
Alex yang melihat istri nya terharu itu langsung memeluk istri nya tersebut.
"sayang, anak kita tampan banget kan kayak Papa nya" ucap Alex memecah kesedihan.
"iya Mas mirip banget ya sama kamu" ucap Raina pula.
"aku bahagia banget Mas ,udah lengkap banget hidup aku ada kamu, Claudia, dan sekarang ada Adrai " ucap Raina lagi dan tersenyum.
"iya sayang Mas juga bahagia banget, Mas sayang banget sama kamu, maafin Mas ya atas sikap Mas" ucap Alex dan mencium kening istri nya itu.
"iya Mas, aku juga sayang banget sama kamu" balas Raina.
"Pak pakaian ganti sudah ada di dalam ruang rawat inap Bu Raina " ucap Rey yang menghampiri mereka.
"terima kasih ya Rey" ucap Alex.
"sama-sama Pak" jawab Rey.
"selamat ya Pak, Bu atas kelahiran anak kalian, tampan sekali seperti saya"ucap Rey.
"kalau seperti kamu bukan anak saya dong Rey" ucap Alex tidak terima.
"hahaha saya bercanda Pak" tawa Rey.
"iya saya juga tahu Rey, bagaimana kerjaan di kantor hari ini....?" tanya Alex.
"ada beberapa kerjaan yang sedang di handle oleh Boy Pak, saya juga akan segera ke kantor" jawab Rey.
"Boy...? Boy siapa... ?" tanya Raina.
" oh iya Boy mantan pacar kamu sayang, dia kan udah nolongin kita, dia juga udah berubah jadi orang baik, dia lagi butuh kerjaan ,jadi Mas ajak aja gabung di perusahaan kita, kamu gak keberatan kan...? " jelas Alex.
"ya gak lah Mas ,kenapa harus keberatan. Bagus dong kamu udah nolongin orang yang membutuhkan " jawab Raina.
"iya sudah kalau begitu Pak, Bu saya kembali ke Kantor dulu" pamit Rey.
"Hati-hati ya Rey" ucap Raina dan Alex.
Raina dan Alex kembali ke ruang rawat inap.
...
Rey segera menuju kantor untuk menyelesaikan pekerjaan nya. Setiba nya di Kantor, Rey langsung menghampiri Boy untuk melihat hasil yang telah Boy kerjakan.
"wah hebat juga ya kamu Boy" puji Rey saat melihat hasil kerja Boy.
"Bisa aja Pak Rey, saya hanya mengerjakan sesuai kemampuan saya Pak" ucap Boy merendahkan diri.
__ADS_1
"ini kalau Pak Alex tau dia pasti akan sangat puas dengan kerjaan kamu" ucap Rey.
"terima kasih Pak" ucap Boy.
"em, ya sudah kamu lanjutkan saja ya, saya masih ada kerjaan lain" ucap Rey dan meninggalkan Boy.
Rey masuk ke dalam ruang kerja Alex karena ada berkas yang harus Rey ambil untuk di kerjakan, akan tetapi Rey terkejut karena di dalam ruangan tersebut ada Mister Thomas Papi nya Alex.
"Mister Thomas....? " ucap Rey.
"hai Rey, how are you...? " tanya Mr Thomas.
"saya baik Mister, kapan pulang ke Indonesia ..?" tanya Rey pula.
"saya baru saja tiba langsung menuju ke Kantor, sedangkan Mami Alex sedang menuju ke rumah sakit untuk melihat cucu kami" jawab Mr Thomas.
"kenapa tidak memberitahu saya Mister...?bisa saya jemput" ucap Rey.
"tidak perlu Rey, saya tahu kamu sedang sibuk karena tugas-tugas Alex yang harus kamu handle ,untuk itu saya langsung ke sini untuk bantuin kamu mengerjakan pekerjaan Alex" jelas Mr Thomas.
"terimakasih Mister" ucap Rey.
"sekarang kamu beri tahu saya kerjaan Alex yang mau kamu kerjakan" ucap Mr Thomas.
Lalu Alex menjelaskan kepada Mr Thomas.
...
"wa'alaikumsalam.." jawab Raina dan di susul Alex.
"Mami......?" ucap Alex.
"hai sayang" sapa Mami dan memeluk Alex.
"menantu Mami sayang gimana kabar nya.. ?" tanya Mami kepada Raina dan memeluk nya.
"tinggal pemulihan aja kok Mi.
"Mami kok gak ngabarin kita mau ke Jakarta, Papi mana...? " tanya Alex.
"nama nya juga suprise sayang, begitu dapat kabar dari Alex, Mami langsung cari tiket pagi sekali. Papi langsung ke kantor dan Mami langsung ke sini" jelas Mami.
"jadi Oma gak tau juga Mi...? " tanya Raina.
"gak sayang, biar jadi kejutan juga buat Oma" ucap Mami.
"makasih ya Mi, Mami ter the best" ucap Alex.
__ADS_1
"sama-sama sayang, Mami mau lihat cucu Mami dong dimana ruangan nya...?" tanya Mami.
"Mas kamu antarin Mami ya, aku gak apa kok sendiri" pinta Raina.
"jangan sayang, tunjukkan aja dimana Mami bisa ke sana sendiri" ucap Mami.
"ada di ruang inkubator Mi" jawab Alex.
"ya sudah Mami tanya suster aja, Mami tinggal dulu ya" ucap Mami.
...
"oh jadi Raina udah lahiran sekarang, punya nyawa berapa sih dia, kenapa selamat terus dari bahaya,semakin bahagia aja dong hidup nya, sementara aku harus menderita seperti ini, gerak-gerik aku tetap di awasi, Boy juga sekarang memihak sama mereka. Raina sialan liat aja aku pastiin kamu akan menderita " gumam Indira setelah mendapat kabar dari orang suruhan nya tentang Raina.
ponsel Indira berdering dan ada panggilan masuk dari nomor yang tidak di kenal.
"halo... ada apa...?" tanya Indira saat mengangkat telpon.
"Halo Indira" sapa orang yang menelpon Indira.
"siapa kamu...? dan ada apa menghubungi saya..?"tanya Indira lagi.
"saya tahu kamu sangat membenci Alex dan juga istri nya, dengan senang hati saya bisa mambantu kamu untuk menghancurkan mereka"ucap orang tersebut.
" maksud kamu apa...?" jangan coba-coba menjebak saya ya" ucap Indira kesal.
"temui saya jam 7 malam, saya akan share lokasi nya ke kamu, dan kamu akan tahu siapa saya. Saya pastikan ini bukan jebakan dan kamu pasti akan senang bekerja sama dengan saya" ucap orang itu lagi dan memutuskan panggilan telpon nya.
"halo, halo ,halo.... " teriak Indira kesal.
Lalu orang tersebut mengirimkan lokasi ke watshap Indira.
waktu sudah menunjukkan pukul 6 sore ,Indira masih bingung harus pergi menemui orang misterius itu atau tidak, akan tetapi ia sangat penasaran dan mungkin saja orang itu benar-benar bisa bekerja sama dengan diri nya.
"ya udah deh siap-siap aja sekarang dan cari tau dulu siapa orang itu dan apa mau nya" gumam Indira.
Tepat jam 7 malam Indira telah tiba ke lokasi yang di tentukan oleh orang misterius itu. Orang tersebut juga sudah menunggu Indira.
"maaf saya terlambat" ucap Indira.
"tidak masalah ini baru jam 7 lewat 2 menit, pasti nya di luar tadi kamu sampai tepat jam 7 kan" ucap orang itu.
"gak usah bertele-tele, langsung aja kasih tau saya kamu siapa ,kenapa bisa kenal saya dan apa tujuan kamu sebenarnya mau ajak saya kerja sama...? "tanya Indira yang kesal.
"upss..... santai aja dulu ,mending kita pesan makanan dulu" ucap orang itu dengan sangat santai dan membuat Indira kesal.
***
__ADS_1