SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU

SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU
Pemimpin Baru


__ADS_3

Stella dan Alex cukup lama bertatapan...


"Mas Alex, hai apa kabar?" Stella membuka pembicaraan sambil tersenyum.


"Hai juga, siapa ya..? Maaf saya lupa, apa kita sudah kenal sebelumnya..?" Tanya Alex.


Alex dan Stella dulu pernah bertemu di Bandung tempat Stella tinggal. Alex yang waktu itu masih kelas 3 SMA melakukan Study Tour ke kebun teh bertemu dengan Stella yang rumahnya tidak jauh dari situ. Saat itu Stella masih duduk di bangku SMP, wajar saja Alex lupa, hanya Stella yang tidak pernah lupa akan cinta pertamanya di masa kecil itu.


Stella bengong tidak menjawab pertanyaan Alex, ia hanya termenung tidak percaya akan apa yang ia lihat di depan matanya.


"Hei mbak,mbak siapa ya...?" Alex menyadarkan Stella dari lamunannya.


"Mas, saya Stella," kata Stella sambil menjulurkan tangannya.


"Saya Alex," Alex juga menjulurkan tangannya.


Sambil duduk di sebuah cafe dekat rumah, Stella menceritakan semua kejadian di waktu dulu, bahwa Alex pernah menolongnya saat itu, di saat Stella jatuh dari sepeda dan mengantar Stella pulang. Tapi setelah itu Alex tidak tampak lagi dan sudah kembali ke Jakarta. Stella juga berkata bahwa selama di Jakarta telah mencari Alex, tidak tahu jika Alex pindah ke Inggris dan baru kembali.


"Masak sih itu kamu? Aku masih sedikit ingat soal kejadian itu tapi aku lupa kalau itu kamu orang nya, soalnya dulu kan kamu masih kecil, sekarang udah gedek aja," kata Alex dan tersenyum.


"Iya Mas, aku bahkan cari Mas waktu itu tapi Mas udah pulang ke Jakarta, gak nyangka ya kita ketemu lagi disini," ucap Stella tersipu malu.


"Oh ya, Mas Alex ngapain disini...?" Stella bertanya pada Alex.


"Sebenarnya aku kesini lagi cari seseorang," jawab Alex.


"Oh ya...? Siapa mas...? Barangkali aku bisa bantu," Tanya Stella.


"Itu dia Stell, aku gak tau siapa namanya dan aku juga gak punya fotonya, kita juga baru pertama kali ketemu," jawab Alex lagi.

__ADS_1


"Kok bisa sih Mas gak tau siapa dia tapi mas cari dia, bahkan kalian baru pertama kali jumpa loh, apa penting banget buat Mas...?" Stella bertanya dengan Nada sedikit kesal.


Alex tidak menjawab apapun karena ia juga bingung harus jawab apa, baginya hanya ia sendiri yang bisa menemukan dimana Raina berada.


"Maaf Stella lain kali kita ketemu lagi ya, kamu tadi udah save nomor aku kan? Entar kamu bisa hubungi aku kapan aja, aku pergi dulu ya masih ada urusan," Alex berpamitan.


"Baik Mas, hati-hati ya," kata Stella.


Alex hanya mengangguk tersenyum lalu pergi meninggalkan Stella.


Stella juga beranjak dari cafe, ia hendak pergi menemui teman kantornya yang mengajaknya shopping ke Mall. Rasa bahagia menyelimuti hati Stella saat itu.


"Gak nyangka banget bisa jumpa Mas Alex lagi. Cinta pertama yang dari dulu aku cari, orang yang membuat aku sulit untuk jatuh cinta sama orang lain, aku yakin ini yang namanya jodoh" gumam Stella dengan senyuman yang sangat bahagia.


Hari itu Alex sudah sangat putus asa ,hari sudah larut malam, ia memutuskan untuk mencari Raina lagi esok hari setelah pulang dari kantor, ya besok Alex sudah harus memulai memimpin Perusahaan X di Jakarta. Papinya juga sudah sampai dari Inggris dan akan ikut bersama Alex besok ke Kantor.


Keesokan harinya...


Seperti biasa Raina sudah mengantar Claudia pergi ke sekolah lalu pergi bekerja, begitu juga dengan Stella.


Sebagai seorang Cleaning Service Raina selalu datang lebih awal untuk bersih-bersih sebelum aktifitas kantor di mulai.


Tepat pukul 8 pagi, semua karyawan/i sudah berada semua di kantor, tiba-tiba ada pengumuman bahwa seluruh karyawan/i termasuk CS harus berkumpul di lantai bawah.


Setelah semua berkumpul, telah berdiri di hadapan mereka seorang CEO tampan yaitu Alexander Thomas yang membuat semua wanita tertuju kagum menatapnya termasuk Indira.


Berbeda halnya dengan Raina, ia sangat terkejut ternyata yang ia lihat di depan matanya adalah pria yang telah melepas cinta satu malam bersamanya di malam itu. Begitu juga Alex ia sangat terkejut, tetapi ia menepis rasa terkejutnya terlebih dahulu, karena setelah berkenalan dengan seluruh karyawan,Alex berniat akan menemui Raina dan berbicara empat mata.


Setelah selesai memperkenalkan diri, Alex langsung di temani oleh Mr.Jakson Thomas yang tidak lain adalah papi Alex dan asisten pribadinya Rey Hutama mengelilingi kantor, juga mengantar Alex ke ruangan kerjanya. Di kantor, seluruh karyawan memanggil papi Alex dengan sebutan Mister karena berasal dari Inggris.

__ADS_1


Jam istirahat pun tiba, Raina yang saat itu akan pergi ke kantin berjalan tidak fokus karena di dalam pikirannya masih terbayang wajah Alex.


"Apa yang harus aku lakuin sekarang? ,Cowok itu udah ada di depan mata, apa aku harus minta pertanggung jawaban atau gimana...?Gimana kalau dia gak mau, toh ini bukan murni kesalahan dia..?" Raina menggerutu sendiri dan sangat bingung.


Tiba-tiba Raina terjatuh karena tersandung kaki Indira yang duduk di kursi ke arah kantin, Indira sengaja menjulurkan kakinya agar Raina terjatuh, Indira memanfaatkan kesempatan karena melihat Raina yang sedang tidak fokus berjalan.


"Akh sakit banget, Indira kamu apa-apaan sih, sengaja banget ya ngerjain aku," Raina berkata dengan nada tinggi dan kesal juga melototi Indira.


"Iya aku sengaja, kenapa...?" Kata Indira dengan senyum liciknya.


Dari kejauhan, Alex yang dari tadi mencari Raina melihat kejadian itu dan langsung saja menghampiri mereka.


"Hei apa-apaan kamu, apa yang kamu lakukan terhadap Raina, seperti ini ya kelakuan kamu mengusik karyawan lain, kerjaan kamu kurang ya sampai harus mengganggu orang lain," Alex berbicara dengan nada tinggi dan penuh amarah sambil menunjukkan jari telunjuknya ke arah Indira


"Raina ayo bagun!" Alex mengulurkan tangan nya ke Raina, Raina bengong melihat Alex tapi ia pikir ini akan menjadi kesempatan agar Indira tidak lanjut mengusik nya, benar saja Indira langsung pergi meninggalkan mereka dengan raut wajah kesal. Dalam hati Indira bertanya kenapa Raina bisa kenal dengan Alex,padahal Alex baru pulang dari Inggris.


Lalu Raina bangun dengan bantuan Alex.


"Terimakasih ya Pak, saya pergi dulu," ucap Raina dan hendak pergi dari pandangan Alex.


Akan tetapi dengan cepat Alex menarik tangan Raina hingga Raina berbalik badan dan hampir terjatuh, tentunya Alex dengan sigap langsung menangkap tubuh Raina,sehingga Raina jatuh di pelukannya. Mereka berdua saling bertatapan.


"Ya Ampun ini benar-benar aneh, jantung ini terasa mau copot, udah dua kali hal ini terjadi, apa aku sudah gila"gumam Raina dalam hati tanpa berkedip memandang Alex.


***


Akhirnya part ini selesai juga setelah melewati banyak aktifitas hari ini.


Terima kasih buat yang udah baca... mohon dukungan nya ya.... ❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2