SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU

SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU
Kebahagiaan Terbesar


__ADS_3

"Cucu kesayangan Opa sini ikut Opa, kita lihat kamar baru buat Claudia" ajak Papi Alex.


"ayok Opa lets go" teriak Claudia.


"Lets go..... " teriak Papi Alex dan menggandeng tangan Claudia.


Raina dan Alex juga ikut ke atas mengantar Claudia, sementara Oma dan Mami Alex menunggu mereka di ruang makan untuk makan siang bersama.


Mereka telah sampai di depan pintu kamar Claudia.


"nah Claudia sayang, buka pintu kamar nya " perintah Alex.


"ok Pa " jawab Claudia lalu membuka pintu kamar.


"suprise...... " ucap Papi Alex.


"wahhhh......... Bagus banget"ucap Claudia kagum.


"kamu suka...? " tanya Raina.


"suka dong Ma, ini lebih Bagus dari kamar aku yang dulu" ucap Claudia.


"syukur lah kalau kamu suka,pilihan Mama dan Papa kamu memang tidak salah" ucap Papi Alex lagi.


" makasih ya Ma, Pa udah kasih kamar terindah ini buat aku" ucap Claudia.


"sama-sama sayang, ini bukan hanya Papa dan Mama yang siapin, Oma uyut ,Opa dan Oma juga ikut renovasi kamar baru ini buat kamu " jelas Raina.


"oh ya, makasih juga ya Opa" ucap Claudia dan memeluk Opa nya.


" jangan lupa entar bilang makasih juga ya sama Oma dan Oma uyut" perintah Raina.


"iya Ma, entar pasti aku bilang" jawab Claudia.


"ya udah yuk kita turun lagi ke bawah, Oma uyut sama Oma udah nungguin kita buat makan siang bareng" ajak Raina.


Saat makan siang berlangsung, tiba-tiba saja Raina merasa perut nya sakit. Raina terus memegang perut nya, mencoba menyembunyikan rasa sakit itu di depan keluarga nya, tetapi Alex tahu kalau istri nya sedang menahan sakit .


" sayang kamu gak papa...? "tanya Alex.


"aku gak papa Mas" jawab Raina.


Akan tetapi Raina sudah tidak bisa menyembunyikan lagi rasa sakit itu, wajah Raina pucat dan ia pun merasa mau pingsan dan menjatuhkan kepala nya di bahu Alex.


" sayang kamu kenapa..... ?" tanya Alex panik.


Semua yang ada di ruang makan juga ikut panik.


" kepala aku sakit Mas, perut aku juga sakit banget " jawab Raina.

__ADS_1


"Alex cepat kamu bawa istri kamu ke kamar. Oma akan telpon Dokter keluarga kita " perintah Oma.


"baik Oma" jawab Alex.


"Mama.... "teriak Claudia menangis .


"sayang kamu tenang ya ,Mama kamu tidak kenapa-napa kok" ucap Papi Alex menenangkan Claudia.


Mami Alex membawakan air hangat untuk Raina, sementara Oma menelfon Dokter Keluarga mereka, Dokter Risma.


Tidak lama kemudian dokter pun sampai dan memeriksa Raina. Semua keluarga menunggu di luar kamar kecuali Alex.Alex menemani Raina menjalani pemeriksaan Dokter.


"bagaimana rasa nya setelah di suntik...?apa masih terasa sangat sakit...? " tanya dokter Risma.


"udah mendingan Dok" jawab Raina.


"Istri saya kenapa Dok...? " tanya Alex.


"Pak alex,apa Pak Alex tau kalau istri Bapak sedang hamil...?untung nya tidak kenapa-napa, istri anda tidak boleh kelelahan" jelas Dokter Risma.


"syukur lah ,iya saya tau Dok" jawab Alex.


"di jaga ya Pak istri nya, kalau sakit nya masih berlanjut langsung di bawa ke rumah sakit" ucap Dokter.


"baik Dokter, terima kasih banyak" ucap Alex.


"baik Dok" jawab Alex.


Dokter Risma pun keluar dari kamar Alex dan Raina, saat di luar kamar ia bertemu dengan keluarga Alex dan menanyakan kabar Raina.


"Dokter bagaimana keadaan cucu menantu saya..? " tanya Oma.


"sudah membaik dan tidak ada yang perlu di khawatirkan,Ibu Raina hanya kelelahan saja. Ibu dan calon bayi nya sehat dan tidak kenapa-napa" jawab Dokter dan memberi tahu.


"apa Bayi....? maksud nya gimana Dok..?" tanya Mami Alex.


"Iya Bayi Bu, ibu Raina hamil. Selamat ya bentar lagi akan bertambah lagi anggota baru di keluarga ini" ucap Dokter Risma.


"alhamdulillah Oma mau punya cicit" ucap Oma.


"Aku mau punya Adek bayi ya Opa....?" tanya Claudia.


"iya sayang" jawab Opa nya tersebut.


Dokter Risma pergi di antar Oma ke luar, sementara Papi dan Mami Alex masuk ke kamar menghampiri Raina.


"selamat ya sayang, kalian mau punya anak" ucap Mami Alex.


" Iya,cepat sekali ya kamu Lex proses nya,mantap seperti Papi" puji Papi Alex.

__ADS_1


Semua yang ada di situ tertawa bahagia .


" Sayang, besok Mas mau ke kantor sebentar ya ada urusan yang harus Mas selesaikan" ucap Alex.


"iya Mas, tapi kerjaan aku gimana ya Mas...? " tanya Raina.


"kamu udah aku pecat jadi Cs, kamu gak boleh kerja lagi, liat dong hari ini gara-gara kamu kecapean kamu hampir aja celaka, Mas gak mau ini terjadi lagi" jawab Alex.


"tapi Mas...." ucap Raina.


"gak ada tapi-tapian cukup dengar apa yang Mas perintahkan" ucap Alex lagi.


"iya deh Mas, tapi lusa aku boleh ke kampus ya...? udah kelamaan libur, entar aku gak lulus-lulus " tanya Raina.


"iya boleh, Mas yang antar kamu ke kampus" kata Alex.


"iya Mas" jawab Raina.


"sekarang kamu tidur ya, Mas masih ada kerjaan sedikit,selesai ini Mas tidur juga " ucap Alex lalu mengecup kening Raina.


Raina mengangguk dan memejamkan mata nya.


...


Keesokan pagi nya aktifitas mulai kembali seperti biasa, Claudia di antar jemput supir ke sekolah, Alex dan Pak Jakson pergi ke kantor, sementara Oma dan Mami Alex di rumah menemani Raina.


tok.. tok.. tok... terdengar suara ketukan pintu ruangan Alex.


"masuk" perintah Alex.


Indira membuka pintu dan masuk ke dalam.


"Maaf pak ini ada beberapa calon untuk cs yang baru ,harap Bapak melihat-melihat dulu apakah ada kriteria yang cocok, kita kekurangan cs Pak, apa lagi Raina sudah risent" jelas Indira.


"kamu bisa sopan sedikit kan, Raina itu istri saya,saya Bos kamu. Bisa kamu lebih sopan menyebutnya Ibu Raina" jelas Alex.


"iya maaf Pak,maksud saya Ibu Raina" jawab Indira.


"terus kamu tau kan saya lagi sibuk, hanya perkara memilih Cs apa harus meminta pendapat saya... ? kamu udah berapa lama sih kerja disini....?" tanya Alex.


"2 tahun Pak, ya gak harus sih, tapi supaya lebih pasti dan tidak salah pilih aja pak" ucap Indira mencari alasan.


"sekarang kamu keluar dari ruangan saya, kamu urus sendiri karena itu kerjaan kamu ,saya juga sibuk, punya kerjaan sendiri ,kalau tidak ada kerjaan lebih baik saya tidak ada di kantor hari ini" kata Alex mengusir Indira.


Dengan wajah kecewa Indira keluar dari ruangan Alex.


"apa coba maksud nya marah-marah gitu,liat aja aku pasti bisa dapetin kamu Alex atau aku pastikan rumah tangga dan hidup kamu akan hancur" gumam Indira dalam hati.


***

__ADS_1


__ADS_2