Tak Disangka Menjadi Ibu Sambung

Tak Disangka Menjadi Ibu Sambung
Part 54


__ADS_3

Berbeda dengan Diana, yang saat ini begitu sangat kesal karena mendapat kabar kalau putranya sudah menikah dengan perempuan pilihannya sendiri yang tidak di restui Diana sama sekali hingga...


PRAAAANG...


Semua benda yang berada di dalam kamar Diana hancur berantakan karena di hempaskan nya saking kesalnya.


" Keterlaluan kamu Dirga, tidak menghargai mamah sama sekali, aku ini ibu kandung mu, tega sekali kamu menikah tanpa restu mamah keterlaluan. Lihat saja nanti, aku akan membuat perempuan miskin itu meninggal mu, dan kamu rasakan sendiri akibatnya karena menikah tanpa persetujuan dariku. " kata Diana yang merasa sangat kesal dengan putranya sendiri.


 


Ke esokan paginya, saat ini pasangan pengantin baru itu sedang menikmati sarapan bersama gadis kecil dan mommy Nadiya di restoran yang ada di hotel itu.


" Mmm... Enak sekali bunda, bunda tidak tambah " kata gadis kecil itu dengan cerianya.


" Bunda sudah kenyang sayang, Flo makan yang banyak ya biar sehat " kata Naya yang juga tak kalah senangnya melihat keceriaan di wajah anak sambungnya itu.

__ADS_1


" Iya bunda, ayo omah kita habiskan makanannya ini enak sekali " kata gadis kecil itu yang penuh makanan di mulutnya.


" Iya sayang, mari kita makan sepuasnya " sahut Nadiya yang tak kalah cerianya karena terbawa keceriaan dari gadis kecil itu.


Dirga dan Naya hanya geleng-geleng kepala sambil tersenyum melihat kedua perempuan beda usia itu sangat bahagia dan ceria sekali pagi ini.


Setelah selesai sarapan mereka langsung pulang ke rumah, tapi tidak dengan Nadiya, ia langsung pergi ke kantor untuk mengurus pekerjaan yang tertunda beberapa hari kemarin.


Sesampainya di rumah, Dirga Naya dan gadis kecil itu langsung masuk kedalam rumah dengan cerianya karena sudah menjadi keluarga kecil yang sangat bahagia.


" Wah wah wah... Enak sekali ya kalian baru pulang, habis dari mana ?" tanya seseorang yang langsung mengagetkan mereka bertiga.


" Mamah / Nenek " kata Dirga Naya dan gadis kecil itu bersamaan.


" Iya ini mamah Dirga, oh ya Dirga sini kenalkan ini Lala anak teman mamah yang mamah pernah katakan kemarin. " kata Diana yang langsung membawa perempuan itu mendekati putranya tanpa memperdulikan Naya dan gadis kecil itu yang masih berada di sana

__ADS_1


" Lala... " kata perempuan itu sambil mengulurkan tangannya pada Dirga yang juga tidak memperdulikan sama sekali keberadaan Naya dan gadis kecil itu.


Dirga begitu sangat kesal dengan semuanya, ingin sekali ia langsung memarahi ibunya yang tidak punya perasaan sama sekali itu, tapi ia tahan dan hanya diam saja karena Naya menggenggam erat tangannya dan menggelengkan kepalanya agar Dirga tidak emosi.


" Ayo cepat salaman Dirga, kasihan ini sudah dari kemarin ingin bertemu dengan mu " kata Diana lagi yang berusaha mendekatkan perempuan pilihannya dengan putranya itu.


Karena tidak di perhatikan bahkan tidak di perduli kan sama sekali oleh mertuanya, Naya pun akan melakukan hal yang sama, apalagi mertuanya dengan terang - terangan membawa pelakor di hadapannya membuat Naya semakin geram terhadap mertuanya itu.


" Ayo Mas, sayang kita ke kamar, Bunda masih sangat lelah sekali habis acara kemarin. " ajak Naya yang langsung menggandeng suami dan juga anak sambungnya, dan membalas tidak memperdulikan mertuanya sama sekali.


" Iya yuk, papah juga masih sangat lelah, ayo nak kita ke kamar papah kita istirahat bersama ya " kata Dirga juga, yang sama seperti Naya yang tidak memperdulikan kedua perempuan itu sama sekali walaupun itu adalah ibu kandungnya sendiri.


" Iya Pah bunda, Flo juga masih lelah " sahut gadis kecil itu yang menahan rasa takutnya bertemu dengan neneknya itu.


Melihat anak mereka yang masih sangat ketakutan bertemu dengan neneknya, membuat Naya dan Dirga langsung membawa gadis kecil itu ke kamarnya dengan alasan istirahat karena tidak mau membuat rasa trauma gadis kecil itu kambuh.

__ADS_1


Merasa tidak di perduli kan sama sekali oleh Dirga membuat Diana dan Lala begitu sangat kesal, dan langsung meninggalkan rumah itu dengan perasaan yang sangat marah.


__ADS_2