.
"ya udah aku mandi duluan ya Mas,terus gantian kamu deh"ucap stella.
"iya sayang"jawab ken.
...
"Bapak dari mana aja sih, kenapa susah banget di hubungi dari sore... ?"tanya indira kepada Riky lewat telfon.
__ADS_1
"ada apa sih kamu marah-marah sama saya, kangen ya gak ada kabar dari saya, tadi siang kita udah ketemu kan di kantor"jawab Riky meledek Indira.
"iya tapi dari sore saya hubungin gak bisa Pak, ini udah malam lho baru Bapak bisa angkat telpon saya. Tunggu Bapak tadi bilang apa...? kangen...? gak la ya Pak, saya gak akan pernah kangen sama Bapak"bantah Indira.
"masak...? terus kenapa heboh banget kalau bukan karena kangen....? "tanya Riky meledek Indira lagi.
"Bapak dengar ya ini ada masalah kerjaan, Klien kita yang dari Bogor minta meeting besok di percepat yang tadi nya jam 10 jadi jam 8 pagi"ungkap Indira.
"iya terus kenapa...? "tanya Riky.
"Bapak, berkas nya belum selesai. Bapak lupa kalau Bapak terlalu sibuk sampai gak bisa di hubungin, lantas apa yang mau saya buat Pak..? "ucap Indira.
"oh... jadi itu permasalahannya"gumam Riky.
"oh.... enak banget ya ucapan Bapak"kata Indira kesal.
"Indira kamu sekarang sudah berani ya kurang ajar sama saya, mau saya pecat ya kamu"ucap Riky.
"eits janga dong Pak, maaf ya Pak Riky yang tampan, boleh kan sekarang kirim materi meeting by email agar bisa segera saya siapkan berkasnya malam ini"pinta Indira.
"oke baik"jawab Riky tegas.
"terimakasih ya Pak, selamat malam"ucap indira dan memutuskan Panggilan telfon.
"untung aja loe bos gue, kalau bukan gue jitak loe"gumam Indira kesal .
Sementara itu Riky hanya senyum-senyum sendiri setelah menerima telfon dari Indira.
Lalu Riky segera mengirimkan materi meeting ke Surel Indira dan setelah itu pun Riky berbaring di tempat tidur nya.
Tiba-tiba Riky teringat lagi tentang bunga yang di taburkan di makam Rania tadi sore, ia juga teringat bahwa ia juga bertemu dengan Alex dan Raina di pemakaman tadi.
"Rania.... Raina... Rania... Raina"gumam Riky berulang kali.
"apa mungkin Raina itu adik Rania dan berarti Claudia itu anak aku, gak.....itu gak mungkin. Tapi bisa aja kan..? Rania dan Raina punya nama yang hampir sama, dan kalau di perhatikan lagi secara bersamaan mereka memang mirip ,lalu apa benar mereka adik kakak ,kalau benar aku udah buat kesalahan yang sangat fatal selama ini"gumam Riky sambil memandang foto Rania yang di pajang di dalam kamarnya.
__ADS_1
***