
Dirga dan mommy Nadiya begitu sangat bahagia sekali, berbeda dengan gadis kecil itu yang langsung murung setelah mendengar penjelasan dokter itu kalau ia akan memiliki adik.
" Ya sudah kalau begitu saya permisi dulu pak Dirga, nyonya, kami akan menyiapkan ruang rawat karena pasien memang membutuhkan istirahat total sekarang " kata dokter itu.
" Iya dok silahkan, sekali lagi terimakasih banyak dokter " kata Dirga yang masih begitu sangat senangnya.
" Terimakasih dokter " kata mommy Nadiya juga yang tak kalah bahagianya.
" Sama - sama Pak, nyonya permisi, mari " pamit dokter itu.
" Iya dokter silahkan " Sahu Dirga dan Mommy Nadia bersamaan.
Setelah itu dokter langsung pergi dari situ dan tidak lama Beberapa suster keluar dan memindahkan Naya dari ruang UGD ke ruang rawat VIP yang ada di rumah sakit itu.
__ADS_1
Dirga, Mommy Nadiya dan gadis kecil itu langsung mengikuti dari samping sambil menuntun Naya yang masih tak sadarkan diri.
Tapi sebelum masuk ruang rawat, Mommy Nadiya sempat melihat gadis kecil itu yang masih murung mau tidak mau Nadiya berhenti di depan pintu bersama gadis kecil itu dan hanya Dirga yang langsung masuk ke dalam untuk menemani istrinya.
" Hey sayang ada apa hmm...?" tanya Mommy Nadiya sambil duduk bersejajar dengan gadis kecil yang masih berdiri itu.
" Omah, kalau bunda memiliki adik, apa bunda masih menyayangi Flo ?" Tanya gadis kecil dengan menatap mommy Nadiya dengan betapa sulit di artikan.
Mendengar itu Nadiya langsung mengerti dengan apa yang ada di pikiran dan perasaan gadis kecil itu, lalu mengajak gadis kecil itu duduk di kursi tunggu yang ada di depan ruangan itu.
" Janji ya Omah " kata gadis kecil itu lagi yang masih takut meskipun sudah di jelaskan Nadiya.
" Janji sayang, jadi Flo tidak usah berpikir yang macam - macam ya, bagi omah Flo tetap menjadi cucu pertama Omah, dan Omah janji akan mengutamakan Flo lebih dulu, baru nanti adik - adik Flo ya " kata Nadiya menenangkan gadis kecil itu.
__ADS_1
Gadis kecil itu pun mengangguk, tapi ia masih belum tenang karena belum mendengar langsung dari mulut kedua orang tuanya.
" Ya sudah sekarang kita masuk kedalam ya, nanti di dalam Flo bisa katakan langsung pada papah dan Bunda, omah sangat yakin percaya sama Omah, kami tidak akan membedakan kalian dan akan tetap menyayangi Flo karena Flo adalah anak tertua yang sebentar lagi akan menjadi kakak, ya sayang. " kata Nadiya lagi yang juga tahu dan bisa melihat masih ada keraguan dan kecemasan di dalam mata gadis kecil itu.
Gadis kecil itu mengangguk dan mengikuti saja Mommy Nadiya masuk ke dalam ruangan itu.
" Lho kalian darimana ko baru masuk ?" tanya Dirga yang duduk di sebelah istrinya yang masih belum sadarkan diri itu.
" Tidak kemana-mana, Mommy hanya bicara sebentar saja pada Flo dan memberi pengertian sedikit untuk cucu Mommy ini " Sahut mommy Nadiya sambil menuntun gadis kecil itu menghampiri Naya dan melihat keadaannya.
" Sayang sini, Flo... sebentar lagi Flo mau memiliki adik, Flo senang tidak ?" kata Dirga yang langsung membawa putrinya ke dalam pangkuannya.
" Papah masih tetap sayang kan sama Flo kalau sudah memiliki adik lagi, Flo masih tetap di sayang bunda juga kan Pah " kata gadis kecil itu sambil menatap dalam papahnya.
__ADS_1
Dirga dan mommy Nadiya saling pandang, dan Dirga begitu sangat terkejut mendengar perkataan putrinya itu.