
"syukur lah kalau kamu sekarang sudah percaya, itu artinya kalian bisa melanjutkan pertunangan kalian"ucap Bapak Feby.
"iya Pak maafkan saya ya Pak, tapi saya tidak mau bertunangan, bagaimana kalau saya langsung menikah saja dengan Feby,apa Bapak setuju"ucap Dimas.
Feby yang mendengar ucapan Dimas terkejut dan tersenyum bahagia.
"kalau itu mau kamu dan feby setuju, maka saya merestui dan akan segera saya urus semua nya"ucap Bapak Feby.
"iya Pak terima kasih banyak"ucap Dimas.
"sama-sama Dimas" jawab Bapak Feby.
"sayang, kamu mau kan menikah sama Mas..?"tanya Dimas.
"iya Mas aku mau"jawab Feby mengangguk bahagia.
Lalu Feby kembali memeluk Dimas, Bapak Feby ikut merasakan kebahagiaan yang di rasakan oleh anak nya tersebut.
"kalian liat aja nanti"gumam Dimas dalam hati.
"Bapak mau kembali ke kebun dulu ya"pamit Bapak Feby.
"iya Pak hati-hati"ucap Feby dan Dimas.
Setelah itu Bapak Feby kembali ke Kebun untuk mengurus tanaman nya.
"sayang, untuk mempersiapkan semua nya tentang pernikahan kita, kamu mau gak kalau kita ke kota...?"tanya Dimas.
"ke kota...?mau ngapain Mas...?"tanya Feby.
"di kota itu kan lebih lengkap semacam mas kawin atau yang lain nya"jelas Dimas.
"aku gak perlu pernikahan yang mewah kok Mas,yang sederhana aja. Jadi istri kamu aja aku udah bahagia banget"ungkap Feby.
"duh batu banget sih nih cewek, aku harus bisa pujuk cewek ini agar mau antarin aku ke kota" gumam Dimas dalam hati.
"ya udah semua terserah kamu"ucap Dimas berpura-pura.
...
__ADS_1
"Mas Ken sejujurnya aku sangat mencintai kamu, tapi maafin aku Mas karena saat ini aku ngerasain cinta pertama aku yang dulu hilang kini datang lagi. Sesungguhnya aku udah gak sanggup lagi dalam kesedihan ini, kasihan juga Kayla yang tumbuh besar tanpa seorang ayah yang mendampingi nya"gumam Stella dalam hati.
Kini yang ada dalam pikiran Stella hanya bayang-bayang masa lalu Ken yang telah meninggalkannya dan bayang-bayang Alex yang ia harapkan untuk menjadi masa depan nya.
"ya Allah mikir apa sih aku, bisa-bisa nya aku ngebayangin masa depan dengan Mas Alex suami sahabat aku sendiri, sadar Stella sadar"gumam Stella.
"Mbak kamu kenapa...?"tanya Maya tiba-tiba.
"Maya kamu ngagetin Mbak aja, sejak kapan kamu di situ...?"tanya Stella.
"Mbak sih ngelamun jadi gak sadar kan,barusan aja kok Mbak, aku juga baru sampai.Bibik yang bukain pintu kata nya Mbak lagi di kamar, jadi aku langsung aja ke sini samperin Mbak, Mbak kenapa sedih, mikirin Mas Ken dan Mas Alex lagi...?"jawab Maya dan bertanya lagi.
"Mbak bingung sama perasaan Mbak May ,walaupun ada seseorang yang akan menggantikan Mas Ken, Mbak harap itu bukan Mas Alex"jawab Stella.
"Mas Alex kasih mbak harapan lagi...? Mbak harus tanya ke Mas Alex apa maksud sikap baik nya ke Mbak selama ini"ucap Maya.
"udah jelas karena dia hanya menjalankan perintah Raina May,dia cuma anggap Mbak sahabat sama seperti Raina ke Mbak, gak lebih"jelas Stella.
"kalau suami Setia sama istri nya, dia gak akan mau ngelakuin ini semua ke wanita lain Mbak, walaupun wanita itu sahabat istri nya, walaupun istri nya yang suruh, gak ada alasan apa pun, ini semua buat salah paham kan, sama aja secara tidak langsung Mbak Raina udah nyakitin hati Mbak"ucap Maya.
"maksud Raina itu baik May, gimana coba perasaan Raina kalau dia tau suaminya adalah cinta pertama sahabat nya dan Mbak masih cinta sama Mas Alex"ucap Stella.
Tanpa di sadari ternyata Raina mendengar semua percakapan mereka dari balik pintu kamar. Raina menahan tangisnya lalu pergi meninggalkan kamar Stella dan hendak pulang.
...
"sayang kamu kenapa....?"tanya Alex.
Alex melihat Raina masuk ke dalam mobil dengan wajah sedih nya.
"aku gak papa kok Mas"jawab Raina.
"beneran...?cake nya udah kamu kasih ke Stella,Stella bilang apa,pasti dia senang banget kan di kasih cake yang enak buatan kamu ?"tanya Alex lagi.
"stella gak ada di rumah Mas, jadi aku titip ke Bibik aja"jawab Raina berbohong.
"oh gitu, ya udah sayang kita mau langsung pulang atau kamu mau mampir kemana lagi...?"tanya Alex.
"langsung pulang aja Mas"jawab Raina.
__ADS_1
"oke kalau gitu"jawab Alex lalu menjalankan mobilnya.
Sepanjang perjalanan pulang, Raina tampak sedih dan memikirkan sesuatu.
"Raina kenapa ya, gak mungkin kan dia sedih dan kecewa hanya karena Stella gak ada di rumah,seperti nya ini bukan waktu yang tepat buat bertanya"gumam Alex dalam hati.
"aku benar-benar gak nyangka, ternyata cinta pertama nya Stella suami aku sendiri, bisa-bisanya selama ini Stella sembunyikan ini semua dari aku, apa Mas Alex udah tau soal ini tapi gak kasih tau ke aku,atau memang Mas Alex gak tau sama sekali"Raina bertanya-tanya di dalam hati nya.
Setiba nya di rumah, Raina tetap berdiam diri dan langsung saja berjalan menuju ke kamarnya. Oma yang melihat akan hal itu pun merasa kebingungan.
"Alex, istri kamu kenapa...?kamu buat kesalahan ya...?"tanya Oma.
"gak kok Oma, aku juga gak tau Raina kenapa. Tadi pergi nya dia happy-happy aja, gak tau kenapa setelah keluar dari rumah Stella jadi diam gitu, kata nya Stella gak ada di rumah"jawab Alex.
"sudah kamu tanyakan sama Raina...?"tanya Oma.
"udah Oma, tapi jawaban nya gak ada apa-apa"jawab Alex.
"sekarang kamu samperin dan kamu tanya lagi, jangan biarkan istri kamu sedih"perintah Oma.
"iya Oma"jawab Alex lalu menyusul Raina ke kamar.
"sayang"panggil Alex saat tiba di kamar.
"iya Mas"jawab Raina.
"kamu kenapa...?"tanya Alex.
"aku gak papa Mas, aku baik-baik aja"jawab Raina.
"bohong kalau kamu bilang kamu gak kenapa-napa ,aku bisa liat kok kalau kamu sedih dan memikirkan sesuatu sepanjang perjalanan kita pulang tadi"ucap Alex.
"Mas, aku boleh tanya sama kamu...?"tanya Raina.
"ya tentu aja boleh lah sayang, kamu mau tanya apa...?"jawab Alex dan bertanya pula.
"Mas apa kamu tau siapa cinta pertama nya Stella...?"tanya Raina.
Alex terdiam menatap Raina dan tercengang mendengar pertanyaan dari istri nya itu.
__ADS_1
***