
Dor dor dor...
Gedoran pintu mobil semakin keras karena orang itu kelihatan sangat kesal.
" Berhenti, jangan macam-macam kalian " kata supir itu dengan lantangnya sehingga membuat ketiga orang itu semakin kesal.
" Beraninya kau, serang orang sok berani ini. " kata perempuan itu dan langsung saja kedua anak buahnya menyerang supir itu secara bersamaan.
Hiiiaaaa... Buk buk buk buk... BRAAKH...
Supir itu terus melawan sehingga perkelahian sangat sengit.
Satu lawan dua, meskipun supir itu sendiri tapi tidak membuatnya mudah di kalahkan, karena supir itu orang khusus yang di tugaskan Nadiya untuk menjaga dan mengawal cucunya itu.
Buk buk buk... BRAAKH...
Kedua orang yang bertubuh kekar itu langsung terpelanting karena serangan supir itu.
BRAAKH aaaaaakkkkhhh... Jerit kedua orang itu lagi saat terpelanting karena tendangan supir itu dengan kerasnya.
__ADS_1
" Kurang ajar kau hiiiaaaa.... " buk buk buk... brasshh...
kata perempuan itu yang langsung menyerang supir itu dengan brutalnya karena begitu sangat kesal melihat anak buahnya kalah.
Hiiiaaaa... buk buk buk...
Supir itu terus melawan, meskipun yang di hadapi sekarang adalah perempuan tapi tidak membuat supir itu segan untuk menyerang.
Sedangkan gadis kecil itu langsung tersenyum sinis melihat perkelahian antar supir dan perempuan itu. Tapi hanya sebentar ketika asik memperhatikan pertarungan itu Gadis kecil itu tidak menyadari kalau anak buah perempuan itu langsung membuka pintu mobil dan langsung menggendong gadis kecil itu keluar dari dalam mobilnya
" Aaaaaa.... lepas paman jelek, lepas... " jerit Flo yang terus memberontak ketika sudah di gendong salah satu anak buah perempuan itu.
" Hey lepaskan dia, beraninya kalian lepaskan dia... " kata supir itu dengan kerasnya sambil berjalan ke arah gadis kecil yang di tangan anak buah perempuan itu.
Tapi seketika...
Buk buk BRAAKH...
"Aaakkkkhhh... shiiiith... " jerit supir itu yang terpenting sampai jatuh tersungkur akibat serangan mendadak dari perempuan itu.
__ADS_1
" Rasakan itu, dasar supir tidak tahu diri... " kata perempuan itu sambil tersenyum sinis melihat ke arah supir yang bibirnya sedikit mengeluarkan darah karena terpelanting tadi.
" Bawa anak itu kesini... dan ikat orang tidak tahu diri ini CEPAT... " panggil perempuan itu.
" Baik Nona. " sahut anak buahnya dan langsung melakukan apa yang di perintahkan perempuan itu.
Mendengar itu, gadis kecil itu berhenti berontak dan diam saja saat kedua orang itu membawanya ke hadapan perempuan itu.
" HALO sayang, wah sekarang enak sekali ya kamu, apa Flo masih ingat dengan ku ?" tanya perempuan itu dengan sinisnya, meskipun ia sudah tahu jawabannya.
" Suster Reni... Bukankah papah dan bunda sudah bawa suster ke penjara, kenapa suster bisa ada di sini ?" kata gadis kecil itu yang sangat heran melihat keberadaan mantan pengasuhnya itu.
" Flo pikir saya hanya diam saja saat di masukkan ke dalam penjara, jawabannya TIDAK... Apapun bisa ku lakukan termasuk hanya keluar dari penjara itu, sangat muda untukku hmm... " kata perempuan itu yang tak lain adalah suster Reni bekas pengasuh yang sangat kejam pada gadis kecil itu.
Mendengar itu, bukannya takut gadis kecil itu malah manggut-manggut. Dan akhirnya gadis kecil itu di turunkan dari gendongan orang berbadan besar itu.
Setelah sampai di hadapannya seperti biasa Reni akan langsung memukul gadis kecil itu, tapi belum sempat tangan Reni yang di layangkan nya mendarat ditubuh gadis kecil itu, Flo langsung menangkisnya dan langsung memplintir tangan yang hendak memukul gadis kecil itu.
" AW shiiiith...kurang ajar, dasar kamu bocah sialan " jerit Reni karena tangannya masih di pelintir Flo dan mendengar Reni meringis Flo pun melepaskan cengkraman tangannya dan langsung mendorong Reni dengan kerasnya.
__ADS_1
Buukkhh... aaaaaakkkkhhh... jerit Reni lagi saat jatuh tersungkur ke tanah.