Tak Disangka Menjadi Ibu Sambung

Tak Disangka Menjadi Ibu Sambung
Part 44


__ADS_3

Saat mereka sedang asik tertawa bersama tiba-tiba.


EEHHHMM... EEHHHMM...


Suara deheman mengagetkan mereka.


" Mommy / Bu Nadiya... " kata mereka bertiga melihat perempuan paruh baya berdiri berlipat tangan melihat mereka yang masih berada di dalam mobil.


Bergegas Naya dan Dirga keluar dari mobil, sedangkan Alan menunggu nona kecilnya di dalam mobil.


" Mom " kata Naya menghampiri ibunya.


" Bu Nadiya " kata Dirga juga.


Melihat itu Nadiya sangat terkejut, ia tidak menyangka kalau putrinya datang bersama seorang yang sangat di harapkannya.


" Eh iya, mari silahkan masuk Pak Dirga, ayo Nay cepat bawa tamu kita masuk " kata Nadiya yang tadinya sangat kesal berubah jadi sangat senang setelah melihat putrinya dan bersama Dirga.


" Terimakasih Bu Nadiya " ucap Dirga, sedangkan Naya hanya terbengong melihat perubahan sikap ibunya setelah bertemu Dirga.


" Mommy sudah kenal dengan Pak Dirga ?" bukannya mengajak masuk Naya malah bertanya.


" Tentu saja, ayo masuk pak Dirga, Nay ayo ajak masuk " kata Nadiya lagi yang terlihat sangat senang.

__ADS_1


" Iya Mom, mari Pak silahkan masuk " kata Naya yang langsung di anggukan Dirga.


Lalu mereka langsung masuk kedalam mansion itu, dan langsung duduk di ruang tamu.


" Bi, buatkan minum untuk tamu kita bi " panggil Nadiya dan langsung di iyakan oleh maid yang bekerja di rumah itu.


"Silahkan duduk pak Dirga " kata Nadiya dengan sangat senangnya.


" Iya Terimakasih Bu " sahut Dirga.


" Nay mana cucu mommy, kamu tidak membawanya, bukankah tadi mommy sudah bilang mommy ingin bertemu dengannya. " tanya Nadiya yang duduk di sebelah putrinya itu.


" Ada di dalam mobil Mom, bukankah tadi sudah Naya bilang kalau Flo sudah tidur. " jawab Naya


Mendengar itu ada timbul rasa hangat di hati Dirga, ia tidak menyangka kalau di rumah ini putrinya sangat di terima.


" Pantas saja Flo sangat bahagia menceritakan tentang rumah ini, ternyata Bu Nadia memang menganggapnya sebagai cucunya, berbeda dengan Mamah, huuh... " kata Dirga dalam hati.


" Sebentar ya Pak, saya mau jemput Flo dulu " kata Naya


" Iya Nay " sahut Dirga.


Kemudian Naya meninggal Dirga dan ibunya di situ, sedangkan Naya langsung kembali ke mobil menjemput anak asuhnya.

__ADS_1


" Silahkan di minum Pak " kata Nadiya


" Iya terimakasih " sahut Dirga dan langsung meminum minumannya.


Setelah meletakkan gadis kecil itu di kamar tamu dan meminta salah satu maid untuk menjaganya, Naya langsung kembali untuk bergabung bersama yang lainnya.


" Begini Bu Nadia, kedatangan saya kesini selain bersilahturahmi, saya datang kesini sekalian ingin meminang putri Bu Nadia untuk menjadi ibu sambung untuk putri saya menjadi pendamping hidup saya " kata Dirga yang langsung pada intinya, karena Dirga memang tidak bisa basa basi.


" Baiklah, sebagai ibu dari Naya saya menerima lamaran Nak Dirga untuk putri saya, dan sekarang terserah dengan Naya nya saja lagi bagaimana, bagaimana Nay, kamu terima pinangan Nak Dirga " kata Nadiya yang merubah panggilannya terhadap Dirga karena begitu sangat senang sekarang.


" Iya Mom, Naya menerimanya " sahut Naya tanpa berpikir panjang lagi, karena selain memenuhi permintaan terakhir sahabatnya, ia juga memenuhi permintaan sang ibu yang selalu mendesaknya untuk segera berkeluarga.


" Alhamdulillah... " Sahut Dirga Nadiya dan Alan bersamaan.


" Baiklah Bu, ba... "


" Jangan panggil Bu nak Dirga, panggil mommy saja sama seperti Naya, karena sekarang nak Dirga sudah menjadi calon mantu saya, calon suami Naya " kata Nadiya dengan senangnya karena keinginannya akan terwujud.


" Baiklah mommy, dan masalah pernikahan Dirga serahkan saja pada mommy dan Naya kapanpun Dirga siap melaksanakannya " ucap Dirga.


Uhuk uhuk uhuk...


Mendengar itu Naya langsung tersedak karena begitu terkejut mendengarnya, sedangkan Nadiya bertambah senang mendengar semua itu.

__ADS_1


__ADS_2