SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU

SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU
Bab_64


__ADS_3

"aku obatin luka kamu dulu ya, sekarang kita ke mobil aku, entar baru kita pulang masing-masing"ajak Indira.


"saya gak bawa mobil"ucap Riky.


"oh ya, tumben banget"ucap Indira dan menatap Riky.


"apaan sih kamu, mobil saya rusak. Tadi saya ada meeting mendadak di sini jadi di antar supir"jelas Riky berbohong.


"ohh gitu tumben meeting gak ajak aku"ucap Indira.


"bukan nya kamu bilang ya weekend ini gak mau di ganggu karena mau kencan"ucap Riky mencari alasan.


"oh... ya.. ya.. ya"ucap Indira menganggukkan kepala nya.


"kamu jadi obatin luka saya atau tidak..?"tanya Riky mengalihkan pembicaraan.


"iya.. iya... ayok ke mobil"ajak Indira lagi dan mereka berdua berjalan menuju mobil Indira.


Indira mengobati luka Riky dengan sangat hati-hati dan penuh kelembutan sehingga membuat Riky makin tersentuh dan jatuh cinta terhadap Indira.


"hayo.. katauan ngeliatin"ledek Indira.


"apaan sih kamu, pelan-pelan obatin nya"ucap Riky malu.


"udah selesai Pak Riky"jelas Indira.


"oh ya sudah kalau gitu, terima kasih"ucap Riky.


"hm... kebanyakan gengsi"gumam Indira dan tersenyum.


"kamu ngomong apa...? "tanya Riky.


"gak ada apa-apa Pak. Sekarang aku antarin kamu pulang ya"jelas Indira.


"eits tadi saya gak jadi makan gara-gara masalah kamu"ucap Riky.


"terus kamu mau nya apa...?"tanya Indira.


"kamu harus tanggung jawab"pinta Riky.


"tanggung jawab apaan, to the point aja kenapa sih"ucap Indira.

__ADS_1


"iya kamu harus ajak saya makan lah. Gitu aja masak gak paham sih. Wanita selalu menyalahkan pria suka gak peka,gak sadar diri banget"cibir Riky.


"bilang aja kamu mau makan bareng sama aku, ya udah sekarang kita makan sore"ucap Indira dan mengemudi mobil menuju restauran terdekat.


Riky pun tersenyum bahagia.


...


Tepat jam 7 malam semua kerabat yang di undang untuk merayakan ulang tahun anak Alex dan Raina pun telah hadir dan acara juga langsung di mulai.


"happy birthday to you, happy birthday to you, happy birth...day, happy birth...day, happy birtday to you"lagu untuk ulang tahun Adrai.


"selamat ulang tahun anak Mama dan Papa tersayang"ucap Alex dan Raina lalu memeluk dan mencium anak mereka.


"wah.. gak kerasa ya Adrai udah gedek, udah boleh dong tambah adik lagi buat Adrai"ucap Mami Alex.


"nah bener tu, Opa juga mau punya cucu lagi nih"sambung Papi Alex.


"Alex sih udah siap Mi,Pi, tapi Raina bilang tahun depan aja karena masih mau berkarir, ya udah Alex ikut aja deh"ungkap Raina.


"oh ya, memang nya gitu Ya Rain..? "tanya Mami Alex.


"bukan gitu sih Mi, tapi emang belum siap aja kalau sekarang. Lagian kalau masalah adik buat Adrai kan udah ada Kania"jelas Raina dan menatap Stella.


"maksud nya kan Stella itu udah kayak saudara aku sendiri, jadi Kania juga adik nya Adrai dong"jelas Raina lagi.


"iya benar, benar, ya udah Raina kalau itu memang mau kamu.Lebih baik sekarang kita lanjutin aja acara nya"ujar Papi Alex.


Acara di lanjutkan hingga selesai dan kerabat pulang ke rumah masing-masing, kecuali Stella yang menginap di rumah Oma Alex.


...


"ini tidak bisa di biarkan,kita harus bertindak sendiri"ucap denis lewat telpon.


"kamu masih dendam ya Mas sama Alex pesaing bisnis kamu itu...?"tanya Rita istri Denis.


Denis terkejut dan langsung menutup panggilan telpon nya.


"sayang, kamu kok belum tidur....? Terus ngapain nyusul Mas ke bawah..? "Denis balik bertanya.


"gak usah alihkan pembicaraan Mas, jawab pertanyaan aku"ucap Rita penuh amarah.

__ADS_1


"sayang, jangan marah-marah ya. Ingat kondisi kesehatan kamu ,kamu sekarang lagi hamil besar dan gak boleh stres"ucap Denis.


"justru karena aku lagi hamil besar Mas, kamu yang buat aku stres, aku gak mau ya kamu macam-macam, aku gak mau terjadi apa-apa sama kamu, gimana dengan aku dan anak pertama kita nanti Mas. Aku mohon sama kamu Mas, kenapa sih kamu jadi pendendam gini,kamu dendam sama orang yang gak ada salah sama kita, setelah Riky udah nyerah sekarang kamu mau bertindak sendiri kan.Jangan kamu pikir aku gak tau ya Mas"ucap Rita.


"sayang gak gitu kok,kamu salah paham. Sekarang kita naik ya"ajak Denis.


"salah paham gimana Mas, udah jelas kamu dan Riky mau menjatuhkan Alex .Tapi upaya licik kalian gak pernah berhasil. Sekarang Riky udah nyerah karena dia tau istri Alex itu adik seorang wanita yang pernah Riky cintai. Terus kenapa kamu gak nyerah hah...?"tanya Rita lagi dengan amarah nya.


"sayang, udah ya"pinta Denis memohon.


Rita tidak menggubris Denis dan berjalan menuju ke kamar nya, Denis pun berjalan dan menyusul Rita.


Saat di dalam kamar Rita hanya terdiam berbaring di atas kasur nya dan tidak mau memandang ke arah ke Denis.


"sayang maafin Mas ya,Mas tau Mas salah dan udah buat kamu stres"ucap Denis.


Rita yang mendengar maaf dari Denis langsung mengarahkan tubuh serta pandangan nya ke arah Denis.


"Mas aku mohon sama kamu, kalau kamu memang sayang sama aku, tolong ya jangan macam-macam.Kamu gak mau ya liat aku melahirkan dengan tenang. Apa kamu gak mau liat anak pertama kita lahir baik-baik aja, persaingan antara pebisnis itu wajar kan Mas, kalau Alex selalu mendapatkan tender, itu berarti usaha kamu yang kurang maksimal, tolong ya Mas"pinta Rita menangis.


"kamu ngomong apa sih sayang, kamu sama anak kita akan baik-baik aja"ucap Alex dan memegang tangan serta perut besar Rita.


"aku mau kamu janji sama aku Mas"pinta Rita.


Denis menghela nafas dan terpaksa mengiyakan keinginan Rita untuk saat ini.


"iya sayang Mas janji,maafin Mas ya" ucap Denis.


"bener ya Mas"ucap Rita.


"iya bener sayang,senyum dong"pinta Denis.


Rita tersenyum manis untuk suami nya itu.


"gitu dong,sekarang kita tidur ya udah malam"ucap Denis mencium kening istri nya dan mereka tertidur hingga pagi hari.


...


tok.. tok... tok.. Raina mengetuk pintu kamar Stella.


Stella membuka pintu, dan Raina yang masuk ke dalam kamar Stella sangat terkejut melihat pemandangan yang ada di depan mata nya.

__ADS_1


***


__ADS_2