Tak Disangka Menjadi Ibu Sambung

Tak Disangka Menjadi Ibu Sambung
Part 77


__ADS_3

Sambil menunggu istri dan anaknya datang Dirga dan Alan masih berkutat dengan komputer nya, sampai ketukan pintu mengagetkan mereka berdua.


Tok tok tok...


" Masuk... " sahut Dirga.


Setelah pintu terbuka masuklah dua orang yang sangat di sayanginya.


" Papa... " Panggil gadis kecil itu


Yang langsung berlari memeluk Dirga.


" Sayang, wah kebetulan sekali kalian kesini " kata Dirga dan langsung membawa istri dan anaknya duduk di sofa yang ada di ruang itu.


" Makan siang dulu Mas... Eh ada tuan Alan " kata Naya yang meletakkan rantang makanan di atas meja.


" Iya nyonya " sahut Alan yang masih fokus dengan layar komputernya tanpa melihat k arah Naya.


" Ayo makan dulu sini Lan, nanti lagi kita sambung " ajak Dirga

__ADS_1


" Iya tuan sebentar, ini harus cepat di pulihkan tuan kalau tidak kita akan kehilangan perusahaan ini. " sahut Alan yang masih fokus dengan komputernya.


" Memangnya ada apa Mas, kenapa terlihat sangat cemas sekali?" tanya Naya sambil mengambilkan makanan untuk suaminya sedangkan gadis kecil itu sedang menonton yutub di ponsel Naya.


Terimakasih sayang, itu sebenarnya... " Dirga pun menceritakan apa yang sudah terjadi di perusahaannya.


" Ya sudah kita selesaikan dulu makan siangnya, memangnya kak Dirga belum bisa mengatasinya? baiklah nanti Naya coba bantu, " kata Naya lagi dan langsung di anggukan suaminya.


Meskipun Dirga ketua Mafia yang terkenal sangat kejam dan tidak mempunyai perasaan terhadap musuh - musuhnya, tapi kali ini meski Dirga sangat pintar entah kenapa sangat susah sekali baginya untuk melacak keberadaan orang yang sudah membobol data perusahaan nya.


Dan baru kali ini Dirga kecolongan sampai tidak bisa mengatasinya.


" Sayang Flo duduk di sini dulu ya, Bunda mau bantu papah dulu sebentar, jangan nakal ya sayang. " kata Naya.


" Iya Bunda, Flo rebahan di sini saja sambil main ponsel Bunda " sahut gadis kecil itu.


" Baiklah Bunda ke tempat papah dulu ya " kata Naya lagi dan langsung di anggukan gadis kecil itu.


Setelah itu Naya langsung menghampiri suaminya yang bersama dengan Alan dan masih fokus dengan komputernya itu.

__ADS_1


" Bagaimana Pah, sudah bisa di atasi ?" tanya Naya sambil berdiri di belakang Dirga dan mendaratkan wajahnya di bahu Dirga dan langsung melihat ke arah komputer itu.


" Belum sayang, brengsek sekali, siapa orang itu sangat susah sekali melacaknya " sahut Dirga dengan memandang layar dengan tatapan yang sangat tajam.


" Coba lihat... " Kata Naya yang langsung ikut mengetik dan duduk di sebelah Dirga dan membuat Alan serasa jadi obat nyamuk berada di sebelah mereka berdua.


Saat ini Dirga dan Naya langsung memainkan jari mereka mengetik dan menatap layar komputer dengan sangat teliti.


Dengan sangat mahir dan cekatan Naya mengetik dan menyerang dengan pirus pirus miliknya, dan dengan keahliannya akhirnya mereka berdua bisa melacak akun yang sudah membobol data perusahaannya.


Dengan cepat Naya dan Dirga bisa memulihkan kembali data perusahaan serta melacak akun yang sudah membobolnya.


" Syukurlah data perusahaan telah pulih, tapi Sayang situs dan akun ini... " Kata Dirga yang hampir tidak percaya dengan apa yang ia lihat.


" Benar tuan kenapa bisa... " kata Alan juga yang sangat terkejut.


" Tentu saja bisa, tapi yang bikin tidak habis pikir ada apa, kenapa bisa dia melakukan itu " kata Naya yang sangat terkejut dan bingung setelah melihat semuanya.


BRAAKH...

__ADS_1


Dirga langsung menggebrak meja saking marah dan kesalnya setelah mengetahui siapa yang sudah membuat onar di perusahaannya dan hampir saja membuat perusahaan Dirga berakhir, untung sekarang sudah bisa di atasi dengan bantuan Naya.


__ADS_2