Tak Disangka Menjadi Ibu Sambung

Tak Disangka Menjadi Ibu Sambung
Part 97


__ADS_3

Tidak lama terdengar...


Dooorrrr...


" PAPAH... " teriak Naya dan Flo bersamaan dan sambungan ponsel itu langsung terputus begitu saja dan membuat Naya dan Flo begitu sangat khawatir dan cemas dengan keadaan Dirga yang entah dimana keberadaannya sekarang.


" Mas, mas Dirga ya tuhan bagaimana ini " kata Naya yang begitu sangat panik Sekarang.


" Tenang bunda, kita susul papah ke kantor sekarang, ayo bunda... " ajak gadis kecil itu yang juga tak kalah paniknya mengkhawatirkan papahnya.


" Iya sayang, ayo kita pergi sekarang " sahut Naya yang langsung bergegas untuk pergi sekarang.


Tanpa menunggu lama lagi, mereka berdua langsung pergi hendak menuju perusahaan tempat Dirga bekerja.


" AW shiiiith... " jerit Naya yang langsung menghentikan langkahnya sambil memegang perutnya.


" Ada apa bunda, bunda kenapa ?" tanya gadis kecil itu yang kembali terkejut mendengar jeritan ibu sambungnya itu.


" Bunda tidak apa-apa sayang, ayo kita pergi sekarang " sahut Naya, yang tidak memperdulikan rasa sakit yang di rasakan nya.


" Iya bunda, bunda hati - hati " kata gadis kecil itu lagi dan langsung di anggukan Naya.

__ADS_1


Lalu mereka kembali melanjutkan untuk segera pergi ke kantor menyusul Dirga.


" Kita ke kantor mas Dirga sekarang pak " kata Naya


" Baik nyonya, mari silahkan " sahut supir yang ada di situ.


Tanpa menunggu lama lagi, mereka langsung berangkat menuju perusahaan Dirga.


Tidak ada percakapan di antara ibu dan anak itu karena mereka sibuk dengan pikirannya dan perasaan masing-masing.


" AW shiiiith..., Ya Tuhan kuat kan aku, sabar ya nak, jangan keluar dulu, kita harus melihat keadaan papah dulu. " kata Naya dalam hati sambil menahan rasa sakit yang tiba-tiba datang tapi sebentar langsung hilang kemudian datang lagi sakitnya dengan sambil mengusap perut besarnya itu.


Dengan kecepatan tinggi supir itu membawa mereka, tidak butuh waktu lama, akhirnya mereka tiba di depan perusahaan Dirga.


Tanpa menunggu lagi mereka bertiga langsung masuk kedalam kantor itu, dan terlihat jelas keadaan di kantor itu sangat ribut dan semua karyawannya juga terlihat panik semua.


" Ada apa ini, apa yang sudah terjadi ?" tanya Naya pada salah satu pegawai di kantor itu.


" Terjadi penembakan nyonya, dan pak Dirga sudah menjadi korban dari penembakan orang yang tidak di kenal. " sahut pegawai itu.


" APA... Ya Tuhan mas Dirga... " kata Naya yang langsung lemas setelah mendengar itu.

__ADS_1


" Tidak papah... Ayo Bunda cepat kita ke ruangan papah Bunda " ajak gadis kecil itu yang juga tak kalah paniknya mendengar itu.


" AW shiiiith... Iya sayang. Sekarang dimana beliau ?" tanya Naya lagi pada karyawan itu.


Belum sempat karyawan itu menjawab, terlihat beberapa karyawan lainnya dan anak buahnya Dirga sedang membopong tubuh Dirga yang bersimbah darah.


" Papah / Mas Dirga... " kata kedua perempuan beda usia itu yang langsung menghampiri Dirga yang sedang di bopong beberapa orang itu.


" Ya Tuhan Mas, kenapa bisa sampai seperti ini, dimana orang yang sudah melakukan ini " kata Naya yang mengikuti mereka yang membawa Dirga menuju mobil untuk di bawa ke rumah sakit.


" Papah, hiks hiks hiks... Siapa yang sudah melakukan ini pada papah, Papah... hiks hiks hiks " jerit Flo saat melihat keadaan Dirga yang sangat parah itu.


" Tenang sayang, ayo kita temani papah dulu " kata Naya yang harus kuat di depan putrinya itu.


" Papah... hiks hiks hiks... " jerit gadis kecil itu yang mengikuti beberapa orang yang membawa Dirga masuk ke dalam mobil.


Tanpa menunggu lama lagi Dirga langsung di larikan ke rumah sakit, begitu juga dengan Naya dan Flo, mereka juga langsung ikut dalam mobil itu menemani Dirga.


Meskipun saat ini perut Naya bertambah sakit, tapi tidak Naya hiraukan karena begitu sangat panik melihat keadaan suaminya sekarang.


Begitu juga dengan gadis kecil itu, yang terus menangis duduk di samping Dirga karena sangat khawatir melihat keadaan Dirga yang sangat lemah dan parah, serta darah terus keluar dari perutnya akibat tembakan itu.

__ADS_1


__ADS_2