
"Mas, Mas Alex," Raina menyadarkan Alex dari lamunannya.
"Eh iya maaf Rain," ucap Alex gugup.
"Kenapa bengong? Ada yang salah ya sama dandanan aku?" Tanya Raina.
"Gak kok, kamu cantik banget malam ini, yuk jalan," puji Alex lalu membukakan pintu mobil untuk Raina.
"Terima kasih Mas," ucap Raina tersipu malu.
"Iya sama-sama," jawab Alex tersenyum.
Setiba nya di rumah Alex...
"Mas, aku gugup banget. Kira-kira oma bakalan suka gak ya sama aku? Aku bukan dari keluarga berada Mas," ucap Raina gugup.
"Kamu harus yakin sama diri kamu sendiri, aku yakin kok oma pasti suka sama kamu yang apa adanya. Soal status kamu, oma udah tau semuanya," Alex berkata sambil mengelus rambut Raina.
"Iya Mas ," ucap Raina.
Alex dan Raina masuk ke dalam rumah menemui oma yang sedari tadi sudah menunggu mereka berdua di ruang keluarga.
"Assalammualaikum oma," ucap Alex dan Raina bersamaan yang masuk dari arah membelakangi Oma.
"Wa'alaikumsalam, eh kalian sudah sampai?" Jawab Oma yang langsung berdiri dan membalikkan badan menyambut mereka berdua.
Seketika itu oma juga terkejut melihat siapa gadis yang di bawa oleh Alex.
FLASHBACK ON...
Raina adalah gadis yang dulu pernah menolong oma di salah satu pusat perbelanjaan di Kota. oma yang saat itu akan di rampok menjerit minta tolong dan kebetulan saat itu ada Raina yang lewat dan menolong oma. Tetapi setelah itu belum sempat mereka berkenalan Raina buru-buru pergi karena ada hal yang harus dia urus.
FLASHBACK OFF.
"Kamu, kamu yang waktu itu nolong Oma kan? Sini Sayang, siapa nama kamu?" Tanya Oma.
__ADS_1
"Iya Oma, Saya Raina. Maaf Oma kemaren buru-buru ninggalin Oma karena ada urusan, jadi kita gak sempat kenalan," ucap Raina sembari menghampiri oma dan mencium tangannya.
"Tidak apa-apa, Oma senang dan tidak menyangka bisa bertemu dengan kamu lagi Raina. Oma sudah mencoba cari kamu untuk menjadikan kamu calon istri nya Alex, ternyata tanpa di jodohkan kalian memang sudah ada hubungan, jodoh memang tidak kemana, Oma senang sekali," oma berkata dengan wajah yang sangat bahagia.
"Oma serius? jadi cewek yang udah nolongin Oma waktu itu dan Oma cari-cari mau di jodohkan sama aku itu Raina Oma?" Tanya Alex kegirangan.
"Iya, Raina ini orangnya," jawab Oma tersenyum.
Sementara itu, Raina yang merasa masih canggung hanya bisa tersenyum dan sesekali menjawab pertanyaan oma Mirna.
"Raina, kamu tahu Oma sangat setuju dengan pernikahan kalian. Oma juga sudah tahu semuanya tentang latar belakang keluarga kamu. Oma tidak masalah kok, bahkan orang tuanya Alex juga sudah setuju. Kapan Oma bisa ketemu sama keluarga kamu? Pernikahan kamu dan Alex harus secepatnya di laksanakan, Oma sudah atur semuanya bulan depan," ucap Oma.
Uhuk uhuk, Raina dan Alex sama-sama kaget dan tersedak.
"Apa Oma bulan depan?" Tanya Raina Kaget.
"Iya, kenapa Raina? Bukannya kalian saling mencintai? Pacaran lama-lama juga tidak baik. Kamu bagaimana Lex, setuju kan?" tanya oma.
"Kalau mami dan papi setuju dan Raina-nya juga udah siap, aku mau Oma.?," jawab Alex tersenyum untuk Raina.
"Raina? kamu kenapa? kamu gak setuju ya?" Tanya Alex menyadarkan Raina dari lamunannya.
"Eh iya Mas maaf, aku setuju kok," jawab Raina spontan.
"Bagus, kalau begitu, ya sudah sekarang kita makan dulu ya," ajak Oma.
...
Akhir pekan telah tiba, yaitu hari Sabtu dimana malam ini adalah malam pertemuan antara keluarga Alex, ada bu Novia ( maminya Alex ) dan Papinya yang baru pulang dari Inggris, juga Oma. Sementara dari pihak Raina ada Stella dan juga ada Claudia. Pertemuan dua keluarga ini sudah di sepakati akan bertemu di salah satu restauran termewah dan terbesar di Jakarta. Raina memilih datang menggunakan taksi online di bandingkan harus di jemput Alex. Ia tidak mau menyusahkan Alex hingga meminta Alex untuk bertemu dengannya di restauran saja.
Raina, Claudia dan Stella sudah tiba di restauran tersebut, sedangkan Alex dan keluarganya sudah menunggu mereka di dalam. Saat akan menuju dimana tempat keluarga Alex berada, Stella tiba-tiba izin ke toilet dan menyuruh Raina dan Claudia untuk duluan. Raina dan Claudia pun sudah tiba di meja tempat jamuan makan malam mereka.
"Assalammualaikum Oma, Om, Tante, Mas Alex," ucap Raina sambil bersalam dan mencium tangan mereka yang di ikuti oleh Claudia.
"Wa'alaikumsalam," jawab keluarga Alex serentak .
__ADS_1
"Hei ini siapa? cantik sekali," mami Alex memuji Claudia dan Claudia hanya tersenyum malu.
"Aku Claudia Oma," jawab Claudia. Dan semua tertawa mendengar Claudia memanggil mami Novia dengan sebutan Oma.
"Raina, Claudia silahkan duduk!" Alex berkata sambil memberikan kursi untuk Raina dan Claudia.
"Terima kasih ya om,"ucap Claudia. Sementara Raina hanya tersenyum tanda ucapan terima kasihnya kepada Alex .
"Raina, kamu cantik sekali, pantas saja Alex langsung bisa move on lho setelah dia balik ke Indonesia," Mami Alex memuji Raina.
"Apaan sih Mi, aku udah lama kok move on, cuma baru nemuin pengganti yang cocok aja," Alex membela diri.
"Makasih Tante," ucap Raina tersenyum.
"Oh iya, teman kamu kemana Rain? Kok belum muncul-muncul juga, lama banget ke toilet nya?" Tanya Alex.
"Mungkin ada sedikit masalah sama perutnya, bentar lagi pasti nongol kok," jawab Raina.
Sementara itu, tidak jauh dari tempat mereka duduk, ternyata Stella sudah melihat bahwa calon suami Raina adalah Alex, ia sangat terkejut, sedih dan juga marah, tapi ia juga bingung harus berbuat apa sekarang dan akhirnya Stella memutuskan untuk keluar dari restauran tersebut dengan air matanya yang bercucuran.
Sesampai nya d luar, ponsel Stella berdering dan ternyata itu dari Raina.
"Halo Stella kenapa lama banget angkatnya, kamu dimana? Aku cari di toilet gak ada, jangan buat khawatir dong," tanya Raina lewat telepon dengan wajah panik.
"Maaf Rain, perut aku kayaknya bermasalah deh, aku pulang dulu ya. Salam buat mereka semua, next ketemu lagi," jawab Stella beralasan menyembunyikan kesedihannya.
"Ya ampun tapi bener gak apa kan? Sampai rumah minum obat dan istirahat ya, abis makan aku pasti langsung pulang juga"ucap Raina khawatir.
"Iya have fun ya"ucap Stella lalu memutuskan panggilan telepon.
Stella berjalan sendiri hingga ia sampai di sebuah jembatan. Stella berdiri menatap ke arah air yg mengalir.
"Akh kenapa harus dia kenapa???" Teriak Stella dengan isak tangisnya.
***
__ADS_1