Tak Disangka Menjadi Ibu Sambung

Tak Disangka Menjadi Ibu Sambung
Extra part 3


__ADS_3

Setelah gadis remaja itu sudah berganti pakaian, mereka berdua langsung masuk ke dalam kelas mereka yang mana saat ini Flo dan Nisa masih sama - sama duduk di kelas sepuluh atau lebih tepatnya kelas satu SMA.


Karena mereka berdua sekarang berteman, jadilah saat ini mereka berdua duduk bersama sambil bicara dan bercanda bersama.


Meskipun begitu Flo tidak mengatakan siapa dirinya sebenarnya, biarkan temannya itu mengira ia hanya gadis biasa yang juga sama masuk ke sekolah ini menggunakan beasiswa.


Pada saat mereka berdua sedang asik ngobrol tiba - tiba suasana yang tadinya riuh mendadak jadi sepi, dan terdengar langkah kaki mendekati bangku Flo dan Nisa


FLO melihat siapa yang datang sempat bingung dan heran, berbeda dengan Nisa saat ini ia sudah bergetar ketakutan karena melihat orang itu.


BRAAKH...


Orang itu langsung menggebrak meja Flo dan Nisa, sehingga membuat Nisa langsung terperanjat kaget, sedangkan Flo biasa saja, dan tidak membuatnya takut sama sekali.

__ADS_1


" Hey kalian berdua, beraninya kalian menyakiti Rosa, kalian harus di beri hukuman karena sudah berani menyakiti tangan Rosa sehingga pergelangan tangannya memerah. " kata orang itu yang menatap Flo dan Nisa dengan tatapan yang sangat tajam.


" Ma... Maafkan kami kak, kami tidak sengaja melakukannya " kata Nisa yang sangat takut menjawab itu.


Berbeda dengan Flo, ia mulai sedikit kesal karena orang di hadapannya ini sudah membentaknya.


" Katakan padanya, kalau ia ingin baik - baik saja jangan lagi mengganggu orang lain, karena kalau tidak ia akan mendapatkan yang lebih parah lagi dari itu. " kata Flo dengan santainya.


Tapi sebelum tangan orang itu menyentuh pipi Flo, Flo sudah menangkisnya.


" Jangan kamu pikir aku takut hanya karena kamu anak kepala sekolah, dan ku peringatkan padamu juga, jika aku mau saat ini juga bisa ku patahkan tanganmu sekarang karena sudah berani kurang ajar padaku hmm... " kata Naya dengan menatap orang itu tajam lalu menghempaskan tangan orang itu juga dengan sangat kerasnya


" AW shiiiith... Kurang ajar kamu gadis cupu, tunggu pembalasan ku hmm... " kata orang itu yang begitu sangat kesal pada Flo, tapi juga merasa takut setelah dilawan Flo.

__ADS_1


Orang itu langsung bangkit dan langsung meninggalkan tempat itu dengan perasaan yang sangat kesal.


" Huuh... Astaga beraninya kamu Flo, aku hampir tidak bisa bernafas karena sangat takut padanya, lihat tu teman - teman juga sama " kata Nisa yang masih merasa takut begitu juga dengan teman - teman sekelasnya.


Mendengar itu Flo langsung melihat semua murid yang ada di kelas itu, dan benar saja masih terlihat jelas ketakutan di wajah mereka karena kedatangan orang itu tadi.


" Memangnya siapa dia kenapa kalian semua sangat takut ?" tanya Flo yang tidak habis pikir dengan semuanya.


" Ya ampun Flo... bukankah tadi ia sudah mengatakannya, namanya Bobi, putra kepala sekolah di sekolah ini, ia adalah kekasih Rosa yang sudah membullly ku tadi. Tidak ada yang berani padanya, kalau ada ia tidak akan segan - segan untuk memberi hukuman dan lebih parahnya lagi ia akan meminta ayahnya untuk mengeluarkan orang itu dari sekolah ini secara paksa. " jawab Nisa yang sangat panik saat ini karena Flo sudah berani melawannya tadi.


Mendengar itu Flo langsung terdiam, dan mereka semua mengira kalau Flo sekarang juga merasakan takut.


" Hmm... begitu saja kalian semua takut, kalian tidak tahu saja, papah ku lah pemilik sekolah ini, dan kalau aku mau, aku yang akan langsung mengeluarkannya dari sekolah ini, sok banget dia. Tapi biarkan saja dulu, aku mau tahu sampai sejauh mana ayahnya memimpin sekolah ini " batin Flo sambil tersenyum sinis dan diam saja tanpa di ketahui oleh siapapun.

__ADS_1


__ADS_2