Tak Disangka Menjadi Ibu Sambung

Tak Disangka Menjadi Ibu Sambung
Part 79


__ADS_3

Dengan sangat kesalnya Dirga langsung mendekati orang misterius itu, begitu juga dengan Naya dan Alan mereka berdua juga mendekat pada orang misterius itu.


" Kenapa... kenapa kau lakukan ini, apa tujuan mu melakukan ini haaah... JAWAB... " kata Dirga setelah berada di hadapan orang misterius itu.


" Hmm... " Orang itu tersenyum sinis sambil menatap Dirga tajam.


" Tenang Mas " kata Naya sambil mengusap lengan tangan suaminya. Dirga pun mengangguk pada Naya.


Tapi hanya sebentar, Dirga kembali melihat orang itu dan kembali kesal.


" Cepat katakan... kenapa kau tega melakukan ini padaku HAAH... " Kata Dirga dengan nada yang sangat kesal dihadapan orang itu.


" Aku ingin kau juga menderita, dan merasakan kehilangan orang yang ada di dekatmu, bahkan kehilangan semua hartamu. Itulah yang aku inginkan hmm... " kata orang itu dengan masih tersenyum dengan sinisnya.

__ADS_1


" Apa salah ku Mah APA...?" teriak Dirga saking kesalnya.


" Saya tidak habis pikir, kenapa ada orang yang sangat tega ingin membuat anaknya menderita, apa jangan-jangan... " perkataan Naya tergantung melihat Diana tertawa dengan kerasnya.


" HAHAHAHA... Kau benar sekali menantuku, yah seperti yang ada dipikiran mu. Dia bukanlah putra kandung ku, dia hanya anak tiri dari suamiku, dan gara - gara dia aku kehilangan putra kandungku sendiri serta gara - gara dia juga aku kehilangan suamiku dan harta warisan yang seharusnya jatuh ke tangan ku. Aku sangat membencimu anak pembawa sial..." kata Diana dengan sangat marahnya.


Ya orang misterius itu adalah Diana, dia adalah dalang dari segala yang menimpa Dirga.


Bak di sambar petir Dirga sangat terkejut mengetahui Fakta ini.


Sebenarnya Naya sudah bisa menduga, tapi setelah mendengarnya langsung tetap saja membuat Naya sangat terkejut.


Begitu juga dengan Alan ia juga tak kalah terkejutnya sama seperti Dirga yang tidak menyangka sama sekali kalau nyonya besar yang sangat ia hormati selama ini adalah orang yang sudah menimbulkan setiap masalah yang ia hadapi selama bekerja dengan sahabatnya itu.

__ADS_1


" Lalu tentang mendiang istrinya Mas Dirga yang meninggal tidak wajar serta perempuan yang bernama Lala dan suster jahat itu semua perbuatan Anda kan Nyonya DIANA... " kata Naya yang menatap Diana dengan sangat tajamnya dan tidak ada rasa hormat lagi pada orang yang sebenarnya bukan mertua kandungnya.


Mendengar itu bertambah terkejut lagi Dirga, ia sampai menatap istrinya seperti minta penjelasan.


" Benar Mas, dialah penyebab penyakit yang menimpa Anggun hingga Anggun meninggal, dan dia jugalah yang sudah membuat perempuan yang bernama Lala dan Reni itu terus menyiksa putrimu. " kata Naya dengan sangat yakinnya karena diam - diam Naya sudah memiliki bukti semuanya.


BRAAKH... " KURANG AJAR... " Kata Dirga yang masih tidak menyangka dengan semuanya.


" Hmm... ternyata kamu hebat juga ya, tak heran kau menjadi anak dari perempuan hebat itu. Tapi kenapa kau sangat bodoh sekali, mau maunya menikah dengan duda satu anak dan hanya repot mengurusi anak orang saja, Hmm... " ucap Diana yang tersenyum mengejek pada Naya.


PLAAAKK.. " Shiiiith... " jerit Diana saat wajahnya di tampar Naya.


" Nyonya sendiri juga sangat bodoh melakukan hal yang sama, tapi bedanya saya sangat menyayangi anak itu meskipun dia tidak terlahir dari rahim saya. Tidak dengan Anda yang sangat senang melihat orang menderita dasar iblis... " kata Naya yang juga tak kalah kesalnya berdiri di hadapan Diana.

__ADS_1


" Cuuiiihh... Tidak Sudi aku menyayangi orang yang sudah membuat ku kehilangan orang - orang yang ku sayangi, bahkan aku sangat ingin ia mati di tangan ku sekarang. " kata Diana menatap Dirga dengan sangat tajamnya meskipun tangan dan kakinya terikat di kursi sekarang.


Mendengar itu Dirga semakin meradang, dari tadi sekuat tenaga Dirga menahan amarahnya mengingat ia adalah ibu yang di sangka Dirga adalah ibu kandungnya, setelah mendengar semuanya membuat Dirga semakin yakin dengan tindakan yang akan ia lakukan selanjutnya.


__ADS_2