SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU

SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU
Melarikan Diri


__ADS_3

Pihak kepolisian dan anak buah yang di perintahkan Alex mulai berpencar mencari keberadaan Indira. Akhirnya di ketahui bahwa Indira telah melarikan diri ke Luar Negeri.


"Jadi kita harus bagaimana sekarang ini Pak...?" tanya Rey kepada Alex.


"kamu tanya sekarang kita harus bagaimana...?apa kita harus diam saja, langsung kerahkan anak buah untuk mengejar perempuan licik itu. Pastikan perempuan itu harus tertangkap dan tidak boleh lolos" perintah Alex.


"baik Pak" jawab Rey dan keluar dari ruang rawat inap Raina.


"kenapa lagi Mas...? " tanya Raina.


"gak papa sayang, Mas sedikit emosi aja soal Indira ini" jawab Alex.


"udah Mas biarin aja dia kabur, yang penting sekarang aku dan calon anak kita baik-baik aja kan" ucap Raina.


"apa biarin aja...? kamu ini jadi orang kenapa baik banget sih, hati kamu benar-benar seperti Malaikat sayang, tapi kamu hampir celaka dan sekarang mengalami syok ringan gara-gara perempuan itu,Mas gak akan tinggal diam" ucap Alex.


"iya Mas aku tau, tapi aku yakin kok sekarang Indira nya udah kapok dan ketakutan karena di cari polisi dan anak buah kamu" ucap Raina.


"sayang, Indira tetap harus tanggung jawab. Kalau gak suatu saat dia pasti akan nyakitin kamu lagi, Mas gak tenang selagi dia belum tertangkap" ucap Alex lagi.


"udah ah jangan marah-marah terus, sini cas daya dulu"ucap Raina.


Yang di maksud cas daya adalah berpelukan agar Alex kembali semangat dan emosi nya mereda.Alex dan Raina berpelukan mesra.


"ups maaf ya kita ganggu ni " ucap Stella yang baru saja datang bersama Claudia.


"loh sayang, kok bisa datang bareng tante Stella...? "tanya Raina kepada Claudia.


"Papa... Mama... " panggil Claudia menghampiri Papa dan Mama nya.


"uhhh anak Papa sini sayang" ucap Alex lalu menggendong Claudia.


"iya tadi Oma Mirna telpon aku, kata nya Claudia kangen sama Mama nya. Oma gak bisa antar karena ada arisan, jadi kebetulan aku bisa dan aku juga mau liat kamu Rain ya aku jemput dulu tadi Claudia nya,maka nya kita bisa bareng" jawab Stella.


"emmm maaf ya jadi repotin kamu terus" ucap Raina.


"apaan sih gak ada yang repot tau, Claudia ini kan ponakan aku ,jadi udah seharusnya juga" jawab Stella.


"makasih ya Stell" ucap Alex.

__ADS_1


"its oke Mas" jawab Stella.


"Raina, kamu udah baikan kan... ?kapan kamu di bolehin pulang ke rumah..? " tanya Stella.


"iya aku udah jauh lebih baik kok sekarang, hanya saja belum tau kapan bisa pulang ke rumah ,udah bosen banget di sini" jawab Raina.


"hmmm aku doain kamu cepat pulang ya, kamu harus hadir di acara penting aku bulan depan atau 2 Minggu lagi" ungkap Stella.


"Wahh acara penting, acara apa tu...? "tanya Alex tiba-tiba.


"iya acara apaan ,kok bisa segitu penting nya...?" tanya Raina juga.


"ya penting banget lah, pertunangan antara aku dan Mas Ken" jawab Stella tersenyum.


"wahhhh..... selamat ya sahabatku, sayangku ,akhirnya bisa move on juga dari cinta pertama,emang sih gak ada guna nya juga terus menerus mengingat dan berharap yang terjadi di masa lalu,yang terpenting itu bukan cinta pertama tetapi cinta terakhir ,seperti aku dan Mas Alex " ucap Raina tersenyum dan memeluk Stella.


Seketika itu wajah Stella dan Alex berubah menjadi sedikit gugup.


"Bagus dong, selamat ya Stella " ucap Alex mengembalikan suasana.


"iya makasih Mas" jawab Stella.


"harus dong" ucap Stella pula.


"Claudia gimana sekolah nya, ada masalah gak?" tanya Alex.


"gak ada kok Pa, tadi di sekolah aku belajar menggambar Pa " jawab Claudia.


"oh ya, jadi Claudia gambar apa...? " tanya Alex lagi.


"aku gambar Papa, Mama, Claudia dan adik Adrai" jawab Claudia.


"adik Adrai....? "siapa itu sayang...? " tanya Raina.


"Adrai itu nama calon adik aku yang ada di dalam perut Mama ,singkatan dari nama Alex dan Raina " jawab Claudia dengan polos nya.


"pinter banget, siapa yang ajarin...? "tanya Stella pula kepada Claudia.


"Papa" jawab Claudia dan menunjuk Alex.

__ADS_1


"kamu ya Mas" ucap Raina.


"hehehe.... " Alex nyengir dan semua tertawa bahagia.


...


Ponsel Boy berdering dan ada panggilan masuk dari nomor yang tidak kenal.


"Halo dengan siapa ya.. ?"tanya Boy saat menjawab telfon.


"Boy tolongin aku"ucap Indira dengan suara panik.


"indira...? kemana aja kamu, tega banget ya kamu menjebak aku, untung nya aku bisa buktiin kalau aku gak bersalah"ucap Boy kesal.


"maafin aku Boy, sekarang aku harus gimana. Aku tahu anak buah Alex ada dimana-mana, bahkan sekarang aku di Luar negeri juga di cari Boy"ucap Indira ketakutan.


"maaf aku gak bisa bantu apa-apa"ucap Boy.


Boy memutuskan panggilan dan mematikan ponsel nya ,lalu ia teringat untuk memberitahu soal ini kepada Rey .Boy melacak keberadaan Indira melalui nomor telfon yang barusan Indira gunakan untuk menghubungi nya.


Setelah menerima kabar dari Boy, Rey segera memerintahkan salah satu anak buah nya untuk segera menemukan keberadaan Indira .


Akan tetapi mereka belum ada yang bisa menemukan keberadaan Indira serta nomor Indira tersebut juga sudah tidak aktif lagi.


"saya sudah bilang, Indira itu perempuan licik, dia pasti sengaja menghubungi Boy agar pihak kepolisian dan anak buah kita hanya fokus mencari nya di satu tempat.Tetapi saya tidak bodoh seperti yang kamu pikirkan Indira" Kata Alex kepada Rey lewat telpon nya.


"iya Pak walau belum ketemu tetapi sudah di pastikan kalau Indira masih berada di negara A, seperti nya dia juga tahu kalau seluruh Bandara sudah di jaga anak buah kita Pak" jelas Rey.


" biar saja,kita lihat sampai kapan dia bertahan sembunyi seperti itu " ucap Alex lagi dan telpon terputus.


...


Seminggu telah berlalu,Raina sudah di perbolehkan pulang. Sementara Indira yang merasa bahwa dia sudah tidak di awasi lagi sudah berani untuk keluar dari kandang di negara A tersebut. Ia juga berniat akan pindah ke negara B agar bisa hidup lebih aman.


"huft... akhirnya bisa menghirup udara segar juga, kangen rumah ,kangen kuliah juga Mas. Aku udah banyak banget ketinggalan mata kuliah aku" ucap Raina kepada Alex saat mereka sedang mengemasi barang Raina yang akan di bawa pulang dari rumah sakit ke rumah.


"iya sayang ,tapi kamu tetap gak boleh kecapean, liat itu perut kamu udah makin membesar, kamu harus benar-benar jaga kesehatan kamu" ucap Alex.


"siap Pak Dokter" jawab Raina dan tersenyum menatap suami nya.

__ADS_1


***


__ADS_2