Tak Disangka Menjadi Ibu Sambung

Tak Disangka Menjadi Ibu Sambung
Part 64


__ADS_3

Mendengar itu Diana langsung tertunduk lemas, ia langsung syok mendengarnya, sampai - sampai sesak nafas dan hampir tidak bisa menelan ludahnya sendiri setelah mengetahui semuanya.


" Tidak... Ini tidak mungkin, kamu pasti bohong kan Dirga " kata Diana sambil memegang kepalanya yang terasa sangat pusing akibat syok barusan.


" Dirga tidak bohong Mah, Dirga mengatakan yang sebenarnya, maka dari itu perbaiki sikap Mamah pada Naya, dan terima dia kalau mamah mau hidup tenang. Dan buang perempuan tidak tahu diri itu, aku sangat tidak suka dengan perempuan seperti itu murahan sekali " kata Dirga lagi dengan sangat kesalnya.


" Dan satu lagi, terima putriku mah, kasihan dia mommy Nadiya saja menerimanya sebagai cucunya sendiri, masa mamah yang sebagai nenek kandungnya tidak terima, apa yang akan besan mamah katakan nanti. " kata Dirga yang berharap setelah mengatakan itu ibunya akan berubah.


Dengan nafas yang masih terengah - engah, kepala yang pusing dan kakinya yang sudah terasa sangat lemas bahkan rasanya tidak mampu untuk berdiri, Diana langsung mengangguk.


" Ba... baiklah Dirga, mamah akan melakukan yang kamu katakan, dari pada hidup mamah tidak tenang nanti " kata Diana lagi yang masih dalam keterkejutannya, dan juga merasa sangat takut setelah mengetahui semuanya.


" Ya sudah kalau begitu Mamah pulang saja sekarang, Mamah masih belum siap bertemu dengan istrimu, tolong sampaikan permintaan maaf mamah pada Naya, mamah janji mulai sekarang Mamah akan menerimanya dan juga putrimu Dirga. " kata Diana yang langsung pergi begitu saja dari ruangan itu lalu langsung pergi meninggalkan rumah putranya itu.

__ADS_1


Dirga yang melihat itu hanya bisa geleng-geleng kepala.


" Huuh... Untung Mamah mengerti, kalau sampai aku terlambat menjelaskan semuanya aku juga yang akan repot mengatasi semuanya. " gumam Dirga pelan sambil melihat kepergian ibunya itu.


Dan tanpa di ketahui siapapun Naya yang berada di kamar juga mendengar semuanya, karena ia menyuruh bi Ijah menguping serta merekam semuanya lewat ponsel di depan pintu ruang kerja Dirga yang sedikit terbuka tadi.


Dengan rasa terkejut syok dan takutnya Diana langsung keluar dari rumah Dirga dan langsung pulang ke rumahnya.


Sesampainya di rumah ia sangat terkejut karena ketika membuka pintu Lala tiba - tiba sudah berada di dalam rumahnya.


" Loh ko Tante begitu, bukannya Tante yang memberi Lala kunci cadangan rumah ini, makanya Lala bisa masuk. Terus kenapa Tante baru pulang langsung sewot begini ?" tanya Lala yang bingung melihat perubahan sikap Diana padanya.


" Haaah... baiklah Lala, mulai sekarang kamu pergi dari kehidupan saya, dan batalkan keinginan mu untuk mendekati Dirga, karena saya tidak mau dapat masalah dan ingin hidup tenang. " kata Diana lagi yang langsung di sofa karena masih merasakan keterkejutan dan syok.

__ADS_1


" Tunggu Tante, Tante bercanda kan, kenapa Tante bisa bicara seperti itu memangnya apa yang sudah terjadi ?" tanya Lala yang semakin tidak mengerti.


" Apa kamu tidak mengerti juga, pokonya saya peringatkan padamu jauhi putra saya, dan jangan coba-coba mengganggu keluarga anak saya kalau tidak kamu bisa akan kehilangan nyawa. " kata Diana lagi dengan sangat takutnya.


" Lala masih tidak mengerti Tante, kenapa Tante bilang begitu " kata Lala yang begitu sangat bingung mendengarnya.


" Kita hentikan semuanya Lala, sekarang Tante sudah tahu semuanya dan Tante tidak mau mencari masalah dengan Naya karena akan membahayakan kehidupan Tante nanti " kata Diana lagi.


" Tidak bisa Tante, pokonya bagaimana pun caranya Lala akan berusaha mendapatkan ka Dirga, dan masalah perempuan miskin itu sangat gampang sekali, tinggal di tuntaskan bereskan " kata Lala dengan seenak jidatnya.


" Pokoknya Tante sudah peringatkan kamu, dan kalau terjadi apa - apa jangan bawa - bawa Tante karena Tante memang tidak ikut - ikutan lagi. Dan Tante peringatkan sekali lagi, hentikan semuanya Lala tidak usah mengganggu Dirga dan keluarganya lagi, kalau tidak kamu tidak akan hidup tenang, dan lebih parahnya lagi kamu bisa kehilangan nyawa karena Naya bukan orang sembarang. " kata Diana lagi yang juga tidak menyangka dengan semuanya.


BRAAKH...

__ADS_1


Dengan kerasnya Lala menggebrak meja dan itu membuat Diana begitu sangat terkejut melihatnya.


__ADS_2