SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU

SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU
Pertemuan Yang Tidak Terduga


__ADS_3

"oh iya maaf"ucap Ken.


Satu jam berlalu, kini jam sudah menunjukkan pukul 5 sore.


"Mas, kamu udah selesaikan makannya...?"tanya Feby.


Sejak tadi Ken selalu tidak fokus akan pembicaraan Feby, ia tetap berusaha mencuri-curi pandang untuk melihat Stella dan Kayla dari kejauhan.Bahkan makanan nya hanya di acak-acak saja.


"Mas, masih mau lanjut makan,mau di acak-acak terus makanan nya, atau udah selesai...?"tanya Feby lagi karena belum mendapat jawaban.


Ken tetap diam sambil terus mengacak-acak makanan, entah apa yang ada di dalam pikiran Ken yang membuat Feby curiga dan bertanya.


"Mas..... "teriak Feby hingga membuyarkan lamunan Ken.


"eh iya Sayang"jawab Ken.


Huft...Feby menghela nafas panjang dan mencoba bersabar.


"Mas, kalau udah selesai makannya kita pulang sekarang ya,takutnya sampai rumah kemalaman"ajak feby.


"oh iya yuk pulang"jawab Ken.


"aku mau ke toilet dulu sebentar, Mas bayar aja dulu"ucap Feby.


"iya Feb"jawab Ken menyetujui.


Meskipun Ken tidak lagi bekerja semenjak kecelakaan itu, akan tetapi iya juga mempunyai penghasilan dari membantu Bapak Feby di sawah yang uang nya tidak seberapa di bandingkan dengan kekayaan nya sendiri.


Saat Ken selesai membayar, tidak sengaja ia bertabrakan dengan seorang wanita yang membuat wanita itu terjatuh.


Brak...


"duh sakit banget"rintih wanita itu kesakitan.


Ken panik dan spontan mengulurkan tangan untuk menolong wanita tersebut.


"Mbak saya minta maaf, Mbak gak papa kan, ayo saya bantu berdiri"ucap Ken.


Stella seperti mengenali suara tersebut, akan tetapi ia tidak terlalu memikirkan karena kakinya merasa sangat sakit dan ingin segera memaki-maki pria yang telah menabraknya.


Ken menjongkok bermaksud ingin memeriksa kondisi Stella.


"Mbak gak papa....?"tanya Ken.


"gak papa gimana, kalau jalan lihat-lihat....."ucapan Stella terputus.

__ADS_1


Stella dan Ken sama-sama terkejut dan saling berpandangan.


Dug.. dug.. dug... jantung Ken berdegup kencang.


"Stella sayang, aku kangen banget sama kamu, rasanya aku ingin sekali memeluk kamu saat ini"gumam Ken dalam hati.


Ken menepiskan keinginannya, untuk saat ini ia lebih mementingkan keselamatan keluarga nya di bandingkan keegoisannya.


"Mas Ken, kamu beneran Mas Ken kan, Mas aku rindu sama kamu, kamu kemana aja"isak tangis Stella pecah dan langsung memeluk Ken.


Ken merasa bingung, ia sangat rindu dan kasihan melihat istrinya. Tapi ia tidak bisa berbuat apa-apa dan lebih memilih untuk berpura-pura tidak mengenali Stella.


Ken sama sekali tidak membalas pelukan itu, batinnya terasa sakit karena harus ada dalam posisi saat ini,lalu ia melepaskan pelukan Stella yang membuat Stella kebingungan.


"maaf Mbak salah orang.Saya bukan Ken mbak saya Dimas"ucap Ken.


"gak mungkin, kamu itu Ken, aku Stella Mas istri kamu"ucap Stella sambil terus mengguncang tubuh Ken.


"maaf Mbak benar-benar salah orang"ucap Ken lagi.


"Mas Dimas, udah selesai...?ini ada apa...?"tanya Feby yang datang menghampiri mereka.


"sayang, udah kok. Mas tadi gak sengaja nabrak Mbak ini"jawab Ken dan menjelaskan.


"kamu yang sabar ya sayang, aku janji akan kembali,tunggu aku"gumam Ken dalam hati.


...


"Oma Uyut.."teriak Claudia saat memasuki perkarangan rumah dan melihat Oma nya sedang menyirami tanaman-tanaman bunga kesayangannya.


"eh cucu Oma sudah pulang"ucap Oma lalu menyambut Claudia dengan pelukan hangat.


"Oma"sapa Alex.


"Oma"sapa Raina pula.


"iya sayang,kalian masuk bersih-bersih dulu ya sebelum menghampiri Adrai"perintah Oma.


"baik Oma"jawab Raina mengangguk.


Suasana dalam keluarga Alex selalu harmonis, meskipun terdapat masalah mereka selalu dapat menyelesaikannya dengan kepala dingin.Akan tetapi akhir-akhir ini Raina tampak sedikit gelisah setelah mengetahui bahwa Alex adalah cinta pertama sahabatnya Stella, ia sama sekali tidak menyangka bahwa tindakannya yang meminta Alex untuk selalu menolong Stella dan memperhatikan Stella membuat Stella semakin menaruh rasa cinta kepada Suaminya.


Selesai mandi Alex menghampiri istrinya yang sudah mandi terlebih dahulu,sedang duduk di tepi ranjang menyisir rambutnya sambil melamun terlihat memikirkan sesuatu.


"Sayang kamu kenapa melamun...?"tanya Alex membuyarkan lamunan Alex.

__ADS_1


"gak apa-apa kok Mas"jawab Raina.


Alex tersenyum,ia melihat istrinya itu sangat cantik dan menggoda,tubuhnya yang **** yang hanya terlilit kimono membuat Alex ingin menjelajahinya.Alex mendekati Raina dengan menggunakan handuk yang terlilit di pinggangnya.


"Mas kamu mau ngapain, pakai baju dulu dong. Terus kenapa lagi senyum-senyum...?"tanya Raina penuh curiga.


"nanti aja pakai baju nya, nanggung"jawab Alex.


"nanggung apa nya Mas...?"tanya Raina tidak mengerti.


Tanpa basa basi Alex langsung saja mencium bibir mungil Raina,mata Raina terbuka lebar karena terkejut akan perlakuan suaminya yang tiba-tiba itu.Akan tetapi tidak di pungkiri Raina menikmatinya, lalu memejamkan mata dan membalas ciuman Alex, mereka saling beradu lidah,tangan Alex tidak tinggal diam membuka kimono yang di gunakan oleh Raina, Raina juga dengan cepat membuka handuk yang di gunakan Alex hingga mereka kini tidak menggunakan sehelai benang pun.


Sambil bercumbu, Alex perlahan mendorong tubuh Raina hingga terbaring di atas kasur.Alex menjelajahi leher jenjang Raina,yang membuat Raina mendesah kenikmatan.Saatnya tiba mereka saling bertukar peluh lalu terbaring karena kelelahan, dan tidak sadar mereka tertidur dalam posisi berpelukan tanpa sehelai benang yang menutupi tubuh mereka berdua.


...


Tok.. tok.. tok.. (suara ketukan pintu kamar Alex dan Raina)


Raina dan Alex terbangun mendapati tubuh mereka yang tidak menggunakan pakaian. Buru-buru Alex mengambil dan memakai pakaiannya, sementara Raina berlari ke kamar mandi. Setelah itu Alex bergegas membukakan pintu.


"Oma"ucap Alex.


"Alex, sudah jam 8 kenapa kalian tidak turun makan malam...?"tanya Oma.


"maaf Oma Alex ketiduran karena capek banget"jawab Alex.


"oh.. terus Raina mana...?"tanya Oma.


"ada di kamar mandi Oma"jawab Alex.


"ada Stella di bawah, Oma tunggu ya kalian makan malam"ucap Oma.


"baik Oma"jawab Alex.


Alek mengerutkan keningnya, ia merasa tidak nyaman mendengar nama Stella setelah Raina tahu bahwa dia adalah cinta pertama Stella yang belum bisa Stella lupakan.


Tidak lama kemudian Raina dan Alex turun ke bawah untuk makan malam dan menemui Stella.


"Mas Alex, Oma boleh aku ngomong berdua sama Raina...?"tanya Stella saat sudah selesai makan, Stella juga di ajak makan malam bersama karena Stella kebetulan juga belum makan.


"iya silahkan"jawab Alex.


Oma hanya mengangguk dan perasaannya sangat tidak nyaman, ia juga dapat melihat bahwa Alex pun merasakan hal yang sama dengannya.


***

__ADS_1


__ADS_2