SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU

SUAMIKU CINTA PERTAMA SAHABATKU
Menghadapi Musuh Dengan Tenang


__ADS_3

Akhirnya Raina pun tertidur dalam pelukan Alex.


Keesokan harinya, saat semua sedang bersih-bersih di halaman belakang sisa dari pesta tadi malam, Alex menghampiri Rey yang sedang menggoda Maya.


"Maya kamu itu kan tamu, jadi kamu duduk aja. Aku rela kok bersihin satu villa ini asal kamu gak kecapean"ucap Rey kepada Maya.


"ehem.... oh bagus dong kalau gitu, saya akan suruh semuanya istirahat dan kamu yang akan membersihkan ini semua"ucap Alex.


"jangan dong Pak, saya kan cuma mau Maya istirahat kasian Pak"pinta Rey.


"saya gak papa kok Mas, apa lagi ini kita bersihkannya kan ramai-ramai jadi sama sekali gak capek, lebih ramai yang bersihkan lebih cepat juga selesainya"terang Maya.


"nah Maya nya aja gak masalah kok" ucap Alex.


"tapi Pak"ucap Rey.


"kenapa kamu gak kasih laporan ke saya...?".tanya Alex.


"maaf Pak saya gak berani ganggu tadi malam saya pulang Bapak udah tidur, saya juga takut Bu Raina bangun Pak"jawab Rey.


"oke, terus gimana...? "tanya Alex lagi.


"setelah semua di cek ternyata ada satu villa yang baru saja di tempati, tetapi orangnya langsung pulang malam itu juga Pak. Kata yang jaga Villa itu, Villa milik keluarga Pak Burhan, tetapi anaknya Pak Burhan yang datang ke villa itu. Kita udah berusaha ngejar tapi memang udah gak kekejar lagi Pak"jelas Rey.


"terus kamu sama sekali gak dapat petunjuk itu siapa...? "tanya Alex.


"maaf Pak sama sekali belum"jawab Rey.


"ya sudah lah, secepatnya saya pasti akan nemuin pelakunya dan tidak akan saya kasih ampun"ucap Alex.


"iya Pak saya juga akan cari tahu lagi Pak"ucap Rey pula.


"ya sudah sana bersih-bersih lagi,jangan pacaran aja kamu"perintah Alex.


"siap Pak"jawab Rey nyengir.


Setelah semuanya selesai bersih-bersih, mereka makan siang bersama,lalu kembali ke Jakarta dan pulang ke rumah masing-masing. Sementara Maya masih di Jakarta menginap di rumah Ken.

__ADS_1


...


"Mbak Stella, Mas ken emangnya gak papa ya kalau aku di sini...? "tanya Maya.


"iya gak papa lah May, kamu kan sepupunya Stella istri saya, jadi kamu itu sepupu saya juga dong. Kita ini saudara jadi gak usah sungkan"jawab Ken.


"iya bener tu kata Mas Ken"ucap Stella.


"makasih ya Mbak, Mas, aku janji kok gak bakalan ngerepotin "ucap Maya.


"apaan sih May"ucap Stella.


"ya udah sayang, kamu antar deh Stella ke kamar tamu, Mas ke kamar ya mau bersih-bersih duluan"ucap Ken kepada Stella.


"iya Mas"jawab Stella.


"yuk May Mbak antar ke kamar kamu"ajak Stella dan Maya mengikuti Stella.


"kamarnya bagus banget ya Mbak, sama seperti di Villa. Gak seperti di kampung kita"ucap Maya saat tiba di kamarnya.


"iya beda dong May, ini di Jakarta pastinya untuk para pengusaha rumahnya ya seperti ini"ungkap Stella.


"kamu juga beruntung kok bisa punya calon suami seperti Rey.Dia itu baik, asetnya juga banyak ,asisten pribadi lho dia. Entar kalau kamu udah nikah sama dia ,rumah kalian gak kalah besar sama rumah ini"ucap stella.


"iya sih Mas Rey itu memang baik banget. Mbak kita kok jadi bahas rumah ya, uda seperti cewek matre aja, ha.. ha.. ha.. "ucap Maya dan tertawa.


"kamu sih mulai duluan, ya udah kamu bersih-bersih dan istirahat gih, pasti capek banget kan, entar waktunya makan malam mbak panggil"ucap Stella.


"iya Mbak, makasih ya"ucap Maya.


"sama-sama"jawab Stella dan pergi meninggalkan Stella di kamarnya.


...


"Mas maafin aku ya. Pasti kamu capek kan menghadapi masalah dalam hidup aku ini yang gak ada habisnya, aku udah buat kelurga kita terancam Mas, karena orang-orang yang gak suka sama aku, keluarga kita yang jadi sasarannya" ucap Raina.


"sayang, kamu kenapa ngomong gitu sih,kamu itu terlalu sempurna makanya ada aja orang yang iri sama kamu bahkan sama keluarga kita dan gak mau kita bahagia"ucap Alex pula.

__ADS_1


"tapi Mas, intinya semua ini karena aku"ungkap Raina.


"gak sayang, bukan karena kamu. Udah ya berhenti salahin diri kamu sendiri, Mas janji sama kamu akan segera menyelesaikan ini semua"ucap Alex dan memeluk Raina.


"iya Mas"jawab Raina.


"sekarang yang terpenting kita harus bisa hadapin musuh kita, jangan sampai keliatan kalau kita lemah dan kalah. Mas yakin ini masih orang yang sama. Kita harus tenang anggap aja gak ada kejadian apa-apa dan bersikap seperti biasa. Tunggu Mas dapetin bukti yang kuat dan tiba waktu nya orang-orang itu mempertanggung jawabkan perbuatannya, kamu bisa kan sayang...? "ucap Alex dan bertanya.


"iya Mas, asal kamu selalu ada di samping aku, aku pasti bisa"jawab Raina.


"kamu tenang aja sayang, Mas akan selalu ada dan melindungi keluarga besar kita"ucap Alex.


Raina pun mengangguk dan memeluk Alex dengan erat.


"Tapi Mas seneng deh karena kamu udah gak trauma lagi"ucap Alex.


"iya Mas aku udah bisa nenangin diri aku,walau kadang aku masih ngerasa takut tapi aku berusaha ngelawan agar rasa takut itu tidak terlalu dalam yang akan membuat aku kembali trauma"jelas Raina.


"iya sayang, syukur lah kalau begitu"ucap Alex dan mencium kening Raina.


...


"Rey, kamu itu sibuk kerja terus,eh giliran libur tiga hari malah tinggalin Mama sendiri"ucap Bu Indah Mama nya Rey.


"maaf deh Ma, Mama juga kan waktu itu katanya mau jalan sama Om Beni makanya aku pergi gak ajak Mama" ungkap Rey.


"iya sih, tapi kan Mama cuma ada acara sebentar, kamu sampai tiga hari gitu. Emang nya kamu kemana sih..? "tanya Mama Rey.


"aku ke Bandung Ma. Terus hari Sabtunya ke Villa keluarganya Pak Alex, ada party kecil-kecilan"jawab Rey.


"hah ke Bandung...? ngapain Rey...?"tanya Mama Rey lagi.


"jemput calon masa depan aku Ma"jawab Rey.


"Rey bisa-bisanya ya kamu gak bilang sama Mama kalau kamu udah punya calon,harusnya kamu itu udah kenalin ke Mama," teriak Mama Rey kesal.


"maaf deh Ma, tadinya mau kasih suprise ke Mama, entar malam aku bawa kesini dan kenalin ke Mama ya"ucap Rey.

__ADS_1


"bener ya sayang, Mama seneng deh akhirnya anak Mama mikir buat nikah juga"ucap Bu Indah bahagia.


***


__ADS_2