Tak Disangka Menjadi Ibu Sambung

Tak Disangka Menjadi Ibu Sambung
Extra part 2


__ADS_3

Sepanjang perjalanan menuju sekolah gadis remaja itu bersenandung kecil sambil menikmati pemandangan di pagi hari.


Tidak ada yang mau mengganggunya karena Flo berpenampilan gadis cupu, rambut kepang dua kaca mata bulat besar, Serta hanya memakai sepeda.


Dan Flo bisa menuju sekolahnya dengan perasaan yang sangat tenang, tapi sampai di depan pintu gerbang sekolah, tiba-tiba Flo melihat salah satu murid sekolahnya sedang di bully.


" Ya ampun kasihan sekali, tolongin ga ya, tapi kalau di biarkan kasihan dia, wah parah nih tidak bisa di biarkan nih " gumam Flo yang melihat pembullyan terjadi tepat di hadapannya.


" Ampun, hiks hiks hiks maafkan saya kak, tolong lepaskan saya hiks hiks hiks... " jerit gadis itu yang sedang di bully oleh lima orang perempuan yang seusianya.


" Rasakan itu, makanya jadi orang jangan gatel, dasar gadis tidak tahu diri, Lo sadar diri dong, Lo di sini hanya karena beasiswa, jadi jangan sok kecantikan seperti itu, dasar perempuan miskin tidak tahu diri " kata salah satu perempuan yang di duga ketua geng itu.


" Ampun kak, bukan salah saya kak hiks hiks hiks... " jerit gadis itu.

__ADS_1


" Rasakan ini, siram lagi dia dengan air biar tahu rasa perempuan sok ini " katanya lagi memerintah teman lainnya.


" BERHENTI... Wah wah... kalian tidak malu membully orang di depan pagar sekolah, kalau sampai polisi lewat berakhir di penjara kalian semua, minggir keterlaluan kalian semua " kata Flo yang langsung menyelamatkan gadis itu dan sasaran bully sesama murid sekolah menengah atas itu.


" Siapa kamu, jangan ikut campur kamu gadis cupu, kalau tidak kau juga akan merasakan seperti yang perempuan tidak tahu diri itu rasakan. " kata ketua geng itu lagi yang begitu sangat kesal karena Flo langsung membawa gadis yang mereka bully menjauh dari sana.


" Apa salah dia kenapa dia sampai di perlakukan seperti ini, kalian sungguh tidak punya hati... Ayo kita pergi dari sini " ajak Flo yang langsung membawa gadis itu berlalu masuk kedalam sekolah.


Tapi tangan perempuan itu langsung di tahan Flo.


" Berani kau menyentuh ku seujung kuku pun, ku pastikan saat itu juga kau tidak akan bisa lagi menggunakan tanganmu ini... Hmm... minggir kalian semua, jangan coba macam - macam dengan ku, kalau tidak kalian akan berakhir di rumah sakit. " kata Flo yang langsung menghempas tangan perempuan itu dengan kerasnya sehingga membuat perempuan itu langsung jatuh tersungkur. Serta mengingatkan yang lainnya sambil menatap mereka dengan tatapan yang sangat tajam.


Mereka berempat langsung membantu ketua mereka yang terlihat sangat kesakitan itu. Sedangkan Flo langsung membawa gadis yang mereka bully tadi masuk kedalam sekolah.

__ADS_1


" Kamu tidak apa-apa kan, sekarang ganti pakaian mu, pakaian mu basah kuyup begitu, keterlaluan sekali mereka " kata Flo yang menuntun gadis remaja yang seusianya itu.


" Terimakasih kamu sudah menolong ku, jika tidak ada kamu mungkin aku akan berakhir di rumah sakit lagi, tapi sekarang aku selamat berkat dirimu, sekali lagi terima... Kalau boleh tahu siapa namamu ?" tanya gadis remaja itu.


" Nama ku Flora, panggil saja Flo, kalau kamu ? jadi kamu sudah sering di bully mereka ?" " kata Flo lagi.


" Terimakasih Flo, namaku Nisa, iya mereka sering membully ku hanya karena aku tidak mampu " kata gadis remaja yang bernama Nisa itu.


" Ya ampun kasihan sekali kamu Nis, sama - sama tapi sekarang kamu tidak usah takut lagi, kita akan hadapi bersama - sama mereka, keterlaluan sekali. " kata Flo yang langsung di anggukan Nisa.


Setelah itu mereka berdua kelihatan semakin akrab, dan ini kali pertama Flo mau berteman karena biasanya Flo tidak mau berteman dengan siapapun.


Begitu juga dengan Nisa, ia juga sama hanya Flo yang mau berteman dengannya itu karena di sekolah mereka ini adalah sekolah khusus orang - orang berduit, jadi mereka yang tidak mampu dan hanya bisa masuk mengandalkan beasiswa akan di bully oleh anak - anak yang sangat angkuh itu.

__ADS_1


__ADS_2